GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Rizieq Peringatkan Prabowo Ada Beban Besar Setelah Pelantikan Presiden, Beri Pesan Ini Agar Bisa Selamatkan NKRI

Habib Rizieq Shihab memberi pesan kepada presiden terpilih Prabowo Subianto terkait akan ada beban besar setelah pelantikan presiden. Ia berpesan bahwa....
Minggu, 8 September 2024 - 16:52 WIB
Sosok eks Imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab memberi pesan kepada presiden terpilih Prabowo Subianto karena menurutnya akan ada beban besar setelah pelantikan presiden.

Diketahui, Prabowo Subianto akan dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024 yang akan datang. Terkait hal ini, Habib Rizieq mengingatkan hal yang harus segera dilakukan setelah pelantikan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Rizieq dikenal sebagai tokoh Islam yang sering menyuarakan kritik keras terhadap pemerintah.

kolase Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq juga diketahui sebagai salah satu ulama pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.

Meski demikian, di Pilpres 2024, dukungan Habib Rizieq tidak sama dengan pilihannya di tahun 2019 itu.

Di dalam sebuah ceramah di Masjid Al Ishlah Petamburan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Habib Rizieq memberikan pesan kepada Prabowo Subianto yang akan segera dilantik itu.

Melalui pesannya, ia juga memberikan peringatan kepada presiden terpilih tersebut bahwa ada beban besar yang menantinya.

Beban tersebut adalah utang negara yang begitu tinggi semasa periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Imam Besar FPI ini, setelah dilantik Prabowo wajib mengaudit utang negara yang tinggi tersebut.

"Insyaallah nanti tanggal 20 Oktober, jika Pak Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, saya sarankan program pertamanya dalam rangka untuk menyelamatkan NKRI, seluruh utang negara diaudit," kata Habib Rizieq, dikutip dari YouTube IBTV, Minggu (8/9/2024).

Ia menegaskan, semua utang yang ada wajib diaudit dan diperiksa apakah termasuk legal atau ilegal.

Menurutnya, jika sudah diaudit maka akan terlihat mana utang yang legal dan wajib dibayar negara, atau utang ilegal yang sebenarnya bukan beban negara.

Dijelaskan Habib Rizieq, utang legal adalah yang sudah disetujui oleh pemerintah dan DPR.

"Mana yang legal, itu utang yang disepakati oelh pemerintah dan DPR, legal, bayar. Sesuai perjanjian," kata dia menegaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, menurutnya akan ada utang ilegal yakni yang tidak melalui persetujuan DPR atau tidak melalui prosedur yang benar.

"Tidak melalui prosedur yang sebenarnya, tidak ada studinya, tidak memenuhi persyaratan, atau bahkan ada satu proyek para ahli sudah mengatakan, ini tidak boleh dibangun, ini berbahaya, tapi pemerintah tetap tubruk, dia jalan. Ini semua utang ilegal," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Ketum Kadin Ungkap Dampak Konflik di Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Ungkap Dampak Konflik di Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie Anindya membeberkan bahwa konflik di Timur Tengah akan berdampak pada ekonom banyak negara, tak terkecuali Indonesia.
Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan, Omzet Meningkat Berkat KUR BRI

Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan, Omzet Meningkat Berkat KUR BRI

Pengusaha genteng asal Majalengka mengaku kerja sama dengan BRI selama empat tahun terakhir dan memberikan dukungan penting bagi keberlanjutan usaha keluarga tersebut.
Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Hanya kurang dari dua pekan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan tiga kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring tiga Kepala Daerah.
Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar rekaman CCTV terkait penyiraman air keras yang dilakukan oleh diduga dua orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman dan terkendali.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT