News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Ajakan Golput 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon, KPU RI: Bisa Mengarah Pada Tindak Pidana!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI buka suara soal gerakan golput di media sosial 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon'. Begini kata Komisioner KPU RI Idham Holik bisa masuk..
Minggu, 8 September 2024 - 17:59 WIB
Anggota KPU RI Idham Holik
Sumber :
  • Narda Margaretha Sinambela-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI buka suara soal gerakan golput di media sosial 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon'.

Sejak Anies Baswedan gagal mencalonkan diri sebagai calon gubernur di Pilkada 2024, kini muncul gerakan di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diduga gerakan itu digalang oleh pendukung Anies yang kecewa karena jagoannya tidak maju di Pilkada Jakarta.

Kini ramai gerakan 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon' di media sosial. Tusuk 3 Paslon sama dengan golput, sementara anak abah diasosiasikan sebagai pendukung Anies Baswedan di Jakarta.

Gerakan ini dinilai sejumlah pihak akan mengancam meningkatnya angka golput di Jakarta.

Menanggapi fenomena ajakan golput di Pilkada Jakarta 2024 ini, Komisioner KPU RI Idham Holik buka suara.

Idham mengatakan ajakan golput bisa mengarah ke tindak pidana.

"Yang jelas gerakan atau ajakan untuk tidak menggunakan hak pilih (golput) atau membuat hak pilih atau suara menjadi invalid itu, tidak sekedar pada prilaku nir etis tapi bisa mengarah pada tindak pidana," kata Idham Holik kepada tvOne, Minggu (8/9/2024).

Sebelumnya, Juru Bicara Anies Baswedan yakni, Sahrin Hamid mengataka gerakan 'Anak Abah Tusuk 3 Paslon' merupakan refleksi kekecewaan warga Jakarta.

"Ini refleksi kekecewaan warga," katanya dalam Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Minggu (8/9/2024).

"Ini seharusnya dilihat sebagai ekspresi aspirasi warga yang justru tak tertampung di elit politik," jelasnya.

Sahrin mengatakan sebelumnya ada 40-50 persen aspirasi warga meminta Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta.

Namun, akhirnya aspirasi warga ini ternyata tidak terakomodasi oleh elit politik. Sehingga publik yang kecewa bingung harus menumpahkan kekecewaannya ke mana.

"Ini juga bisa menjadi bagian dari gerakan untuk melawan keputusan elit yang tidak merefleksikan aspirasi warga kebanyakan," tambahnya.

Sahrin mengatakan, harusnya digali apa yang menjadi faktor kekecewaan warga hingga muncul gerakan tersebut di media sosial.

"Tentunya latar belakang kekecewaan ini karena begitu besarnya harapan terhadap sosok Anies," katanya.

Menurutnya banyak hal yang dilakukan oleh Anies terhadap orang kecil di Jakarta selama menjabat sebagai Gubernur Jakarta.

"Refleksinya mestinya adalah apa yang menjadi harapan terhadap Anies, para calon-calon ini harus bisa menjawab. Misalnya program-program untuk warga, orang yang tidak mampu bisa sekolah, mahasiswa yang tidak mampu bisa KJMU, untuk lansia, untuk pekerja dan masih banyak lainnya," tuturnya.

Menurutnya, para calon-calon yang ada harus melanjutkan program-program yang telah dilakukan oleh Anies Baswedan sebelumnya.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Tunisia mengambil langkah mengejutkan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan mendepak pelatih Sabri Lamouchi usai kekalahan 5-1 atas Swedia pada laga perdana.
Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menegaskan dampak dari gempa bumi magnitudo 6,7 di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak berpotensi tsunami.
Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Dalam upaya menyambut visi Indonesia Emas 2045, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mendorong seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun pelajar, untuk aktif beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). 
Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Iran terpaksa meninggalkan Los Angeles, Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, setelah pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Sejumlah saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq dijadwalkan akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menyebut turunnya harga minyak dunia harus segera disambut cepat oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki fiskal.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral