GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Kenapa Soeharto Tidak Diculik dan Dibunuh Saat Peristiwa G30S

Alasan kenapa Soeharto tidak ikut diculik pada peristiwa berdarah G30S/PKI tentu memicu rasa penasaran banyak masyarakat Tanah Air.
Senin, 9 September 2024 - 19:07 WIB
Soeharto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Alasan kenapa Soeharto tidak ikut diculik pada peristiwa berdarah G30S/PKI tentu memicu rasa penasaran banyak masyarakat Tanah Air.

Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) menewaskan 10 perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 10 perwira yang kini telah ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi Indonesia tersebut, tujuh di antaranya berpangkat jenderal. 

Operasi G30S memang menargetkan penculikan terhadap sekelompok jenderal TNI AD. Satu hal yang sering dipertanyakan, kenapa Soeharto tidak diculik dan dibunuh dalam peristiwa G30S? 

Padahal, pangkat Soeharto saat G30S terjadi adalah mayor jenderal dan menjabat Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) atau Pangkostrad. Jabatan itu membuat Soeharto dipandang sebagai jenderal terpenting yang dilewatkan oleh para pelaku G30S.
Alasan Soeharto Tidak Diculik dan Dibunuh Saat G30S/PKI

Perlu diketahui lebih dulu bahwa pada masa tragedi berdarah tersebut, Soeharto sedang menjabat sebagai Panglima Kostrad. Tepat sehari sebelum pemberontakan tersebut berlangsung Soeharto sudah mengetahui kabar tersebut melalui Kolonel Abdul Latief dan anak buahnya di Yogyakarta bernama Subagiyo.

Akan tetapi nyatanya saat kejadian G30S/PKI berlangsung Soeharto tidak masuk dalam target operasi penculikan.

Kolonel Latif menerangkan bahwa alasan utama Panglima Kostrad tidak ikut diculik karena dianggap sangat loyalis kepada Bung Karno. Oleh karena itu Kolonel Abdul Latif tidak memasukan nama Soeharto menjadi target penculikan dan pembunuhan G30S/PKI.

Akan tetapi dalam sebuah wawancara Soeharto dengan media asing Jerman, Der Spiegel, pada 19 Juni 1970, menjelaskan bahwa Soeharto pada saat itu tengah menjenguk sang anak Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto di rumah sakit karena luka panas akibat tersiram air sup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu Soeharto pun lolos pada penculikan Peristiwa G30S/PKI yang ingin menghabisi nyawa para Jenderal TNI Indonesia.

Sosok dalang utama di balik penculikan, pembunuhan dan Peristiwa G30S/PKI adalah Kolonel Abdul Latief (Komandan Garnisun Kodam Jaya), Letkol Untung (Komandan Batalion Pasukan Pengawal Presiden Cakrabirawa), dan Mayor Sujono (Komandan Resimen Pasukan Pertahanan Pangkalan di Halim). (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tito Karnavian Tinjau Huntara Pidie Jaya, Targetkan Semua Pengungsi Keluar dari Tenda Sebelum Lebaran

Tito Karnavian Tinjau Huntara Pidie Jaya, Targetkan Semua Pengungsi Keluar dari Tenda Sebelum Lebaran

Mendagri dan Mensos meninjau sejumlah fasilitas di area hunian sementara sekaligus berbincang dengan warga yang masih tinggal di lokasi pengungsian.
Pandit Eropa Ingatkan Vietnam Sudah Tak Selevel Lagi dengan Timnas Indonesia: Berhenti Membandingkan Diri

Pandit Eropa Ingatkan Vietnam Sudah Tak Selevel Lagi dengan Timnas Indonesia: Berhenti Membandingkan Diri

Pandit asal Eropa mengingatkan tim nasional Vietnam terkait prestasi mereka baru-baru ini. Menurutnya, Vietnam sudah "tak selevel" dengan Timnas Indonesia.
Pengasuh Ponpes Darut Taubah Ungkap Kronologi Puluhan Santri Jombang Diduga Keracunan Usai Buka Puasa

Pengasuh Ponpes Darut Taubah Ungkap Kronologi Puluhan Santri Jombang Diduga Keracunan Usai Buka Puasa

Pengasuh Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah  mengungkap kronologi kejadian saat puluhan santri diduga mengalami keracunan makanan setelah berbuka puasa.
ESDM Tegaskan Harga BBMTak Naik Meski Harga Minyak Dunia Melonjak, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

ESDM Tegaskan Harga BBMTak Naik Meski Harga Minyak Dunia Melonjak, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

ESDM memastikan harga BBM tidak naik meski harga minyak dunia melonjak. Pemerintah juga menjamin stok BBM aman dan mengimbau masyarakat tidak panic buying
Tak Ada Satupun Rider Ducati yang naik Podium saat MotoGP Thailand 2026, Francesco Bagnaia Beberkan Masalahnya

Tak Ada Satupun Rider Ducati yang naik Podium saat MotoGP Thailand 2026, Francesco Bagnaia Beberkan Masalahnya

Dominasi Ducati di MotoGP harus runtuh pada race perdana musim ini yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada akhir pekan kemarin.
Legenda Italia Beri Peringatan Keras untuk Inter Jelang Hadapi AC Milan, Sebut Rafael Leao Bisa Jadi Ancaman Serius

Legenda Italia Beri Peringatan Keras untuk Inter Jelang Hadapi AC Milan, Sebut Rafael Leao Bisa Jadi Ancaman Serius

Derby della Madonnina kembali menghadirkan tensi tinggi jelang pertemuan Inter Milan dan AC Milan akhir pekan ini.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Profil Bigmo dan Resbob: YouTuber yang Terseret Kasus Fitnah Azizah Salsha hingga Jadi Tersangka

Profil Bigmo dan Resbob: YouTuber yang Terseret Kasus Fitnah Azizah Salsha hingga Jadi Tersangka

Profil Bigmo dan Resbob yang jadi tersangka kasus fitnah Azizah Salsha. Simak rekam jejak YouTuber Nice Guy Mo dan akun TikTok Resbob.
Selengkapnya

Viral