News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Isu Gerakan Tusuk Tiga Paslon dari Anak Abah di Jakarta, Ahok Lontarkan Kata-kata Ini

Ramai isu soak gerakan tusuk tiga pasangan calon (Paslon) dari anak abah di Pilgu Jakarta 2024. Sontak, membuat elite politik berkomentar.
Selasa, 10 September 2024 - 01:23 WIB
Ramai Isu Gerakan Tusuk Tiga Paslon dari Anak Abah di Jakarta, Ahok Lontarkan Kata-kata Ini
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ramai isu soak gerakan tusuk tiga pasangan calon (Paslon) dari anak abah di Pilgu Jakarta 2024. Sontak, membuat elite politik berkomentar.

Satu di antaranya, Ketua DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang menilai fenomena seperti itu sudah ada sejak zaman Soeharto menjadi Presiden RI atau era Orde Baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu fenomena itu dari zaman Pak Harto sudah ada tiga-tiga. Itu cuma tiga partai dulu," ujar Ahok di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).

Untuk diketahui, sebutan anak abah merupakan panggilan bagi pendukung mantan Gubernur DKI Anies Baswedan. Sebutan itu ramai digunakan di media sosial saat Pilpres 2024. 

Gerakan 'Anak Abah Coblos Tiga Paslon' kemudian ramai di media sosial usai Anies tak maju Pilgub Jakarta.

Ahok yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun membeberkan kiat-kiat untuk menggaet suara generasi muda di Pilgub Jakarta.

Baginya, pemilih muda jauh lebih rasional dan lebih kritis. Karena itu, para kandidat harus bicara data dan masuk akal ketika mengutarakan janji-janji kampanye.

"Jangan yang ngawang-ngawang. Anak-anak muda sekarang mah enggak bisa dibohongi, kamu ngomong apa langsung liat muka kamu tahu sudah tahu ini bohong apa enggak nih," bebernya.

Kemudian, Ahok pun bicara soal sosok Pramono Anung yang diusung PDIP sebagai cagub DKI Jakarta. 

Ia yakin Pramono dapat mengerjakan berbagai tugas gubernur Jakarta jika nanti terpilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia juga meyakini Pramono memiliki sikap yang lebih lembut ketimbang dirinya ketika memimpin Jakarta.

"Kalau Mas Pram, saya kira jauh lebih baik. Bahkan jauh lebih sejuk jakarta dengan Pak Pram," bebernya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.

Trending

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Selengkapnya

Viral