News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepak Bola dan PKI, Jadikan Kapten Timnas Alat Propaganda dan Undang Tim Asal Rusia

Fenomena sepak bola dan politik seolah sudah menjadi hal biasa di RI. Bahkan Partai Komunis Indonesia (PKI) pernah menjadikan sepak bola sebagai alat politik.
Selasa, 10 September 2024 - 10:37 WIB
Ilustrasi - Suasana pembukaan Asian Games 1962 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) tahun 1962. Masa-masa itu, sepak bola sering dijadikan alat politik termasuk oleh PKI.
Sumber :
  • Arsip Mimbar Penerangan

Jakarta, tvOnenews.com - Harus diakui bahwa sepak bola dan politik di Indonesia memiliki hubungan yang saling terkait.

Dalam sejarah sepak bola Indonesia, didirikannya PSSI oleh Soeratin Sosrosoegondo dkk juga sarat akan perlawanan politik terhadap Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena sepak bola dan politik seolah sudah menjadi barang biasa Indonesia, termasuk ketika komunis menjadi salah satu kekuatan politik yang sangat besar melalui Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dengan segala doktrin tabu tentang komunisme dan PKI di Indonesia saat ini, siapa sangka kekuatan politik berhaluan 'kiri'  itu pernah begitu dekat dengan sepak bola di Indonesia.

"Penggunaan sepak bola sebagai alat politik tidak hanya berhenti di masa kemerdekaan. Partai Komunis Indonesia (PKI) misalnya, adalah kelompok yang paling dibenci dalam sejarah kita tapi mereka itu juga menyimpan cerita menarik tentang persepakbolaan Indonesia," kata Dean Syahreza, Senior Researcher kanal YouTube Pinter Politik dikutip tvOnenews.com, Selasa (10/9/2024).

Pemain Timnas Jadi Politisi PKI: Jadi Alat Propaganda?

Tentu sulit dibayangkan bahwa pernah ada pemain sepak bola Indonesia yang menjadi politisi berhaluan kiri. Sejarah mencatat, salah satu pemain legendaris Timnas Indonesia yang bergabung dengan PKI adalah Ramlan Yatim.

Ramlan maju sebagai calon legislatif dari PKI dalam Pemilu pertama Indonesia tahun 1955. Banyak yang beranggapan kalau PKI memanfaatkan kepopuleran Ramlan untuk mendongkrak dukungan di Pemilu.

Maklum, sepak bola saat itu sudah menjadi olahraga yang digandrungi rakyat. Terlebih, nama Ramlan sangat tersohor karena dirinya merupakan kapten PSMS Medan sekaligus pemain top Timnas yang juga sempat mengemban ban kapten. Kisah ini pernah diangkat di koran Harian Rakjat yang terbit pada 29 September 1955.

Benar saja, PKI berhasil masuk empat besar partai dengan suara terbanyak di Pemilu 1955 yang salah satunya berkat pengaruh figur sepak bola seperti Ramlan Yatim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima tahun sebelum Pemilu 1955, Ketua PSSI waktu itu, R. Maladi, juga disebut-sebut sebagai simpatisan komunis.

Dipilihnya Maladi sebagai ketua PSSI diduga merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Soekarno, yang saat itu menjalin hubungan erat dengan Peking (sekarang Beijing).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral