News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Petani Antusias Ikut Panen Raya Peningkatan Adopsi Teknologi Digital di Boyolali

Ratusan petani yang mewakili 24 kelompok komoditas padi, jagung dan cabai yang berasal dari tiga kecamatan mengikuti panen raya peningkatan adopsi teknologi digital di Boyolali. 
Kamis, 12 September 2024 - 10:45 WIB
Panen raya di Boyolali
Sumber :
  • Istimewa

Boyolali, tvOnenews.com - Ratusan petani yang mewakili 24 kelompok komoditas padi, jagung dan cabai yang berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Selo, Nogosari dan Ngemplak antusias mengikuti panen raya peningkatan adopsi teknologi digital di Boyolali. 

Acara yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI ini untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diselenggarakan di Desa Tlogolele, panen raya adalah rangkaian puncak program Peningkatan Adopsi Teknologi Pertanian Kementerian Kominfo yang bertujuan untuk menyukseskan pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital pada sektor ekonomi dan bisnis dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. 

Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Boni Pudjianto mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan Startup Digital Inaero Agri dalam memfasilitasi pemanfaatan perangkat Internet of Things (IoT) berupa sensor tanah portabel yang berfungsi untuk mengetahui kondisi tanah secara real time dengan menampilkan tujuh parameter penting dalam pengolahan lahan seperti suhu tanah, nitrogen, fosfor, kalium, keasaman/pH, kadar air (VWC) dan konduktivitas listrik (EC).

Untuk mengetahui hasil pengukuran, kata dia, petani dapat mengakses situs yang terintegrasi dengan perangkat sensor tanah portabel menggunakan smartphone Android melalui jaringan lokal secara real time.

Boni memaparkan selain penggunaan IoT di lahan Kementerian Kominfo juga menggandeng salah satu bank swasta untuk membantu memperluas akses keuangan dan pemasaran komoditas pertanian melalui teknologi digital sehingga petani memiliki pilihan dalam mengakses permodalan dan pemasaran yang lebih beragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhannya.

“Melalui penggunaan teknologi digital di sektor pertanian, pemanfaatan sumberdaya seperti tenaga kerja, pupuk dan pestisida dapat lebih efisien sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hal ini juga berdampak pada pertumbuhan tanaman yang optimal sehingga nantinya hasil panen yang didapat juga lebih meningkat dan berkelanjutan dikarenakan pemberian perlakukan pada tanaman berdasarkan informasi yang jelas,” kata dia, Kamis (12/9/2024). 

“Dukungan penggunaan teknologi digital ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Boni menyebut kegiatan ini juga menjadi bagian dari program berkelanjutan pemerintah untuk mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan, membangun jejaring antara petani, peneliti, perusahaan teknologi dan pemerintah untuk bekerja sama dalam memajukan sektor pertanian melalui teknologi digital.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral