GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saka Tatal Emosi di Sidang PK Terpidana Kasus Vina, Berani Tantang Jaksa Lakukan Sumpah Banyu Cis: Gini Aja To The Point-nya

Saka Tatal, eks terpidana kasus Vina Cirebon, emosi di sidang PK kasus Vina. Bahkan, dia menantang jaksa untuk melakukan sumpah banyu cis. 
Minggu, 15 September 2024 - 22:48 WIB
Saka Tatal di sidang PK kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Saka Tatal, eks terpidana kasus Vina Cirebon, emosi di sidang peninjauan kembali (PK) kasus Vina. Bahkan, dia menantang jaksa untuk melakukan sumpah banyu cis

Adapun sumpah banyu cis dipercaya oleh masyarakat Cirebon sebagai sumpah yang dampaknya akan lebih dahsyat dari sumpah pocong bagi yang berbohong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saka Tatal hadir di sidang PK yang digelar pada Kamis (12/9/2024) lalu ini sebagai saksi. 

Di sidang itu Saka Tatal terpantau emosi saat jaksa mencecarnya. Adapun jaksa yang ditantang untuk melakukan sumpah banyu cis adalah Novryantino Jati Vahlevi.

Usai menantang jaksa, microphone yang dipegang Saka Tatal pun direbut.

Awalnya Saka Tatal memberikan kesaksian bahwa dia tidak ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus Vina Cirebon pada 27 Agustus 2016 lalu. Dia mengaku sedang bersama pamannya dan teman lainnya.

Novryantino pun bertanya soal kuasa hukum yang mendampingi terpidana kasus Vina Cirebon, yakni Hadi Saputra.

"Pernah menjadi saksi di perkara di persidangan? Apa saudara lihat Hadi dan kawan-kawan didampingi penasihat hukum?," tanya Novryantino.

"Di persidangan pernah," jawab Saka Tatal.

"Apa sama dengan penasihat hukum Saka Tatal?," tanya Novryantino lagi.

"Berbeda," jawab Saka Tatal lagi.

Saka Tatal mengaku tidak mengenal kuasa hukum yang mendampingi terpidana kasus Vina. Lantas jaksa menanyakan soal sikap hakim dan jaksa saat persidangan kasus Vina Cirebon.

"Ketika di sidang sama Bapas malah disudutkan. Apa waktu sidang hakim atau jaksa menyudutkan juga?," tanya Novryantino.

"Iya," jawab Saka Tatal.

Jaksa lalu menanyakan apakah ada ancaman yang diterima Saka Tatal dari hakim dan jaksa.

Saka Tatal menjawab tidak ada ancaman. Akan tetapi, hakim dan jaksa saat persidangan kasus Vina Cirebon mengarahkan jawabannya ke Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ancaman tidak. Jadi menyudutkan itu Saka menceritakan. Saka sama Sadikun. Dari rumah Sadikun ke rumah nenek Sadikun. Rumah nenek Saka. Dan Eka Sandi juga lalu ke bengkel, namun diarahkan ke BAP," terang Saka Tatal.

Novryantino kembali bertanya soal tindakan hakim dan jaksa di sidang kasus Vina Cirebon.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-Kata Berkelas Bruno Fernandes usai Ciptakan Rekor Bersejarah di Liga Inggris Bersama Manchester United

Kata-Kata Berkelas Bruno Fernandes usai Ciptakan Rekor Bersejarah di Liga Inggris Bersama Manchester United

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, menyampaikan kata-kata pertamanya usai menciptakan rekor assist di Liga Inggris. Sang gelandang menutup musim dengan catatan 21 assist di kancah Premier League.
Polisi Sita Busur, Petasan hingga Ketapel saat Bubarkan Tawuran di Klender

Polisi Sita Busur, Petasan hingga Ketapel saat Bubarkan Tawuran di Klender

Polisi menyita sejumlah senjata dan benda berbahaya seperti busur, petasan hingga proyektil ketapel saat membubarkan tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (25/5/2026).
Tawuran Antarkelompok Warga di Klender Jakarta Timur Berhasil Dibubarkan, Situasi Terpantau Kembali Aman

Tawuran Antarkelompok Warga di Klender Jakarta Timur Berhasil Dibubarkan, Situasi Terpantau Kembali Aman

Patroli gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan personel Patra Brimob membubarkan tawuran antarkelompok warga di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) pagi.
Ikut Konvoi Bareng Bobotoh, KDM Sumbangkan Hasil Panen Sapi untuk Persib Bandung

Ikut Konvoi Bareng Bobotoh, KDM Sumbangkan Hasil Panen Sapi untuk Persib Bandung

KDM ikut konvoi pawai hattrick juara Persib bersama Bobotoh dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka dan umumkan sumbangan Rp1 miliar dari hasil panen sapinya.
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
Bisa Main di Liga Champions, Ini Alasan Emil Audero Tetap Terhitung Homegrown Italia meski Sudah Dinaturalisasi Indonesia

Bisa Main di Liga Champions, Ini Alasan Emil Audero Tetap Terhitung Homegrown Italia meski Sudah Dinaturalisasi Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tetap terhitung sebagai pemain homegrown atau lokal Italia. Hal ini memungkinkan dirinya membela Como 1907 di Liga Champions pada musim depan.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral