GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membara! Habib Rizieq Serukan Pendukung Anies dan PKS Bersatu: Ganyang Fufufafa!

Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab (Habib Rizieq) menyaerukan pesan penting kepada para pendukung Anies Baswedan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar jangan mau diadu-domba.
Senin, 16 September 2024 - 16:10 WIB
Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab (Habib Rizieq) menyaerukan pesan penting kepada para pendukung Anies Baswedan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar jangan mau diadu-domba.

Habib Rizieq meminta pendukung Anies Baswedan dan Pendukung PKS kembali bersatu, tetap jaga persaudaraan, dan jangan mau diadu-domba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belakangan ini saya mulai prihatin, sedih, kecewa, melihat kondisi umat belakangan ini, kita mudah diadu," kata Habib Rizieq didepan ribuan jemaah saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta, dikutip dari kanal YouTube @Islamic Brotherhood Television, Senin (16/9/2024).

Habib Rizieq mengaku sudah jauh-jauh hari bilang, agar biarkan saja setan sama setan berkelahi. Kita jangan ikut campur.

Tapi yang terjadi belakangan ini, lanjut Habib Rizieq, justru sesama pendukung yang ribut. Yakni pendukung PKS dan pendukung Anies Baswedan yang dibuat ribut.

"Saya lihat sekarang ini, kita sama kita yang ribut, lalu setan yang nonton. Ini bahaya tidak? Bahaya tidak?" tegas Habib Rizieq dan dijawab jemaah pendukungnya yang hadir.

Habib Rizieq mengakui selama ini banyak yang kecewa sama partai politik, termasuk sama partai Islam. Tapi jangan sampai kekecewaan itu membuat kita jadi bermusuhan.

Menurut Habib Rizieq, mestinya sesama kita (Pendukung PKS dan Pendukung Anies) berbagi peran, berbagi tugas, berbagi kerja. Bukan saling menghujat sesama pendukung.

Ia juga menyebut sekarang ini banyak dari kita (pendukung Anies dan PKS, red) yang disandar secara politik. Mereka tidak bisa berkutik karena disandera oleh musuh-musuhnya.

"Kita tau, mereka sulit, mereka susah, mereka dilematis. Tapi jangan kita tambah beban sandra tersebut dengan mencaci-maki mereka, sehingga setan-setan musuh kita berbahagia, karena kita ribut, antara kita dengan kita," tegas Habib Rizieq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Habib Rizieq, ketika sekarang pendukung Anies sama pendukung PKS ribut, maka Fufufafa yang girang.

"Nah, sekarang saja mau tanya, jawab jujur. Yang mesti diserang PKS apa Fufufafa? Yang mesti diserang pendukung Anies atau Fufufafa? Takbir!" tegas Habib Rizieq.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Komitmen institusi Polri dalam memerangi peredaran gelap narkoba kini menyasar hingga ke internal mereka sendiri. 
Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Megawati Hangestri akui kalau dirinya sempat curhat kepada sang suami soal niatnya untuk berhenti main voli. Hal itu ia sampaikan saat Proliga berlangsung.
Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kembali turun tangan. Ia menyebut kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu sebagai peristiwa sadis.
Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 2 Kg Ganja di Jatinegara, Satu Pengedar Diringkus

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 2 Kg Ganja di Jatinegara, Satu Pengedar Diringkus

Seorang pria berinisial I (34) kini harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan menyimpan narkotika jenis ganja seberat 2 kilogram. 

Trending

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.
KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menegaskan bahwa Jawa Barat tak akan berganti nama jadi Tatar Sunda seperti yang beredar di media sosial.
Dilaporkan Deputi KPK, Linda Susanti Hadiri PGelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya

Dilaporkan Deputi KPK, Linda Susanti Hadiri PGelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya

Linda Susanti seorang terlapor kasus dugaan penggunaan surat palsu mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (19/5/2026).
Upaya Cegah Praktik Korupsi, LKPP Bangun Ekosistem Tata Kelola Pengadaan Desa

Upaya Cegah Praktik Korupsi, LKPP Bangun Ekosistem Tata Kelola Pengadaan Desa

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terus melakukan pembenahan dengan membangun ekosistem pengadaan yang transparan dan profesional sekaligus upaya pencegahan korupsi.
Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Sikap Gubernur Malut Sherly Tjoanda mendapat apresiasi publik lantaran mau meminta maaf ketika telat hadir kepada anak-anak di Desa Panamboang Halmahera Selatan
Selengkapnya

Viral