GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Doa Para Sangha Sedunia Bergema di Indonesia Demi Keselamatan dan Perdamaian Dunia

113 Sangha dari World Buddhist Sangha Council atau Dewan Sangha Buddha Dunia dari berbagai belahan negara di dunia lakukan perjalanan bakti ke Magelang, Jateng.
Kamis, 19 September 2024 - 17:55 WIB
Doa Para Sangha Sedunia Bergema di Nusantara untuk Keselamatan dan Perdamaian Dunia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 113 Sangha dari World Buddhist Sangha Council atau Dewan Sangha Buddha Dunia dari berbagai belahan negara di dunia seperti Indonesia, Srilanka, Thailand, Taiwan, Korea, Australia, Amerika dan Brazil, serta 15 Sangha dari Indonesia melakukan perjalanan bakti ke Magelang, Jawa Tengah.

Keberangkatan mereka bertujuan untuk berdoa bersama dan berziarah ke candi-candi yang memiliki kedekatan sejarah dengan umat Buddha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi dunia saat ini yang semakin mengkhawatirkan, baik akibat bencana alam maupun bencana akibat manusia (peperangan dan lainnya) menyentuh hati para sangha untuk mengadakan doa bersama yang dilakukan di Candi Plaosan, Candi Borobudur, dan Candi Mendut. 

Perjalanan bakti ini diadakan selama dua hari 18 - 19 September 2024.

tvonenews

Para Sangha berangkat dari Jakarta pada Rabu pagi, 18 September 2024, dan setibanya di Magelang, Jawa Tengah langsung berziarah dan melakukan doa bersama.

President World Buddhist Council, Mahanayaka Chaokun Prajnavira Mahasthavira menceritakan tujuan dari perjalanan dan doa-doa yang dipanjatkan.

“Dalam kesempatan yang baik ini, kami dari Sangha sedunia berkumpul untuk memberikan pesan sejuk Dharma, pesan perdamaian untuk seluruh dunia. Itulah tujuan kita ke Candi Plaosan, Borobudur, dan Mendut,” ungkap Mahanayaka Chaokun dalam keterangannya, Kamis (19/9/2024).

Dia menambahkan, doa yang dipanjatkan secara bersama-sama oleh orang banyak akan memiliki dampak yang lebih besar, lebih kuat dan nyata untuk terwujudnya keselamatan, kesejahteraan, dan perdamaian dunia.

“Sebuah pertemuan luar biasa dimana seluruh Biksu dari seluruh dunia berkumpul dan berdoa untuk perdamaian dunia,” jelasnya.

Di hari kedua, Kamis, 19 September 2024, sejak pagi rombongan para Sangha menuju Candi Borobudur untuk memanjatkan doa-doa untuk dunia dan makhluk hidup di dalamnya.

Dimulai dari menaiki Candi Borobudur, para Sangha juga berkeliling sambil memanjatkan doa-doa yang tulus dari hati mereka. 

Setelah itu, para Sangha berkumpul di Plataran Jaten yang menghadap ke Candi Borobudur, dan disanalah prosesi doa bersama dilakukan.

Momen ini menjadi hal yang penting di dalam hidup Acharya Lobsang Chogni atau Jonathan Jesse Raichart, seorang biksu yang berasal dari Brazil.

“Ini kesempatan yang sangat berharga untuk saya dan seluruh Sangha. Selain berdoa bersama, saya juga berharap seluruh umat beragama di dunia bisa saling membantu satu sama lain, bisa hidup berdampingan dengan harmonis dan damai,” imbuh Acharya Lobsang Chogni atau yang biasa disapa Lobsang Chogni.

Kemudian, bersama para Sangha juga ada lebih dari 40 relawan Tzu Chi Indonesia yang juga turut bersama-sama memanjatkan doa dan harapan-harapan baik mereka untuk negara Indonesia dan dunia.

“Seperti harapan Master Cheng Yen (pendiri Tzu Chi), semoga masyarakat hidup harmonis dan damai, serta dunia terhindar dari bencana,” terang Sarpin Lie, relawan Tzu Chi.

Candi Borobudur, Candi Plaosan, dan Candi Mendut melambangkan kebesaran spritual bangsa Indonesia yang dipenuhi oleh keberagaman, toleransi, dan perdamaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui doa bersama para Sangha sedunia ini, diharapkan negara Indonesia dapat terus tumbuh menjadi negara yang maju dan terus berkembang.

"Apa yang sudah dilakukan dan dicapai pemerintahan Presiden RI Joko Widodo semoga dapat terus dilanjutkan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Semoga tercapai perdamaian dunia, Indonesia aman, sentosa, harmonis, adil dan makmur, serta terbebaskan dari semua bencana," pungkasnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.

Trending

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral