News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

73 Persen Warga RW 7 Karet Telah Divaksin

Petugas juga mempermudah proses vaksinasi Covid-19,  sehingga warga cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Selasa, 13 Juli 2021 - 13:53 WIB
Warga Vaksin di Mobil Vaksinasi Keliling di Karet, Jakarta Selatan
Sumber :
  • Yohana Gabriela

Jakarta – Sebagian besar warga RW 7 Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan telah mendapat vaksin Covid-19. Jumlah penduduk yang sudah jalani vaksinasi mencapai 73 persen.

Pemprov Jakarta menargetkan sebanyak 7,5 juta warga sudah divaksin pada akhir Agustus 2021. Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan 16 mobil vaksinasi keliling dan menempatkannya ke sejumlah wilayah di ibu kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini dilakukan untuk memudahkan warga serta mempercepat proses vaksinasi penduduk Jakarta.

Salah satu lokasinya adalah di Karet, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan. Lokasi ini dijadikan tempat untuk diselenggarakan vaksinasi keliling. Alasannya karena warga yang berada di wilayah ini banyak yang belum divaksin Covid-19.

Hari ini sudah memasuki hari ketiga dilaksanakan vaksin keliling di Wilayah Karet, Jakarta Selatan. Vaksinasi dimulai sejak Sabtu, kemudian dilanjutkan Senin dan Selasa.

Dini, salah satu petugas di mobil vaksin keliling mengatakan, data jumlah warga yang vaksin Covid-19 di unit ini di hari pertama sebanyak 145 orang. Namun lima di antaranya tak bisa dilaksanakan vaksinasi karena memiliki hipertensi. Kemudian di hari kedua ada lebih banyak warga yang datang, yaitu 194 orang.

"Alhamdulillah cukup banyak, kemungkinan warga di RW 7 ini karena RW rentan, padat penduduknya. Kemungkinan sudah 73 persen. Jadi dari jumlah total yang ada 1.900 orang, ada 73 persen yang sudah divaksin," ujar dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas juga mempermudah proses vaksinasi Covid-19,  sehingga warga cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Guna menghindari penumpukan maka petugas juga membagi proses vaksinasi ini per Rukun Tetangga (RT) untuk memudahkan pendataan serta mencegah kerumunan. (yohana/see/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Israel kembali berulah dengan melakukan penculikan terhadap dua aktivis kemanusiaan Gaza yang merupakan Warga Negara Brasil dan Spanyol.
KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

Penetapan Sumedang sebagai titik awal pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda berlandaskan pada jejak sejarah yang masih dapat ditelusuri secara fisik.
Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat Hormuz diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.
Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut setiap tanggal 18 Mei memperingati Hari Tatar Sunda usai Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 disetujui Kemendagri.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Selengkapnya

Viral