GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyusuri Sejarah Ekspor Pasir Laut, Dari Larangan ke Peluang Baru di Era Jokowi

Pemerintah Indonesia tengah merancang langkah untuk mengekspor sedimentasi yang diduga merupakan pasir laut. Pengambilan sedimen akan dilakukan di 7 lokasi,
Senin, 23 September 2024 - 02:57 WIB
Menyusuri Sejarah Ekspor Pasir Laut, Dari Larangan ke Peluang Baru di Era Jokowi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia tengah merancang langkah ambisius untuk mengekspor sedimentasi yang diduga merupakan pasir laut

Pengambilan sedimen akan dilakukan di tujuh lokasi, yaitu: Kabupaten Demak, Kota Surabaya, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Kota Balikpapan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, pulau-pulau di Provinsi Kepulauan Riau, seperti Karimun, Lingga, dan Bintan, juga masuk dalam daftar.

Namun, rencana ini menuai kritik. Parid Ridwanuddin, Manajer Kampanye Pesisir Laut dan Pulau Kecil dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), menilai bahwa langkah pemerintah ini kurang didukung kajian ilmiah yang kuat. 

Menurutnya, alasan bahwa pengambilan sedimen dilakukan di perairan yang mengganggu jalur kapal dan aktivitas nelayan tidak berdasar, karena lokasi pengerukan tersebut berada di laut dalam.

Romi Hermawan, seorang ahli ekologi dari sekolah tinggi perikanan dan kelautan, menambahkan bahwa bisnis komoditas pasir laut memiliki potensi keuntungan yang besar. 

Ia memprediksi bahwa Singapura akan menjadi pihak yang paling diuntungkan, mengingat negara tersebut terus berupaya memperluas wilayahnya.

Selama dua dekade, Indonesia pernah menjadi pemasok pasir laut terbesar untuk Singapura. Namun, pada tahun 2003, di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, ekspor pasir laut dihentikan. 

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menperindag No. 117/MPP/Kep/2/2003, yang dikeluarkan untuk mencegah kerusakan lingkungan. Akibatnya, Singapura mengalami krisis pasokan pasir.

Setelah 20 tahun, Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 yang mengatur pengelolaan hasil sedimentasi laut. 

Aturan ini mencakup proses pengangkutan, penempatan, penggunaan, dan penjualan hasil sedimentasi, termasuk ekspor pasir laut.

Sebagaimana dilansir dari sg101.gov.sg, setiap tahun, Singapura terus memperluas wilayahnya melalui reklamasi lahan. 

Sejak 1960, luas daratan negara ini bertambah dari 581,5 kilometer persegi menjadi 725,7 kilometer persegi pada 2019, dengan target mencapai 766 km² pada tahun 2030.

Reklamasi lahan telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Singapura, dengan infrastruktur kunci seperti Bandara Changi dan Pelabuhan Tuas dibangun di atas lahan reklamasi laut. Pasir menjadi elemen krusial dalam proses ini.

Awalnya, Singapura mendapatkan pasir dari sumber lokal. Namun, ketika sumber daya tersebut mulai menipis, negara itu beralih ke impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2019 menyebutkan bahwa Singapura telah menjadi importir pasir terbesar di dunia selama 20 tahun terakhir, dengan sekitar 517 juta ton pasir diimpor dari negara-negara tetangga, termasuk Indonesia.

Dikutip dari Reuters, sejak menghentikan ekspor pasir laut pada tahun 2003 dan menegaskannya kembali pada 2007, Indonesia menciptakan krisis pasokan bagi Singapura, yang mengandalkan 90 persen pasokan pasirnya dari Indonesia. Rata-rata pengiriman mencapai lebih dari 53 juta ton per tahun antara 1997 hingga 2002. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lumpuh Selama 4 Tahun, Lansia di SU II Palembang Dapat Bantuan Kursi Roda dari Polisi

Lumpuh Selama 4 Tahun, Lansia di SU II Palembang Dapat Bantuan Kursi Roda dari Polisi

Seorang lansia bernama Ayucik (82), warga Jalan KH Azhari, Lorong Beringin Jaya, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, mendapat bantuan kursi roda setelah mengalami sakit pada bagian kaki hingga tidak bisa berjalan selama kurang lebih empat tahun.
Peruri Produksi Koin Emas Fisik untuk Ekosistem IDN Gold

Peruri Produksi Koin Emas Fisik untuk Ekosistem IDN Gold

Smart Billioner Indonesia menggandeng Perum Peruri untuk mencetak koin emas fisik bagi platform investasi emas digital IDN Gold.
Wamen PU Ungkap Pembangunan Flyover dan Underpass di 136 Perlintasan Sebidang Butuh Rp30 Triliun

Wamen PU Ungkap Pembangunan Flyover dan Underpass di 136 Perlintasan Sebidang Butuh Rp30 Triliun

Menurut Diana, pembangunan flyover atau underpass di 136 perlintasan sebidang tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp30 triliun.
Dana Belasan Triliun Diduga Mengendap di Rekening Yayasan, KPK Perketat Pengawasan Anggaran MBG

Dana Belasan Triliun Diduga Mengendap di Rekening Yayasan, KPK Perketat Pengawasan Anggaran MBG

KPK sendiri menilai bahwa tata kelola anggaran MBG dari Badan Gizi Nasional (BGN) tidak maksimal atau masih lemah.
Inter Milan dan AS Roma Siapkan Skema Tukar Pemain, Davide Frattesi Bisa Pulang ke Olimpico

Inter Milan dan AS Roma Siapkan Skema Tukar Pemain, Davide Frattesi Bisa Pulang ke Olimpico

Bursa transfer musim panas 2026 menghadirkan berbagai manuver klub Serie A. Salah satu rumor yang kini mencuri perhatian datang dari Inter Milan dan AS Roma.
Bentrok Warga dan PT Bensuli Pecah Lagi di Subulussalam, Mobil Tangki Terobos Blokade hingga Komisaris Nyaris Diamuk Massa

Bentrok Warga dan PT Bensuli Pecah Lagi di Subulussalam, Mobil Tangki Terobos Blokade hingga Komisaris Nyaris Diamuk Massa

Bentrok kembali terjadi antara warga Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam dengan perusahaan pengolahan Crude Palm Oil (CPO) brondolan sawit PT Bensuli Salam Makmur, Selasa (21/4/2026). Kericuhan pecah setelah mobil tangki perusahaan menerobos blokade jalan yang dibuat warga.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral