GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas, PB IPSI dan Persilat Kecam Tindakan Arogan Aparat

Ketua Umum PP Pagar Nusa Nabil Haroen protes tindakan arogan dan kekerasan aparat keamanan terhadap anggotanya, terjadi di Sukoharjo, Jateng, 7 September lalu.
Kamis, 26 September 2024 - 16:37 WIB
Gus Nabil saat audiensi dengan Sekjen IPSI, Teddy Suratmadji.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PP Pagar Nusa Nabil Haroen memprotes tindakan arogan dan kekerasan aparat keamanan terhadap anggotanya yang terjadi di Sukoharjo, Jateng, 7 September lalu.

Dia kembali menekankan kecewa karena aparat keamanan arogan dan kekerasan terhadap anggotanya 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya merasa sangat kecewa atas tindakan yang tidak perlu ini. Menyenggol anggota saya, berarti menyenggol saya, karena mereka adalah bagian dari keluarga besar saya," kata Gus Nabil dalam keterangannya, Kamis (26/9/2024).

Dalam pertemuan itu, Gus Nabil bersama jajaran pengurus Pagar Nusa diterima langsung Ketua Harian PB IPSI Benny G. Soemarsono, Sekjen PB IPSI Teddy Suratmadji, dan Wasekjen Arko Murjoko.

Gus Nabil menceritakan kronologi kekerasan aparat kemananan itu.

tvonenews

Menurutnya, pada 7 September 2024 itu, Pagar Nusa melakukan prosesi pembaiatan 375 anggota baru.

Awalnya prosesi berjalan damai. Namun tiba-tiba ada pengerahan aparat keamanan dalam jumlah besar.

"Saya merasa sangat kecewa atas tindakan yang tidak perlu ini. Menyenggol anggota saya, berarti menyenggol saya, karena mereka adalah bagian dari keluarga besar saya," terang Gus Nabil.

Gus Nabil juga memperlihatkan tindakan represif yang dialami anggota Pagar Nusa.

Menurutnya, insiden ini bukanlah insiden biasa, melainkan bentuk arogansi yang sangat mengkhawatirkan.

"Mengapa pendekatan yang lebih bijak seperti pembinaan tidak diutamakan?" tanya Gus Nabil.

Menanggapi hal itu, Ketua Harian PB IPSI, Benny G. Soemarsono, menyatakan kesedihannya.

"Saya merasa sangat miris dan sedih atas tindakan berlebihan ini. Ini adalah tindakan yang seharusnya tidak terjadi, terutama terhadap organisasi yang telah menjaga marwah pencak silat sebagai warisan budaya bangsa," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Sekjen PB IPSI sekaligus Sekjen Persilat, Teddy Suratmadji, menegaskan kejadian ini sangat bertentangan dengan tujuan besar yang sedang diperjuangkan Persilat, yakni menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade.

"Tindakan seperti ini justru merusak citra pencak silat, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di panggung internasional. Pencak silat adalah warisan budaya Indonesia yang kita bawa untuk mendapatkan pengakuan dunia. Aparat seharusnya mengayomi, bukan berlebihan," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Suporter Timnas Indonesia Dilarang Menghujat John Herdman kalau Kalah Lawan Saint Kitts and Nevis

Suporter Timnas Indonesia Dilarang Menghujat John Herdman kalau Kalah Lawan Saint Kitts and Nevis

Sebuah peringatan keras justru ditiupkan oleh pengamat sepak bola senior, Bung Binder. Ia mewanti-wanti agar suporter tak langsung menyerang John Herdman.
Ramai Dugaan Paspor Ganda Dean James, Tim Geypens Ikut Disorot dalam Polemik Diaspora

Ramai Dugaan Paspor Ganda Dean James, Tim Geypens Ikut Disorot dalam Polemik Diaspora

Polemik dugaan paspor ganda Dean James berbuntut panjang, Tim Geypens ikut terdampak. Status pemain diaspora dipertanyakan dan kariernya bisa terancam.
KPK Klaim Pengalihan Status Tahanan Rumah Yaqut untuk Percepat Proses Penyelesaian Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Klaim Pengalihan Status Tahanan Rumah Yaqut untuk Percepat Proses Penyelesaian Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK mengaku pengalihan yang dilakukan ke Yaqut bukan semata-mata karena memberikan keistimewaan pada hari besar. Tetapi bentuk upay menyelesaikan kasus korupsi kuota haji.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Usai Timnas Indonesia, Kini Suriname Gagal ke Piala Dunia 2026: Patrick Kluivert Masih Layak Jadi Pelatih Elite?

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Usai Timnas Indonesia, Kini Suriname Gagal ke Piala Dunia 2026: Patrick Kluivert Masih Layak Jadi Pelatih Elite?

Dua kegagalan beruntun ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Patrick Kluivert memang belum siap membawa timnas (Indonesia dan Suriname) menuju Piala Dunia?
Sindiran Pedas Media Vietnam ke Patrick Kluivert, Tak Habis Pikir Sudah Gagal Loloskan Dua Negara ke Piala Dunia: Memalukan

Sindiran Pedas Media Vietnam ke Patrick Kluivert, Tak Habis Pikir Sudah Gagal Loloskan Dua Negara ke Piala Dunia: Memalukan

Timnas Indonesia kembali terseret dalam sorotan media Vietnam saat membahas nasib sial Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia yang gagal loloskan Suriname.
Kadin Indonesia Soroti Peran PSBM XXVI 2026 dalam Menggerakkan Ekonomi Nasional

Kadin Indonesia Soroti Peran PSBM XXVI 2026 dalam Menggerakkan Ekonomi Nasional

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Dr Andi Yuslim Patawari yang menegaskan PSBM tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum kolaborasi pengusaha dari berbagai sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT