News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jual Bayi Rp15 Juta di Tangerang, Tak Terima Sang Istri Polisikan Suami

Polisi ungkap fakta di balik penangkapan ayah berinisial RA (36) dan dua orang lainnya berinisial HK (32) dan MON (30) dalam kasus penjualan bayi di Tangerang.
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 20:30 WIB
Ilustrasi bayi.
Sumber :
  • Themominmemd

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi ungkap fakta baru di balik penangkapan ayah berinisial RA (36) dan dua orang lainnya berinisial HK (32) dan MON (30) dalam kasus penjualan bayi di Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol David Yunior Kanitero mengatakan bahwa sang ayah menjual anak tanpa sepengetahuan ibu kandungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku menjual anaknya itu tanpa sepengetahuan ibu kandung korban, yang bekerja di Kalimantan,” kata David, dalam keterangannya, pada Sabtu (5/10/2024).

Lebih lanjut David menuturkan bahwa selama ibunya di Kalimantan anaknya dititipkan kepada ibu mertuanya.

Ilustrasi: Bayi
Ilustrasi: Bayi
Sumber :
  • Pixabay

 

Kemudian karena terdesak kebutuhan ekonomi, pelaku melancarkan aksinya melalui media sosial dengan melihat adanya permintaan untuk pembelian anak balita atas nama akun MON atau Oktavis. 

“Selanjutnya, pelaku RA berkomunikasi melalui messenger dan WhatsApp dan janjian menemui pemilik akun tersebut di wilayah Tangerang. Pelaku membawa korban yang dititipkan untuk dia bawa ke Tangerang. Dengan alasan ke tempat saudara," ungkapnya.

Aksi ini setelahnya diketahui ibu kandung korban, saat pulang ke Jakarta dan menanyakan keberadaan anaknya kepada suaminya RA.

“Saat menanyakan keberadaan anaknya, dijawab ada di Tangerang. Namun kerena curiga, ibu korban terus mendesak pelaku, dan akhirnya dikatakan anaknya telah dijual kepada seseorang di Tangerang senilai Rp15 juta sejak 20 Agustus 2024," tukasnya.

Sementara itu akibat kejadian ini, ibu kandung korban RD langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Tangerang Kota.

Sebelumnya diberitakan, kasus jual-beli bayi berusia 11 bulan di Kota Tangerang, Banten, dibongkar polisi. Seorang ayah serta pasangan suami istri (pasutri) ditangkap polisi. 

Kasus ayah jual anak di tangerang terungkap setelah polisi menerima laporan dari RD selaku ibu kandung korban. 

RD melapor ke polisi setelah mengetahui ayah jual anak tangerang oleh pelaku, RA.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol David Yunior Kanitero mengatakan dalam kasus ayah jual anak tangerang ini dua orang juga ditangkap. 

“Ada tiga orang yang diamankan dalam praktik penjualan bayi. Selain RA, ada juga HK dan MON sebagai pembeli bayi yang dijual itu,” kata David, kepada wartawan, pada Sabtu (5/10/2024).

Sementara itu David menuturkan pelaku pelaku RA ditangkap pada Selasa, 1 Oktober 2024. 

Sementara itu pelaku HK dan MON diamankan pada Kamis, 3 Oktober 2024 sekitar pukul 22.30 WIB.

Pengakuan pelaku RA, anaknya dijual kepada pelaku senilai Rp15 juta. Adapun alasan pelaku melancarkan aksinya lantaran untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. 

“Saat diinterogasi kedua pelaku mengaku membeli korban anak itu senilai Rp15 juta dari RA dengan cara bertemu di kawasan pinggir kali Cisadane, Sukasari, Kota Tangerang," tukas David.

Kemudian Ade Ary menuturkan dalam kasus ini para pelaku terlibat perkara kejahatan terhadap anak dan atau perdagangan anak dan atau perdagangan orang (TPPO). 

“Saat ini ketiga pelaku sudah ditahan. Mereka terancam dengan pidana penjara selama 15 tahun setelah polisi menjerat mereka dengan Undang-Undang No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak,” jelasnya. (ars/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengelolaan Investasi Danantara Dinilai Mulai Berdampak pada Kinerja BUMN

Pengelolaan Investasi Danantara Dinilai Mulai Berdampak pada Kinerja BUMN

Semakin kuat kondisi keuangan BUMN, semakin besar pula ruang untuk mendukung investasi pada sektor-sektor produktif.
DPR Sebut PHK Massal di Tokopedia Jadi Alarm Pemerintah: Satgas PHK Jangan Cuma Hadir Ketika PHK Sudah Terjadi!

DPR Sebut PHK Massal di Tokopedia Jadi Alarm Pemerintah: Satgas PHK Jangan Cuma Hadir Ketika PHK Sudah Terjadi!

DPR minta Satgas PHK untuk pastikan seluruh pekerja mendapatkan haknya. Selain itu, Satgas juga harus menjamin pekerja yang terkena PHK bisa dapat pekerjaan lagi.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 6 Juli 2026: Capricorn Panen Hasil, Gemini Bersinar di Tempat Kerja

5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 6 Juli 2026: Capricorn Panen Hasil, Gemini Bersinar di Tempat Kerja

5 zodiak paling beruntung soal karier besok, 6 Juli 2026. Simak siapa saja yang diprediksi paling hoki dalam urusan pekerjaan.
BPOM Umumkan Obat Baru untuk Atasi Diabetes dan Mengelola Berat Badan

BPOM Umumkan Obat Baru untuk Atasi Diabetes dan Mengelola Berat Badan

BPOM menyatakan kehadiran produk dengan zat aktif tirzepatide di Indonesia diharapkan dapat menambah pilihan terapi bagi pasien diabetes melitus tipe 2 dan pengelolaan berat badan.
3 Penyakit yang Sering Muncul setelah Gunung Berapi Erupsi

3 Penyakit yang Sering Muncul setelah Gunung Berapi Erupsi

Masyarakat di sekitar pesisir Selat Sunda juga diminta tetap tenang. Juga meningkatkan kewaspadaan pada anak krakatau, bisa mengikuti arahan pemerintah daerah
Ramalan Zodiak Cinta Besok 6 Juli 2026: Aries Dapat Support System Terbaik, Aquarius Kurangi Sikap Posesif Esok Hari

Ramalan Zodiak Cinta Besok 6 Juli 2026: Aries Dapat Support System Terbaik, Aquarius Kurangi Sikap Posesif Esok Hari

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Senin, 6 Juli 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara karier dan asmara. Sebagian zodiak -

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Selengkapnya

Viral