News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hakim PN Yogyakarta Tetap Bekerja di Tengah Seruan Cuti Massal, Tapi Mereka Lakukan Ini...

Para hakim di Pengadilan Negeri Yogyakarta tetap melaksanakan persidangan seperti biasa, di tengah seruan cuti massal hakim, di Yogyakarta, Senin (7/10/2024).
Senin, 7 Oktober 2024 - 15:29 WIB
Para hakim di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta pada Senin (7/10/2024) tetap melaksanakan persidangan seperti biasa dengan memasang pita putih pada lengan mereka.
Sumber :
  • (ANTARA/HO-PN Yogyakarta)

Jakarta, tvOnenews.com - Para hakim di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta tetap melaksanakan persidangan seperti biasa, di tengah seruan aksi cuti massal hakim.

Hal itu diungkap langsung oleh Humas PN Yogyakarta Heri Kurniawan saat dihubungi di Yogyakarta, Senin (7/10/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para hakim berencana mogok pada 7-11 Oktober 2024 demi memperjuangkan kesejahteraan mereka.

"Tetap melaksanakan persidangan. Hari ini malah banyak sekali, mungkin lebih dari 25 persidangan," katanya.

Para hakim di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta pada Senin (7/10/2024) tetap melaksanakan persidangan seperti biasa dengan memasang pita putih pada lengan mereka.
Para hakim di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta pada Senin (7/10/2024) tetap melaksanakan persidangan seperti biasa dengan memasang pita putih pada lengan mereka.
Sumber :
  • (ANTARA/HO-PN Yogyakarta)

 

Heri memastikan sebanyak 27 hakim yang tercatat bertugas di PN Yogyakarta tidak satupun yang mengajukan cuti.

Meski begitu, seluruh hakim di PN Yogyakarta kompak memasang pita putih pada lengan mereka sebagai bentuk dukungan atas aksi nasional itu.

Menurut Heri, sedianya para hakim di PN Yogyakarta telah siap mengikuti aksi cuti massal itu, namun akhirnya memutuskan menunda terlebih dahulu sembari menunggu perkembangan hasil audiensi kenaikan gaji hakim di tingkat pusat.

"Kita tetap mendukung dengan menggunakan pita putih dalam proses persidangan atau selama aksi massal itu," ujar dia.

Selain menunggu perkembangan di tingkat pusat, lanjut Heri, persidangan tetap digelar lantaran tidak sedikit perkara yang ditangani tengah masuk tahap pemeriksaan, bahkan putusan sehingga riskan jika ditinggalkan.

"Memang kadang ada yang sudah masuk dalam tahap pemeriksaan, kemudian putusan. Itu kan agak riskan juga ketika tidak dilakukan, karena nanti terkait masalah penahanan segala macam," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, apabila tuntutan kesejahteraan itu tidak kunjung membuahkan hasil, menurut Heri, para hakim di PN Yogyakarta kemungkinan besar bakal turut serta melakukan cuti massal sebagaimana hakim di wilayah lain.

"Kalau dari atas itu sudah tidak bisa dibendung lagi dan memang tidak ada ke arah yang kita harapkan, tidak ada tanda-tanda istilahnya 'hilal'-nya tidak kelihatan, kemungkinan ya akan terjadi seluruh hakim akan melakukan aksi seperti tahun 2012 waktu kenaikan gaji pertama," kata dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadirkan Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Jadikan Santunan untuk Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja secara Berkelanjutan

Hadirkan Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Jadikan Santunan untuk Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja secara Berkelanjutan

BPJS Ketenagakerjaan lakukan pendekatan Value Beyond Protection melalui Program PEKA untuk berdayakan ahli waris, mendorong kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan berkelanjutan.
Mampukah Inggris Taklukkan Meksiko di Kandangnya? Ini Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Mampukah Inggris Taklukkan Meksiko di Kandangnya? Ini Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Prediksi Meksiko vs Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, serta peluang ke perempat final.
Investasi Rp2,34 Triliun ke Indonesia, Turki Bangun Pabrik Oleokimia Raksasa di KEK Sei Mangkei

Investasi Rp2,34 Triliun ke Indonesia, Turki Bangun Pabrik Oleokimia Raksasa di KEK Sei Mangkei

Investasi dari Turki senilai Rp2,34 triliun masuk ke Indonesia melalui Evyap setelah meresmikan pabrik di KEK Sei Mangkei, Simalungun. Sumatera Utara.
Geothermal League 2026 Resmi Bergulir, Satukan Pelaku Industri Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Geothermal League 2026 Resmi Bergulir, Satukan Pelaku Industri Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Geothermal League 2026 resmi bergulir di Jakarta mulai 4 Juli hingga 2 Agustus 2026. Turnamen sepak bola antarpelaku industri panas bumi ini kembali digelar sebagai wadah mempererat kolaborasi sekaligus mempromosikan energi panas bumi kepada masyarakat luas.
Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korrea Selatan?

Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korrea Selatan?

Para pencinta bola voli kini sedang menghitung hari menanti tibanya sang "Megatron" Megawati Hangestri di Negeri Ginseng untuk segera merapat dan mengikuti ...
Ulang Tahun ke-40, Agnez Mo Bongkar Masa Sulit Dalam Hidupnya

Ulang Tahun ke-40, Agnez Mo Bongkar Masa Sulit Dalam Hidupnya

Memasuki usia 40 tahun, penyanyi internasional Agnez Mo membagikan refleksi hidup yang menyentuh dan penuh makna. Dia berbicara soal luka, kehilangan hingga pilihan menjaga integritas.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral