News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaesang Kampanyekan Duet Lilis-Zaeni di Pilkada Bupati Kebumen

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengunjungi ke Pasar Rakyat Pagi Kebumen, Jawa Tengah, yang berlangsung pada Rabu (9/10/2024).
Rabu, 9 Oktober 2024 - 13:38 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.
Sumber :
  • Istimewa

Kebumen, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengunjungi Pasar Rakyat Pagi Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Kaesang didampingi pasangan calon Bupati Kebumen nomor urut 1, Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang hadir untuk mendampingi Lilis untuk berinteraksi dengan para pedagang.

Bahkan, dia tak sungkan untuk berswafoto bersama mereka.

"Tujuan saya sebenarnya untuk memperkenalkan Ibu Lilis kepada warga Kebumen. Tapi ternyata saya salah, karena Ibu Lilis sudah sangat terkenal, jadi tidak perlu dikenalkan lagi," kata Kaesang.

tvonenews

Saat ditanya tentang kunjungannya, Lilis merasa senang bisa blusukan ditemani Kaesang.

"Alhamdulillah, pagi ini suasana tidak hujan, dan dengan kehadiran Mas Kaesang, suasananya jadi lebih meriah. Pasar juga ramai, alhamdulillah mereka bisa berjualan dengan baik," kata Lilis.

Usai melakukan blusukan bersama Kaesang, Lilis mengungkapkan, banyak pedagang menginginkan pemindahan ke pasar induk Temenggungan.

Alasannya karena Pasar Rakyat Pagi hanya beroperasi hingga pukul 11.00 WIB.

"Kami menunggu bagaimana keinginan para pedagang. Mereka ingin pindah ke Pasar Temenggungan karena jika di sini, jam 11 sudah tutup. Mereka harus mengangkut barang kembali, yang tentunya akan menambah biaya transportasi," jelas Lilis.

Dia menambahkan, jika terpilih, dirinya akan mengatur kondisi pasar agar para pedagang bisa berjualan dengan nyaman tanpa harus berpindah lokasi setiap hari.

"Saya akan atur semuanya. Alhamdulillah, dengan didampingi Mas Kaesang, tentunya akan lebih mudah ke depannya," ujar Lilis.

Selama berada di pasar, Lilis mengaku hanya membeli tempe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga memenuhi permintaan pedagang untuk berswafoto.

"Tadi saya beli tempe dan beberapa barang lainnya. Kalau saya beli semua, tidak mungkin, jadi biar tim saya yang beli," tuturnya.(hmd/lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR RI menyepakati pembentukan panitia kerja untuk membahas revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo siap untuk menjadi embarkasi haji penuh, didukung kesiapan fasilitas Bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu, Kabupaten Gorontalo, dan fasilitas asrama haji sesuai persyaratan.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Respons beragam datang dari para pemain Timnas Indonesia setelah Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai rekrutan Persija Jakarta. Reaksi Ivar Jenner jadi sorotan.
KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini KPK menjaring pejabat pajak di wilayah Kalimantan Selatan.
IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.
Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan usulan supaya almarhumah istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Hoegeng diberi Bintang Bhayangkara karena jasanya.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT