News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Politik: Kehadiran OMS Penting Demi Menjaga Demokrasi Indonesia

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebutkan peran OMS saat ini dinilai penting terutama dalam menjaga hingga membangun demokrasi.
Kamis, 10 Oktober 2024 - 20:29 WIB
seminar nasional "Organisasi Masyarakat Sipil Sebagai Pilar Demokrasi: Menjaga Harmoni dan Stabilitas di Tengah Transisi Pemerintahan", yang Digelar Lingkar Studi Politik Indonesia (LSPI) di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebutkan peran organisasi masyarakat sipil (OMS) saat ini dinilai penting terutama dalam menjaga hingga membangun demokrasi. 

Hal itu disampaikan Adi, di sela seminar nasional "Organisasi Masyarakat Sipil Sebagai Pilar Demokrasi: Menjaga Harmoni dan Stabilitas di Tengah Transisi Pemerintahan", yang Digelar Lingkar Studi Politik Indonesia (LSPI) di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Membangun demokrasi, terutama untuk menjadi partner dan teman bagi pemerintah," ujar Adi dalam keterangannya, Kamis (10/10/2024). 

Menurut Adi, peran OMS ini baik bagi perkembangan demokrasi di Tanah Air.

tvonenews

Sebab, suara rakyat bisa turut tersampaikan melalui OMS.

"Dan itu baik secara demokrasi karena rakyat secara kritis mulai menganggap bahwa demokrasi itu bukan hanya di tangan elit, demokrasi bukan hanya di tangan DPR dan pemerintah, tapi ya demokrasi di tangan kita semua," terangnya. 

Sementara, Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menyebutkan perlu adanya penguatan kembali terhadap posisi OMS. 

"Ke depan perlu kembali penguatan posisi peran dari para NGO (OMS)," tegasnya. 

Hal ini guna mengawal pemerintahan yang ada, sehingga, pada akhirnya kualitas demokrasi di Indonesia bisa terus terjaga bahkan lebih baik lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu ada juga di dalamnya itu penting untuk mengawal ya, jangan sampai cara-cara yang digunakan itu yang dapat menurunkan kualitas demokrasi," tandasnya.

Hadir pula dalam seminar sebagai narasumber, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens, peneliti kebijakan ekonomi Mardianto, peneliti Formappi Lucius Karus, Direktur Eksekutif The Indonesia Institute Adinda Tenriangke Muchtar dan moderator yakni Direktur LSPI Subairi Muzakki.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral