News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disertasi Penanggulan Penyebaran Radikalisme Melalui Media Sosial Dalam Hukum Indonesia Hantar Komjen Pol Wahyu Hadiningrat Raih Gelar Doktor

Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat telah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul "Penanggulangan penyebaran Radikalisme Melaui Media Sosial Dalam Hukum Indonesia" dalam sidang terbuka Promosi Dotor di Gedung Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, Jumat (25/10/2024).
Jumat, 25 Oktober 2024 - 16:35 WIB
Komjen Pol Wahyu Hadiningrat mendapatkan ucapan selamat usai sidang terbuka Doktoral di Universitas Padjajaran
Sumber :
  • tvOnenews.com - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat telah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul "Penanggulangan penyebaran Radikalisme Melaui Media Sosial Dalam Hukum Indonesia" dalam sidang terbuka Promosi Dotor di Gedung Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, Jumat (25/10/2024).

Dalam Sidang terbuka tersebut Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dipromosikan sebagai Doktor dalam ilmu hukum di Universitas Padjajaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidang terbuka disertasi tersebut di pimpin Guru Besar Unpad, Prof Huala Adolf, S.H., LL.M., Ph.D dengan anggota Dr Usman, Dr. lies Sulistiani, dan Dr Sinta Dewi.

Komjen Pol Wahyu Hadiningrat menyampaikan bahwa karya tulis Disertasi yang ia susun merupakan karya asli dan belum pernah diajukan oleh siapapun untuk mendapatkan gelar akademik Doktor di Universitas Padjajaran maupun diperguruan tinggi lainnya.

Wahyu pun menegaskan disertasinya itu merupakan murni gagasan, rumusan dan penelitian yang dilakukan sendiri tanpa bantuan pihak lain kecuali arahan yang diberikan tim promotor,tim oponen dan represntasi Guru Besar (Gubes).

Lebih jauh Wahyu menegaskan karya tulisnya tersebut tidak terdapat karya atau pendapat orang lain.

Dalam Disertasinya, Wahyu mengulas mengenai penyebaran radikaslime di tanah air dikarena faktor media sosial. Menurutnya hal itu dikarenakan pengguna internet di tanah air mengalami tren kenaikan yang sangat luar biasa, bahkan menujukan posisi ke 4 di dunia dengan jumlah pengguna di tahun 2020 sebanyak 175, 2 juta pengguna.

Menurutnya tanpa disadari dengan makin canggihnya perkembangan digitalisasi yang cukup pesat di masyarakat, telah menyebarkan faham radikalisme.

Sehingga menurutnya penanggulangan bahaya radikalisme harus dibarengi dengan kebijakan komprehenshif yang bisa memantau secara rinci perkembangan di media sosial dan jeratan hukum yang bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku terorisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sejak tahun 90 an sudah bergelut dengan dunia kepolisan dan menangani sejumlah kasus besar. Salah satunya adalah mengungkap kasus Bom Bali II di tahun 2005.

Dalam sisamg doktoral terbuka tersebut turut dihadiri oleh keluarga, kerabat dan sejumlah kolega lain yang memberikan dukungan secara langsung kepada Komjen Pol Wahyu Hadingrat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ranking FIFA Hari Ini: Timnas Indonesia Melorot usai Imbang Lawan Malaysia, Makin Berat Tembus 100 Besar

Ranking FIFA Hari Ini: Timnas Indonesia Melorot usai Imbang Lawan Malaysia, Makin Berat Tembus 100 Besar

Timnas Indonesia turun ke posisi 119 ranking FIFA setelah ditahan Malaysia 0-0. Garuda kehilangan 0,68 poin dan kini dibayangi Namibia dalam persaingan.
Eks Menag Sebut Ponpes Gontor Muliakan Presiden Prabowo

Eks Menag Sebut Ponpes Gontor Muliakan Presiden Prabowo

Eks Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin meluruskan narasi yang mengaitkan pembacaan Surat Al-Ahzab ayat 70–73 dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dengan teguran khusus kepada Presiden Prabowo Subianto.
Atlet Selancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak di Asian Games 2026

Atlet Selancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak di Asian Games 2026

Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyana berhasil meraih medali perak di Asian Games 2026, usai mampu tampil gemilang di final nomor shortboard putra.
Timnas Indonesia Diterpa 3 Kabar Buruk Usai Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Kehilangan Pilar Penting dan Poin Ranking Dunia

Timnas Indonesia Diterpa 3 Kabar Buruk Usai Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Kehilangan Pilar Penting dan Poin Ranking Dunia

Timnas Indonesia harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil tersebut menyisakan sejumlah kabar kurang menguntungkan.
Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Koperasi Al-Ittifaq di Bandung menghubungkan 300 petani dengan pasar modern. Produksi naik hingga 8 ton per hari, didukung pembiayaan dan penguatan rantai pasok pertanian.
Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri mendadak ambil alih tugas pelatih fisik Hyundai Hillstate. Ia bahkan menggenjot ketahanan Lee Min-young dalam sesi gym hingga kelelahan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral