News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puncak Covid-19 Akhir Februari Diperkirakan Bisa Mencapai Lebih Dari 100 Ribu Kasus per Hari

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tingkat penularan Covid-19 varian Omicron sangat tinggi. Ia memperkirakan puncak kasus Covid-19 di Indonesia bakal terjadi pada akhir Februari 2022.
Minggu, 6 Februari 2022 - 11:44 WIB
Cuplikan layar - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tingkat penularan Covid-19 varian Omicron sangat tinggi. Ia memperkirakan puncak kasus Covid-19 di Indonesia bakal terjadi pada akhir Februari 2022.

"Penularannya tinggi sekali, indonesia pasti akan mengalami ini," kata Menkes melalui pernyataan daring yang diterima di Jakarta, Minggu (6/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, Indonesia pernah mengalami puncak kasus Covid-19 varian Delta hingga 57 ribu kasus per hari. "Kita mesti siap-siap, hati hati dan waspada dan tidak perlu kaget, kalau lihat di negara lain itu bisa 2 kali sampai 4 kali diatas kita," lanjutnya.

Menkes belum bisa memperkirakan berapa jumlah pasti saat puncak Covid-19 varian Omicron berada pada puncaknya pada akhir Februari 2022. Namun ia memperkirakan bisa 3 kali hingga 6 kali lipat puncak kasus delta pada tahun lalu. 

"Kita masih belum tahu berapa puncaknya terjadi di indonesia, yang kami perkirakan akan terjadi di akhir Februari, Tapi kami sudah sampaikan di negara negara lain bisa sampai 3 kali sampai 6 kali dari puncak delta, dimana puncak delta itu (di Indonesia) sampai 57 ribu kasus per hari," papar dia.

Ia juga menjelaskan bahwa penambahan kasus Covid-19 di wilayah Tangerang dan Bekasi, jumlahnya sudah melampaui puncak kasus Delta yang terjadi tahunh lalu. Kemudian disusul oleh wilayah DKI Jakarta dan Bali.

Meski demikian, tingkat keterisian rumah sakit yang menangani kasus Covid-19, diakui oleh Menkes masih jauh lebih rendah dari saat puncak kasus Delta melanda Indonesia. Ia mengatakan tingkat keterian rumah sakit masih 30 persen dibandingkan saat puncak delta terjadi.

Sedangkan untuk wilayah di luar Jawa-Bali hingga saat ini pertambahan kasus masih rendah, namun demikian pemerintah memperkirakan akan terjadi penambahan kasus positif Covid-19 dalam tiga hingga empat minggu ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menkes mengatakan bagi masyarakat yang terpapar namun tanpa gejala atau gejala ringan, seperti batuk, pilek, demam namun saturasi diatas 95 persen, serta bukan komorbid atau lansia, sebaiknya di rawat di rumah atau di tempat isolasi terpusat saja.

Hal ini dimaksudkan agar rumah sakit bisa digunakan oleh pasien yang benar-benar membutuhkan. (ito) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Nilai Kinerja Menpar 50: Anggaran Habis di Seminar Internal

DPR Nilai Kinerja Menpar 50: Anggaran Habis di Seminar Internal

Kebijakan pariwisata, oleh DPR, dinilai belum mampu menjadi mesin penggerak ekonomi hingga ke pelaku wisata di tingkat bawah.
Daftar Tujuan Cristiano Ronaldo Jika Hengkang dari Al Nassr, MU Termasuk?

Daftar Tujuan Cristiano Ronaldo Jika Hengkang dari Al Nassr, MU Termasuk?

Cristiano Ronaldo dikabarkan ingin hengkang dari Al-Nassr usai tak puas dengan manajemen klub. Klausul Rp860 miliar membuka peluang CR7 kembali ke Eropa atau hijrah ke MLS.
KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Rabu (4/2/2026). OTT ini dilakukan di kantor Bea Cukai Kemenkeu, Jakarta.
Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus dugaan teror terhadap dokter Oky yang mengaku menirima kiriman karangan bunga bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik.
Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menyentil Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang dinilai menjawab pertanyaan lewat medsos.
Sikap Ronaldo Soal Comeback ke MU Dikonfirmasi oleh Mantan Rekan Setimnya

Sikap Ronaldo Soal Comeback ke MU Dikonfirmasi oleh Mantan Rekan Setimnya

Cristiano Ronaldo dikabarkan mogok bermain setelah Benzema gabung Al-Hilal. Orang dekat buka suara soal masa depan CR7 yang kini penuh tanda tanya di Al-Nassr.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT