GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mafia Solar Subsidi di Luwu Tak Tersentuh Hukum, Warga Sentil Kasus Ipda Rudy Soik

Bisnis ilegal solar subsidi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan semakin menjadi. Aparat penegak hukum tidak berdaya menertibkan pelaku penimbun solar subsidi pemerintah ini.
Senin, 4 November 2024 - 16:03 WIB
Solar subsidi
Sumber :
  • Tim tvOne/Haswadi

Luwu, tvOnenews.com - Bisnis ilegal solar subsidi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan semakin menjadi. Aparat penegak hukum tidak berdaya menertibkan pelaku penimbun solar subsidi pemerintah ini.

Maraknya penimbunan solar subsidi di Luwu, membuat warga bereaksi dan mengaitkan dengan kasus Ipda Rudy Soik, perwira polisi di Nusa Tenggara Timur yang dipecat tidak dengan hormat karena mengungkap penimbunan solar subsidi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Luwu  pada khususnya dan di Sulsel pada umumnya justru lebih parah, ada banyak dugaan penimbunan solar subsidi tapi tidak ada yang diproses hukum. Semuanya diam," kata Ismail Ishak, Forum Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Kabupaten Luwu, Senin (4/10/2024).

Ismail mengaku pernah dihubungi Polisi dari Polda Sulawesi Selatan dan polisi tadi mendatangi lokasi penimbunan solar subsidi.

"Tapi kami tidak tahu apa kelanjutannya, juga tidak ada yang diamankan," ucapnya.

Ismail berharap pembiaran dugaan penimbunana solar subsidi di Luwu dan Sulawesi Selatan pada umumnya bisa monitor Komisi III DPR-RI.

"Ada jaringan terstruktur yang harus bisa diungkap, dan ini butuh keterlibatan para pihak dan pengambil kebijakan di Jakarta," katanya.

Sementara Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Didik Supranoto  mengatakan pihak kepolisian akan bertindak sesuai ketentuan hukum dan segera dilakukan penyelidikan.

"Kalau memang ada yang melihat melihat segera lapor ke Kepolisian terdekat," kata Didik Supranoto.

Skema Menguras Solar Subsidi di SPBU

Praktik penimbunan solar subsidi merata di semua Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulsel. Modusnya beragam, mulai dari mobil tangki rakitan hingga modisifikasi tangki terhubung ke jeriken.

Para pelaku penimbun solar subsidi ini umumnya menggunakan mobil jenis panther dengan kaca film yang gelap.

Mobil panther ini mengantri di SPBU berbaur dengan kendaraan umum lainnya yang mengisi solar.

"Sekali masuk tangki diisi full, lalu dibawa ke penampungan. Biasanya dalam sehari kami mengantri dua atau tiga kali, tergantung stok di SPBU," kata seorang sumber.

Tidak hanya mobil panther, modus operandi penimbunan solar subsidi ini juga kerap menggunakan sepeda motor membawa jeriken dengan berbekal surat rekomendasi untuk petani dan nelayan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi faktanya solar itu bukan untuk petani atau nelayan, tapi ditampung untuk dijual," ucapnya.

Mafia penimbun solar subsidi ini bekerjasama dengan pemilik tangki solar industri. Biasanya dalam sepekan, tangki industri ini  menjemput solar subsidi yang sudah ditampung di dapur penimbunan. (has/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.
Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut polemik LCC 4 Pilar di Kalbar sebagai bagian dari latihan demokrasi dan memastikan final akan diulang.
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pakar Unpad Rusdin Tahir menilai Papua perlu dipahami secara objektif dan utuh, termasuk melihat capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral