News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkomdigi Meutya Hafid Ngaku Tak Tahu Buron Inisial A yang Terlibat Judi Online: Tanya Kepolisian 

Menkomdigi Meutya Hafid mengaku tidak mengetahui siapa sosok buronan berinisial A yang disebut-sebut oleh pihak kepolisian terlibat dalam judi online komdigi.
Selasa, 12 November 2024 - 14:31 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) Meutya Hafid mengaku tidak mengetahui siapa buronan berinisial A yang disebut-sebut oleh pihak kepolisian terlibat dalam judi online.

Politikus Partai Golkar tersebut menegaskan untuk nama buronan dia menyerahkan kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang buron ini saya enggak tahu, tanya ke polisi," jelas dia, saat ditemui di Jakarta Utara, Selasa (12/11/2024).

Di Hadapan Komisi I DPR soal Pegawai Komdigi Tersangka Judi Online, Meutya Hafid: Ini Pil Pahit
Di Hadapan Komisi I DPR soal Pegawai Komdigi Tersangka Judi Online, Meutya Hafid: Ini Pil Pahit
Sumber :
  • tim tvOne/Taufik Hidayat

 

Sementara itu, untuk pegawai Komdigi yang terbukti terlibat dalam kasus judi online, Meutya mengatakan status mereka telah dinonaktifkan.

"Kalau di internal kan kita sudah non-aktifkan dan mungkin dalam 1-2 hari kita berhentikan," katanya.

"Karena harus menunggu update dari kepolisian, jadi kalau sudah jelas ada suratnya, sudah jelas 7 hari dari penahanan, itu kami sudah bisa menghentikan dalam 1-2 hari kita akan berhentikan," sambungnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap lagi dua tersangka kasus judi online (judol) yang melibatkan pegawai dan staf ahli Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Namun, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan bahwa dua tersangka yang baru saja ditangkap bukan pegawai Kemenkomdigi. Mereka adalah warga sipil. 

Sejauh ini, Wira mengungkap, jumlah tersangka dalam kasus ini sudah ada sebanyak 18 orang. 

"Sampai saat ini terdapat 18 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dua orang yang ditangkap semalam adalah dari sipil," tutur Wira, Senin (11/11/2024). 

tvonenews

Adapun, salah satu tersangka yang baru ditangkap yaitu MN merupakan buronan. Sementara satu tersangka lain, yaitu DM adalah tersangka baru. 

Kata Wira, ada satu tersangka lagi yang masih menjadi buronan yaitu inisial A.

Wira merincikan, dari 18 orang tersangka yang ada, 10 diantaranya adalah pegawai Komdigi. Sementara, 8 orang lain adalah warga sipil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun diketahui data ini mengalami perubahan. Pernyataan Wira ini berbeda dengan pekan lalu yang menyebut jumlah pegawai Komdigi yang menjadi tersangka ada sebanyak 11 orang.  

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ade Ary Syam Indradi menyebut bahwa jumlah pegawai Komdigi yang jadi tersangka ada 11 orang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 
Prediksi Skor Australia vs Turki di Grup D Piala Dunia 2026: Arda Guler Bisa Jadi Penentu Kemenangan

Prediksi Skor Australia vs Turki di Grup D Piala Dunia 2026: Arda Guler Bisa Jadi Penentu Kemenangan

Pertandingan menarik akan tersaji di Grup D Piala Dunia 2026 saat Australia menghadapi Turki di BC Place, Vancouver, pada Sabtu. Berikut prediksi skornya.

Trending

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia

John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia

John Herdman menilai Piala AFF 2026 tetap menjadi ajang penting bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral