News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengerikan! 440 Ribu Pelajar Terpapar Judi Oline, Ini Respons Menohok Menteri Komdigi

Judi Online, kini menjadi topik perbincangan elite politik, hal ini juga tak lain karena sudah 440 ribu pelajar terpapar judi online. 
Sabtu, 16 November 2024 - 20:06 WIB
Ilustrasi Pelajar Indonesia
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Judi Online, kini menjadi topik perbincangan elite politik, tak lain untuk mencari solusi dalam pencegahan dan berantas judi online. Hal ini juga tak lain karena sudah 440 ribu pelajar terpapar judi online. 

Kondisi mengerikan ini tentu membuat kekhawtiran sekaligus keprihatinan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyikapi hal tersebut, Menteri Komdigi, Meutya Hafid menyampaikan, bahwa  pelajar saat ini hidup di tengah tantangan yang luar biasa. 

Yakni, tantangan hidup di tengah pengaruh negatif internet. Termasuk di antaranya adalah paparan judi online (Judol) lewat internet.

tvonenews

"Ini adalah tantangan untuk adik-adik semua. Data ini bisa diketahui setiap ada transaksi yang terpantau," beber Meutya dalam keterangannya, Jumat (15/11/2024).

Di samping itu, ia juga menyampaikan, bahwa para pelajar harus bisa menjaga diri dari pengaruh negatif internet. Terlebih dengan banyaknya paparan konten negatif seperti judi online.

"Internet membuat kita ketergantungan. Cara kita menjaga diri agar tidak terlibat judi online adalah dengan membagi waktu dalam penggunaan internet," bebernya.

Tak hanya itu saja, kader Golkar ini juga menekankan pencegahan judol yang erat kaitannya dengan perundungan di sekolah. 

Menurutnya, bukan hanya judi yang membuat depresi. Namun sebaliknya rasa depresi itu yang membuat lari ke judi online. Rasa depresi itu bisa muncul karena perundungan.

"Makanya di sini saya menekankan untuk adik-adik. Sesama kawan jangan saling mem-bully. Ketika ia depresi dan tidak ada teman, pelariannya bisa ke judol," katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Selasa (12/11/2024) lalu, Meutya berkunjung ke SMAN 29 Jakarta di Cilincing, Jakarta Utara. 

Kegiatan utamanya adalah Literasi Digital terkait pencegahan judol. 

Pada kesempatan itu Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menanggapi bahwa memberikan literasi digital adalah langkah awal dalam memberantas judol. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khususnya di kalangan anak muda atau pelajar. Bahkan, ia berharap kedepannya kegiatan kegiatan literasi digital bisa terus berjalan.

"Kita paham betul selain sisi positif, internet juga ada sisi negatifnya, salah satunya yaitu judi online," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Mediol Yoku mengaku siap tempur saat debut bersama Timnas Voli Putri Indonesia pada Asian Games 2026. Pevoli asal Papua tersebut ingin membuktikan dirinya di panggung internasional setelah sebelumnya meraih dua medali perunggu SEA Games.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Permintaan masker meningkat di tengah menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau
Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang

Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang

Pihak keluarga yang diwakili oleh kakak menolak pengajuan proses autopsi dari kepolisian kepada jasad Fajar Sahrudin lantaran tak ingin kasus ini diperpanjang.
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
FS Dikenal Rajin Berdonasi, Organisasi yang Menerima Bantuan Mengucapkan Turut Berduka ke Keluarga Fajar Sahrudin

FS Dikenal Rajin Berdonasi, Organisasi yang Menerima Bantuan Mengucapkan Turut Berduka ke Keluarga Fajar Sahrudin

Kapolsek Metro Tanah Abang menyampaikan kalau kabar meninggalnya Fajar Sahrudin (FS) benar adanya. Berikut respons keluarga terdekat dan salah satu organisasi.
Langkah Tegas Presiden Prabowo Tertibkan Hutan, Seskab Teddy Dinilai Jadi Eksekutor Kunci

Langkah Tegas Presiden Prabowo Tertibkan Hutan, Seskab Teddy Dinilai Jadi Eksekutor Kunci

Komitmen tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan kawasan hutan serta memberantas mafia lingkungan dinilai mendapatkan momentum kuat lewat pengawalan ketat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Trending

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral