GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan AKP Dadang Tersangka Polisi Tembak Polisi Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana dan Terancam Hukuman Mati, Ternyata Soal Jumlah Peluru...

Penyidik Polda Sumatera Barat (Sumbar) menjerat tersangka kasus polisi tembak polisi, AKP Dadang Iskandar dengan pasal pembunuhan berencana, apa alasannya?
Minggu, 24 November 2024 - 10:45 WIB
Tersangka kasus polisi tembak polisi, AKP Dadang Iskandar saat konferensi pers di Mapolda Sumatera Barat, Sabtu (23/11).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi menjerat tersangka kasus polisi tembak polisi, AKP Dadang Iskandar dengan pasal pembunuhan berencana.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Dwi Sulystiawan dalam konferensi pers kasus itu, Sabtu (23/11).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana," kata Dwi.

Dengan begitu, AKP Dadang Iskandar terancam hukuman mati sesuai Pasal 340 KUHPidana. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Andri menjelaskan, pasal pembunuhan berencana dijerat kepada AKP Dadang dilakukan polisi usai mendalami kronologis serta keterangan para saksi. 

Selain itu, jumlah peluru yang dibawa AKP Dadang saat mendatangi korban AKP Ryanto Ulil Anshari di Polres Solok Selatan pada Jumat (22/11) juga menjadi penyebab polisi menjerat pasal tersebut kepada tersangka.

Banyaknya jumlah butir peluru yang dibawa pelaku mengindikasikan bahwa AKP Dadang sudah mempersiapkan untuk penembakan.

"Ada dua magazine yang dibawa oleh pelaku dimana satu magazine berisi 15 butir peluru, dan satu lainnya berisi 16 butir, sedangkan di kantong celananya juga terdapat 11 butir," ujarnya.

Adapun selain Pasal 340 KUHPidana, tersangka AKP Dadang Iskandar juga dikenakan Pasal 338 KUHPidana dan 351 ayat (3) KUHPidana.

Turut diketahui bahwa Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil tewas ditembak AKP Dadang Iskandang di Mapolres Solok Selatan pada Jumat (22/11) dini hari. AKP Dadang merupakan Kabag Ops Polres Solok Selatan.

Peristiwa nahas itu terjadi di area parkiran Mapolres Solok Selatan. AKP Ulil diduga ditembak dari jarak dekat.

AKP Ulil tewas dengan sejumlah luka tembak di kepalanya. Sementara, AKP Dadang kini sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Dalam kasus polisi tembak polisi itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, seperti satu unit mobil Toyota Rush warna hitam hingga sembilan selongsong peluru dari senjata api pendek.


AKP Dadang pelaku kasus polisi tembak polisi yang menewaskan AKP Ulil Ryanto di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat. (Foto: Istimewa)

Dugaan Motif Polisi Tembak Polisi

Adapun motif penembakan, yakni terkait kasus tambang ilegal yang ditangani AKP Ulil. Hal itu juga sempat disampaikan Kapolda Sumbar Irjen Suharyono.

Suharyono mengatakan, dirinya menduga ada kaitan tentang beking tambang ilegal dalam kasus polisi tembak polisi tersebut

Jenderal binta dua itu menjelaskan bahwa Polres Solok Selatan memang sedang menangani tentang kasus tambang ilegal galian C.

Sementara, peristiwa polisi tembak polisi itu terjadi ketika pihak kepolisian akan melakukan tindakan hukum.

"Sebelum peristiwa terjadi, salah satu anggota Polres sedang melakukan pendekatan hukum terhadap pekerjaan tambang diduga ilegal jenisnya galian C di Solok Selatan. Saat pelaksanaan tanpa diduga seorang perwira yang juga sebagai tersangka, oknum anggota kami pada posisi kontra pada penegakan hukum," ujar Suharyono.

Suharyono pun tak menduga bahwa ternyata kasus dugaan tambang ilegal itu jadi penyebab AKP Dadang menembang AKP Ulil hingga tewas. 

"Ini sesuatu tidak kami duga karena awalnya sudah kami apresiasi pendekatan hukum ini," lanjutnya.

"Pastinya tindakannya tegas. Dalam minggu ini kami upayakan ada proses PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," tambah Irjen Suharyono.

AKP Dadang Juga Turut Tembak Rumah Kapolres Solok Selatan

Dirreskrimum Polda Sumbar, Kombes Andry Kurniawan mengatakan bahwa AKP Dadang juga turut menembak rumah Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti seusai menembak mati AKP Ryanto Ulil.

Hal itu dibuktikan dengan polisi menemukan tujuh selongsong peluru di sekitar rumah kapolres saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kendati demikian, AKBP Arief beserta keluarganya selamat dan tidak mengalami luka-luka.

"Pak Kapolres ada di dalam rumah. (Apakah) tujuannya memang menghabisi Kapolres? Itu yang sedang kita lakukan pendalaman terhadap tersangka. Tapi dari hasil olah TKP penembakan memang satu arah," kata Andry di Mapolda Sumbar, Sabtu (23/11). (ant/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tak Habis Pikir Konten Kreator Ajang SDM Cosplay Mirip Dirinya Viral, Beri Pujian hingga Pesan Tajam

KDM Tak Habis Pikir Konten Kreator Ajang SDM Cosplay Mirip Dirinya Viral, Beri Pujian hingga Pesan Tajam

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) memberikan apresiasi hingga mengingatkan konten kreator Ajang SDM yang selalu cosplay seolah seperti dirinya.
Tambah Dua Sirkuit Baru Musim Depan, MotoGP Disarankan Gelar Tes Wajib Imbas Banyak Gangguan di Brasil

Tambah Dua Sirkuit Baru Musim Depan, MotoGP Disarankan Gelar Tes Wajib Imbas Banyak Gangguan di Brasil

Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, menilai MotoGP perlu menerapkan sesi tes wajib sebelum balapan digelar di sirkuit baru. 
Disebut Tak Layak, Beckham Putra Bungkam Kritik Netizen! Cetak 2 Gol Tanpa Ampun ke Gawang Saint Kitts and Nevis

Disebut Tak Layak, Beckham Putra Bungkam Kritik Netizen! Cetak 2 Gol Tanpa Ampun ke Gawang Saint Kitts and Nevis

Sempat diragukan, Beckham Putrabungkam Kkritik! Dua gol di FIFA Series 2026 jadi jawaban telak. Tak hanya membawa Indonesia unggul, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa
Ramalan Zodiak Besok, 28 Maret 2026: Karier, Keuangan, dan Cinta

Ramalan Zodiak Besok, 28 Maret 2026: Karier, Keuangan, dan Cinta

Ramalan zodiak besok, 28 Maret 2026 untuk semua zodiak. Cari tahu peruntungan lengkap seputar cinta, karier, sampai keuangan kamu dalam artikel di bawah ini!
Top 3: Blak-blakan Pelatih Bulgaria soal Level Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kena Semprot, Megawati Hangestri Diminta 'Mudik' ke Korea

Top 3: Blak-blakan Pelatih Bulgaria soal Level Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kena Semprot, Megawati Hangestri Diminta 'Mudik' ke Korea

Kabar seputar dunia olahraga, khususnya yang berkaitan dengan Timnas Indonesia, kembali dipenuhi berbagai sorotan tajam dari media asing. Berikut rangkumannya.
Bahagianya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Silaturahmi ke Rumah Dedi Mulyadi, Naik Helikopter Demi Bahas Proyek?

Bahagianya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Silaturahmi ke Rumah Dedi Mulyadi, Naik Helikopter Demi Bahas Proyek?

Artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bersilaturahmi ke kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Selain itu, mereka membahas tentang kolaborasi proyek.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT