News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Siswa SD di Subang Sebelum Koma dan Meninggal, Korban Dibully Mengaku Dikeroyok Kakak Kelas sampai Pendarahan Otak

Kasus perundungan atau bullying memakan korban terjadi di Tanah Air, kali ini terjadi di Subang, Jawa Barat memakan nyawa siswa SD berusia 9 tahun berinisial A.
Sabtu, 30 November 2024 - 08:09 WIB
Kondisi terakhir A, siswa SD korban bullying di Subang sebelum meninggal dunia
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus perundungan atau bullying kembali terjadi di Tanah Air, kali ini terjadi di Subang, Jawa Barat memakan nyawa siswa SD berusia 9 tahun berinisial A. Kini, ia sudah meninggal dunia.

Siswa salah satu SD di Subang yang jadi korban bullying itu sempat mengeluh sakit beberapa hari di rumah sebelum dibawa ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang bibi, Sarti menceritakan bahwa selama dua hari sebelum dibawa ke rumah sakit, A selalu muntah setiap makan dan kepalanya pusing.

"Dia itu muntah-muntah terus, kalau makan muntah. Saya tanya kenapa? Perutnya sakit? Iya, Kata saya tuh, kenapa kamu kayak gitu? Sakit perutnya? Kata saya dibenerin, takut kenapa-kenapa. Abis diurut dia enggak muntah lagi," cerita Sarti kepada tim Telusur tvOne, dikutip Sabtu (30/11/2024).

Sarti juga mengatakan, A sampai kesulitan berjalan. Setiap bergerak harus sambil berpegangan.

"Jalan juga sambil begini (pegangan)," tambah Sarti.

Akhirnya, orang tua A membawanya ke RSUD Kabupaten Subang untuk diperiksa.

Saat akan berangkat ke rumah sakit, A akhirnya mengungkapkan bahwa ia sempat dipukuli dan dijedotkan ke tembok oleh kakak kelasnya.

"Mau berangkat ke rumah sakit, dia masih eling (sadar) gitu. Jang, kamu kenapa kayak gitu? Kepalanya sakit. Katanya ya itu, ngomongnya dijedotin ke tembok. Pengakuan dianya," ujar Sarti.

Mendengar pengakuan A, keluarga pun langsung bertanya siapa yang berani melakukan hal tersebut kepada bocah 9 tahun.

Saat itu, A masih bisa menjawab bahwa pelakunya adalah tiga orang kakak kelasnya.

Tak lama setelah pengakuan itu, A kemudian tidak sadarkan diri dan mengalami koma selama beberapa hari.

Tubuh kecilnya tak sanggup menahan kesakitan sampai akhirnya meninggal dunia.

Menurut Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Kabupaten Subang, Syamsu Riza, A sempat dirawat selama enam hari.

Namun, sampai enam hari dirawat kondisinya tidak kunjung membaik dan makin kritis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisinya koma, kalau dari sisi medis sebenarnya sudah mati batang otak," ujar Syamsu.

Berdasarkan pengamatan dokter, diduga A mengalami pendarahan di bagian otak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Diketahui, KPK sendiri telah mengamankan 19 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.....
Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Konten mindfulness Maudy Ayunda menuai kritik karena dinilai kurang peka terhadap krisis sosial. Di tengah polemik, komentar lama Dave Hendrik kembali viral
Pekrembangan Teknologi AI Mengubah Cara Berkarya, Bukan Menggantikan Kreativitas Manusia: Dari Ide hingga Layar Lebar

Pekrembangan Teknologi AI Mengubah Cara Berkarya, Bukan Menggantikan Kreativitas Manusia: Dari Ide hingga Layar Lebar

Perkembangan AI membuka cara baru bagi kreator untuk mengeksplorasi ide, visual, dan produksi karya. Namun, keputusan kreatif tetap berada di tangan manusia
KPK Sita Uang Rp106 Miliar Terkait Kasus Pengurusan HGB Summarecon

KPK Sita Uang Rp106 Miliar Terkait Kasus Pengurusan HGB Summarecon

Uang ratusan miliar jadi barang bukti terkait kasus dugaan proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor dan juga dugaan penerimaan-penerimaan lainnya..

Trending

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mendorong agar akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin mudah, transparan, dan tepat sasaran bagi pengusaha muda serta UMKM di seluruh Indonesia.
Selengkapnya

Viral