News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agus Pemuda Disabilitas Sebut Aksinya Berdasarkan Mau Sama Mau, Pengacara: Korban Mengatakan Itu Enak Sekali

Tersangka kasus pelecehan seksual sekaligus pemuda disabilitas dari NTB, I Wayan Agus Suartama mengungkapkan hubungan badan ia dan korbannya adalah mau sama mau
Kamis, 12 Desember 2024 - 15:02 WIB
Pengacara pemuda disabilitas tersangka pelecehan seksual Agus, Ainuddin (kiri)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemuda disabilitas tersangka kasus pelecehan seksual di Nusa Tenggara Barat (NTB), I Wayan Agus Suartama mengungkapkan kejadian hubungan badan antara kliennya dan korban berdasarkan mau sama mau.

Hal itu diungkapkan melalui pengacaranya bernama Ainuddin. Ia menegaskan bahwa kejadian yang menyeret Agus pemuda disabilitas itu bukanlah pelecehan seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya mengatakan bahwa keterangan dari korban yang mengaku dilecehkan oleh pemuda disabilitas bernama Agus itu tidak benar.

"Ingin kami sampaikan, bahwa sesungguhnya terjadi kontak badan. Tetapi itu dasar konsensual, artinya mau sama mau. Tidak ada paksaan, enggak ada paksaan," kata Ainuddin, di program Catatan Demokrasi tvOne, dikutip Kamis (12/12/2024).

Ainuddin mengatakan, keterangan dari Agus mengenai dirinya yang melakukan pelecehan seksual itu sudah di-BAP. 

Dirinya pun menyayangkan bahwa banyak keterangan di media sosial yang menyebutkan bahwa pemuda penyandang disabilitas itu adalah sosok manipulatif.

"Seolah-olah ada justifikasi yang dari awal Agus ini adalah orang yang bersalah," kata dia lagi.

Berdasarkan keterangan dari kliennya, sebelum hubungan badan terjadi dengan korban pertama, keduanya sempat mengobrol.

Baik Agus dan korban yang pertama melapor memang bertemu pertama kali di Taman Udayana. 

Keduanya lalu saling berbicara dan membahas banyak hal, termasuk soal asmara.

Ternyata tak jauh dari keduanya duduk ada pasangan yang sedang berbuat mesum.

"Si korban pertama tadi melihat ada adegan mesum, kemudian dia menyampaikan itu enak sekali," kata Ainuddin.

Akhirnya, terjadilah percakapan lebih lanjut antara keduanya sampai akhirnya korban perempuan bertanya tempat kepada Agus.

"Agus mengakui bahwa memang terjadi (hubungan badan) tapi tidak ada paksaan sama sekali," jelasnya.

Lebih lanjut, Ainuddin mengajak semua orang untuk mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

Ia pun berharap agar komentar-komentar penuh asumsi tidak dilontarkan kepada kliennya yang merupakan penyandang disabilitas itu.

"Saya ingin mengajak kita semua untuk kemudian menghargai proses hukum yang ada. Jadi, tentunya banyak hal-hal yang kurang disampaikan. Yang kami dengarkan dari Agus secara langsung yang sudah di-BAP itu tidak ada paksaan sama sekali," tegas dia. 

Diketahui, seorang pemuda penyandang disabilitas bernama Agus ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual.

Awalnya, seorang korban melaporkan perbuatan pelaku pada tanggal 7 Oktober 2024. 

Setelah laporan pertama itu, mulai bermunculan korban-korban lainnya yang melaporkan ke polisi.

Belakangan, berdasarkan keterangan dari Komisi Disabilitas Daerah (KDD) ada sekitar 15 orang termasuk dua di antaranya di bawah umur mengaku jadi korban Agus. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau: TNI AL Temukan Pelampung

Update Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau: TNI AL Temukan Pelampung

Upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di kawasan perairan Anak Krakatau membuahkan sebuah petunjuk. 
DPR Minta Pemerintah Perkuat 7 Aspek Mitigasi Bencana dan Tertibkan Tata Ruang

DPR Minta Pemerintah Perkuat 7 Aspek Mitigasi Bencana dan Tertibkan Tata Ruang

Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto mengatakan, pemerintah harus mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar respons darurat menjadi kesiapsiagaan yang bekerja sebelum ancaman erupsi gunung api menghantam masyarakat.
PSSI Akhirnya Angkat Bicara Soal Uji Coba Timnas Indonesia Vs Yordania di FIFA Matchday November

PSSI Akhirnya Angkat Bicara Soal Uji Coba Timnas Indonesia Vs Yordania di FIFA Matchday November

Kabar Timnas Indonesia menghadapi Yordania pada FIFA Matchday November mencuat. PSSI belum menerima konfirmasi resmi, tetapi tetap yakin laga itu bisa terjadi.
Hadapi Geopolitik dan Era AI, Kadin Paparkan Strategi untuk Masa Depan Industri Tambang Indonesia

Hadapi Geopolitik dan Era AI, Kadin Paparkan Strategi untuk Masa Depan Industri Tambang Indonesia

Kadin memaparkan bahwa industri tambang Indonesia perlu mempercepat adopsi AI, elektrifikasi, dan hilirisasi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta daya saing.
Kasatgas PRR Tito Karnavian: Huntap Tapanuli Tengah Harus Segera Dibangun Masif

Kasatgas PRR Tito Karnavian: Huntap Tapanuli Tengah Harus Segera Dibangun Masif

Proses pengerjaan hunian tetap (huntap) yang diperuntukkan bagi para korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, kini tengah digenjot secara masif. 
Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Dibuka, Masyarakat Bisa Daftar via Web

Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Dibuka, Masyarakat Bisa Daftar via Web

Masyarakat umum dalam waktu dekat berkesempatan untuk mencoba layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. 

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral