News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agus No Hands Juga Diduga Sikat Anak di Bawah Umur, Komisi Disabilitas Bongkar Siasat Liciknya

Kasus pelecehan seksual yang melibatkan pria disabilitas asal Nusa Tenggara Barat (NTB), I Wayan Agus Suartama alias Agus Buntung, tengah menjadi sorotan tajam
Kamis, 12 Desember 2024 - 18:28 WIB
Agus Buntung dan Bunga
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pelecehan seksual yang melibatkan pria disabilitas asal Nusa Tenggara Barat (NTB), I Wayan Agus Suartama alias Agus Buntung atau yang akhir-akhir ini mencuat disebut Agus No Hands tengah menjadi sorotan tajam publik. 

Pasalnya, meski memiliki keterbatasan fisik, ia diduga melakukan pelecehan terhadap 15 korban, termasuk anak-anak (anak di bawah umur) dan mahasiswi. Kejadian ini sontak menggegerkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda NTB telah menetapkan Agus Buntung sebagai tersangka dan memulai proses hukum sejak Senin, 9 Desember 2024. 

Kemudian, yang lebih mengejutkan, sebagian besar korban adalah mahasiswi perguruan tinggi. 

Namun, apa sebenarnya motif di balik aksinya yang membuat korban berasal dari kalangan terdidik? Simak penjelasannya berikut ini.

tvonenews

Menurut Komisi Disabilitas, Agus Buntung diketahui melakukan profiling sebelum memilih korbannya. 

Ia cenderung menargetkan perempuan yang terlihat duduk sendirian di tempat umum, seperti taman.

“Pelaku tidak memilih korban secara acak. Ia memprioritaskan perempuan, mulai dari anak-anak hingga mahasiswi, yang duduk sendiri. Dia memanfaatkan asumsi bahwa mereka sedang galau atau menghadapi masalah,” ungkap salah satu perwakilan Komisi Disabilitas dalam wawancara di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis, (12/12/2024).

- Modus: Bermain Simpati dan Mencari Kepercayaan

Agus Buntung diduga memanfaatkan kondisinya sebagai disabilitas untuk membangun simpati dari korban. 

Ia sering menggambarkan dirinya sebagai sosok yang tak berdaya dan kerap diremehkan masyarakat.

“Awalnya, dia menunjukkan sisi iba—bahwa dia disabilitas, sulit beraktivitas, dan sering direndahkan. Dari situ, korban mulai merasa kasihan dan memberikan kepercayaan,” ujar narasumber tersebut.

Setelah berhasil mendapatkan simpati, Agus perlahan menggali informasi pribadi korban, termasuk hal-hal sensitif yang seharusnya bersifat rahasia.

Agus juga dikenal piawai memanfaatkan informasi yang diperolehnya untuk menciptakan ilusi bahwa ia dapat membantu korban menyelesaikan masalah mereka.

“Pelaku biasanya menebak-nebak masalah korban, membuatnya terlihat seperti orang yang paham persoalan. Korban pun percaya bahwa dia punya solusi,” tambah narasumber.

Dari analisis yang dilakukan, sebagian besar korban memiliki masalah psikologis yang membuat mereka lebih rentan terjebak dalam manipulasi Agus Buntung.

“Jika kita melihat latar belakang korban, secara psikologis mereka cenderung memiliki persoalan tertentu yang membuat mereka rentan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada, tetapi juga membuka diskusi tentang perlunya dukungan psikologis bagi kelompok rentan. 

Bagaimana perkembangan kasus ini selanjutnya? Pantau terus berita terkini di sini! (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral