News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karena Bukan Anak Kyai, Gus Miftah Dikeluarkan dari Grup WhatsApp Para Gus

Gus Miftah, yang dikenal sebagai panggilan untuk anak seorang kyai, sempat menjadi sorotan dan dipermasalahkan oleh sesama Gus.
Kamis, 12 Desember 2024 - 21:03 WIB
Viral video Gus Miftah marah-marah ke Jemaah dan merasa tersinggung.
Sumber :
  • YouTube/GusYusufChannelTegalrejo

Jakarta, tvOnenews.com - Gus Miftah, yang dikenal sebagai panggilan untuk anak seorang kyai, sempat menjadi sorotan dan dipermasalahkan oleh sesama Gus. 

Namun, hal itu mencuat setelah video kontroversialnya yang menghina penjual es teh dengan kata-kata kasar viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudia, dalam sebuah wawancara, Gus Miftah mengungkapkan bagaimana dirinya dulu diremehkan saat membangun pondok pesantren bernama Ora Aji di Yogyakarta. 

Banyak orang meragukan kemampuannya karena ia dianggap "bukan siapa-siapa" namun berani mendirikan pondok pesantren.

tvonenews

"Saya waktu itu bikin pondok di Jogja, semua orang bilang, 'Miftah itu siapa sih?'" ungkapnya dalam video di YouTube @tujuh_detik.

Tak hanya itu, Gus Miftah bahkan pernah dikeluarkan dari grup WhatsApp para Gus karena dianggap tak pantas disebut Gus. 

Mereka mempertanyakan asal-usul orangtuanya, hingga muncul pertanyaan, "Miftah itu anak siapa kok bisa dipanggil Gus?"

Gus Miftah pun membalas dengan tegas, menyebut bahwa banyak Gus yang hanya merasa hebat karena ayah mereka yang berstatus kyai, padahal mereka sendiri tak punya prestasi. 

"Generasi paling jelek itu yang bilang 'Bapak saya orang hebat', sementara dia sendiri nggak tahu apa-apa. Malu," katanya.

Dengan tegas, ia menegur para Gus yang merasa lebih tinggi karena status ayahnya, "Para Gus itu harus malu, yang hebat bapaknya, bukan dirinya."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, panggilan "Gus" untuk Miftah Maulana kembali dipermasalahkan. 

Meski ayahnya hanya seorang petani dan pedagang sayuran, masyarakat desa biasa memanggilnya "kyai", meski bukan kyai besar. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli 2026 Naik Rp10.000 Jadi Rp2.622.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli 2026 Naik Rp10.000 Jadi Rp2.622.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 27 Juli 2026 naik tipis Rp10.000 menjadi Rp2.622.000 per gram.
BREAKING
NEWS
Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo

Prabowo Terima Pengunduran Diri dan Apresiasi Pengabdian Gubernur BI Perry Warjiyo

Menurut Prasetyo, Presiden menerima pengunduran diri Gubernur BI tersebut sekaligus mengapresiasi pengabdian Perry selama tujuh tahun memimpin bank sentral.
Kemendagri Transformasi Layanan Kependudukan Melalui Rebranding Dukcapil, Perkuat Verifikasi Bansos Berbasis IKD

Kemendagri Transformasi Layanan Kependudukan Melalui Rebranding Dukcapil, Perkuat Verifikasi Bansos Berbasis IKD

Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Erliani Budi menegaskan bahwa Rebranding Dukcapil merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik
Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Bursa Transfer Inter Milan: Petinggi Nerazzurri Akui Sedang Dekati Bek Tottenham untuk Jadi Tembok Pertahanan Baru

Inter Milan mengonfirmasi tengah berupaya memboyong bek Tottenham, Cristian Romero, pada bursa transfer 2026. Bek Argentina itu diproyeksikan jadi pilar baru.
Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

Demi Bantu Timnas Indonesia Menang, PSSI Punya 1 Permintaan buat Suporter Garuda Jelang Hadapi Kamboja di Piala AFF 2026

PSSI mengajak seluruh suporter Timnas Indonesia memadati Stadion Pakansari saat skuad Garuda menghadapi Kamboja pada ajang Piala AFF 2026, Senin (27/07/2026).
BREAKING
NEWS
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur dari Jabatannya Ternyata Memiliki Prestasi yang Mentereng

Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur dari Jabatannya Ternyata Memiliki Prestasi yang Mentereng

Perry Warjiyo menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia selama dua periode, yakni pada 2018-2023 dan pada periode 2023-2028, hingga mundur di pertengahan 2026.

Trending

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Bali Histeris, Hotman Paris Siap Biayai Sekolahnya

Viral anak dari pria terduga pencuri ayam tewas direkoyok massa di Bali Histeris, Hotman Paris akui siap untuk membiayai sekolahnya.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia tak hanya memburu tiga poin saat hadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda berpeluang meraih tambahan poin FIFA.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.
Selengkapnya

Viral