News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah Sindir Pedas Gaya Dakwah Ustaz Maulana, Singgung Soal Tingkap Pecicilan: Kiai NU, Emang Pantas?

Nama Gus Miftah masih terus menjadi perbincangan karena tingkahnya yang menghina pedagang es teh beberapa waktu lalu.
Kamis, 19 Desember 2024 - 14:55 WIB
Gus Miftah dan Ustaz Maulana
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Gus Miftah masih terus menjadi perbincangan karena tingkahnya yang menghina pedagang es teh beberapa waktu lalu.

Atas hal tersebut, kini video-video lama Gus Miftah kembali diungkit oleh netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini netizen kembali menyinggung soal pernyataan Gus Miftah yang diduga menyindir pedas gaya ceramah Ustaz Maulana.

Hal tersebut diunggah dalam akun TikTok @indraaa461 yang melihatkan Gus Miftah seolah menyinggung salam khas Ustaz Maulana yang jamaah oh jamaah.

"Itu idolanya orang-orang zaman sekarang seperti itu," ujar Gus Miftah dalam video tersebut, dikutip Kamis (19/12/2024).

"Apa pantas kalau kiai NU diminta pecicilan seperti itu? Enggak pantas, masa menjelaskan di TV dengan pecicilan?" lanjutnya.

Diketahui, baru-baru ini warganet membongkar tarif yang didapatkan oleh Gus Miftah saat berdakwah.

Akun X @Stakof tampak membongkar tarid Gus Miftah yang tembus Rp75 juta.

"Tarif "Gus Kacamata Hitam" itu...

75juta/1,5jam. Saya pernah dengar dari panitia pengajian Gus Baha, amplop yang diberikan ke Gus asal Kragan, Rembang ini hanya dia isi... 2juta. Sudah ada kitab, penjelasannya bersanad, gak mau dijemput, dan ngajinya tahqiq.

Beda ya," cuit @Stakof dikutip Selasa (17/12/2024).

Akun tersebut juga mengatakan bahwa Rp75 juta itu belum termasuk biaya lainnya.

"Oiya, 75juta/1,5jam itu belum termasuk...

- Hotel

- Transportasi

- Makan

- Akomodasi Pendherek

- Riders yang mungkin perlu disiapkan," lanjutnya.

Tak hanya berbicara kosong, Rumail Abbas mengaku menyaksikan langsung mengenai tarif tersebut saat pengurus cabang PCNU ingin mengundang Gus Miftah.

"Untuk GM, saya saksi mata kala ada konco di PCNU kabupaten X mau ngundang. Untuk Gus Baha, itu tim @gayengco jadi saksinya. Informasi ini valid," ungkaonya.

Diberitakan sebelumnya, video lawas tentang Gus Miftah kembali viral.

Seperti video yang diunggah di akun TikTok @a.vang_as. Dalam video tersebut terlihat Gus Miftah yang diundang di acara Kick Andy.

Dalam video tersebut Andy F Noya tampak menanyakan soal pekerjaan Gus Miftah yang sebagai pendakwah.

"Kita gak punya pekerjaan karena bagi saya dakwah itu bukan profesi, tapi karena saya punya pesantren, orang manggil saya ustaz, orang manggil saya kiai," ucap Gus Miftah.

Mendengat jawaban Gus Miftah, Andy langsung memotong omongan tersebut. Ia menyinggung soal sebutan kiai yang disandang Gus Miftah.

"Tunggu, dakwah itu bukan pekerjaan," tanya Andy.

"Saya mengatakan dakwah itu bukan profesi. Tapi apapun profesinya harus berdakwah," jawab Gus Miftah.

"Kemudian Anda punya pondok pesantren. Gini, Anda mau meyakinkan saya bahwa Anda kiai, saya tidak gampang diyakinkan," lanjut Andy.

"Apalagi dengan penampilan seperti ini, penonton juga pasti yakin, mana mungkin kiai penampilannya seperti ini," tanya Andy lagi.

Mendapatkan pertanyaan bertubi-tubi, Gus Miftah tampak bercerita tentang pesantrennya.

Ia menyebut tidak meminta biaya kepada santri dan santriwati disana. 

Gus Miftah banhkan memberikan guyonan tengang penampilannya. Ia menyebut dirinya memiliki penampilan atletis namun berhati teletubbies.

Andy F. Noya kembali memberikan pertanyaan soal penampilan dan perilaku Gus Miftah yang kering ke klub malam.

"Orang-orang dengan penampilan seperti Anda ini harus diuji dulu."

"Apalagi saya dengar nih Anda sering keluyuran ke tempat-tempat hiburan, ke klub-klub malam. Bagaimana mungkin Anda seorang kiai, Anda punya pesantren, Anda justru lebih sering berkunjung ke klub malam, di tempat yang tidak layak lah," tanya Andy.

Kembali menjawab dengan guyonan, Gus Miftah tampak memplesetkan kegiatannya yang sering ke klub malam.

"Sebenarnya bukan klub malam sih. Puskesmas, Pusat Kesenangan Mas-Mas," jawab Gus Miftah.

Mendengar jawaban Gus Miftah, Andy pun tampak mengaku menyesal mengundangnya.

"Ini saya udah mulai nyesel. Jujur saya udah mulai nyesel. Siapa yang undang Anda sebenarnya ini," ucap host Kick Andy itu.

Diberitakan sebelumnya, Artis sensasional Nikita Mirzani ikut menanggapi soal kontroversi yang dilakukan oleh Gus Miftah baru-baru ini dalam sebuah acara pengajian.

Diketahui, baru-baru ini viral sebuah video yang menunjukkan Gus Miftah sedang mengolok-olok pedagang es teh bernama Sunhaji.

Dalam video yang beredar terlihat Gus Miftan mengucapkan kalimat kasar kelada Sunhaji.

Hal itu sontak membuat netizen geram dan menghujat Gus Miftah hingga dirinya mundur dari utusan Presiden.

Akibat aksi Gus Miftah, kini banyak orang yang memberikan bantuan kepada si penjual es teh.

Hal tersebut rupanya membuat artis Nikita Mirzani ikut angkat bicara. Ia bahkan menyindir soal orang yang memberi sumbangan namun harus dibuat konten sosial media.

"Gua sering bantu orang, tapi nggak gua story-in atau gua posting. Gua nggak butuh dipuji-puji. Kalau bantu ya bantu aja,” ujar Nikita Mirzani dalam akun media sosialnya.

Ia menyarankan agar lebih banyak orang yang memberikan bantuan untuk penyandang disabilitas atau korban bencana alam.

Dalam unggahannya juga Nikita Mirzani mengaku tak membenarkan apa yang dilakukan oleg Gus Miftah.

Meskipun demikian, wanita yang akrab disapa Nyai itu menyebut sosok Gus Miftah adalah orang yang baik.

“Gus Miftah itu memang gaya bicaranya begitu, tapi dia bukan orang jahat. Jangan karena satu kesalahan, kalian lupakan seribu kebaikan yang dia lakukan,” lanjut Nikmir.

Nikmir bahkan memberikan pujian kepada Gus Miftah sebagai pendakwah yang hebat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kalimat kasar yang diucapkan oleh Gus Miftah, menurutnya hal tersebut hanyalah kalimat spontanitas yang terucap.

"Mungkin bahasanya aja yang kasar. Tapi kalian jangan gampang terprovokasi,” lanjutnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
KPK Akui Sejumlah Manajemen BUMN Belum Sampaikan LHKPN

KPK Akui Sejumlah Manajemen BUMN Belum Sampaikan LHKPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut masih ada sejumlah manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah menyiapkan apresiasi bagi 300 pemilih beruntung logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI mulai dari kesempatan menghadiri upacara kenegaraan di Istana Merdeka hingga bantuan dana pendidikan senilai Rp8,1 juta.
John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

Sidang pembacaan putusan kasus dugaan suap Bea Cukai, yang menyeret pemilik Blueray Cargo John Field, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (10/7) mendatang.
Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan pertemuan khusus dengan pemerintah membahas terkait menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Selengkapnya

Viral