News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Terbaru Kasus Cairan Kimia Tumpah di Bandung Barat, 1.200 Kendaraan Terdampak 100 Orang Luka-luka

Kapolres Cimahi mengungkapkan update terbaru dari kasus cairan kimia tumpah di Bandung Barat. Sebanyak 1.200 kendaraan terdampak dan ratusan orang terluka.
Kamis, 26 Desember 2024 - 08:24 WIB
Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartono bicara soal cairan kimia tumpah di Bandung Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Begini update terbaru peristiwa cairan kimia tumpah dari tangki truk di Bandung Barat.

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartono mengungkapkan kejadian cairan kimia tumpah itu berlokasi di Jalan Raya Purwakarta, daerah Cikalong Wetan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cairan kimia tumpah dari tangki truk itu bikin geger lantaran membuat ribuan kendaraan yang lewat di sekitarnya mendadak mogok dan catnya rontok.

Tak hanya itu, akibat dari cairan kimia tumpah di Bandung Barat tersebut juga membuat ratusan orang mengalami luka.

"Berisi soda cair yang juga dikenal dengan soda api yang mengalami kebocoran. Setelah kita lakukan pemberhentian kilometer, memang truk tersebut mengalami kebocoran sejauh 5 kilometer memang terdampak jalannya," kata Tri, diwawancarai tvOne, dikutip Kamis (26/12/2024).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir terdapat ribuan orang terdampak termasuk kendaraannya.

Pemeriksaan sementara dari pengakuan masyarakat, sebanyak 1.200 kendaraan terdampak akibat cairan kimia tumpah di Bandung Barat tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian belum mencatat semua kendaraan tersebut.

Sejauh ini, yang sudah diberikan ganti rugi oleh perusahaan yang bersangkutan ada 169 unit kendaraan roda dua.

Sementara itu, korban luka-luka ada sedikitnya 100 orang. Empat di antaranya mengalami luka berat.

"Kemudian dari luka berat sampai dengan saat ini masih dalam penanganan rumah sakit," ujar Tri menambahkan.

Lebih lanjut, Tri mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerjunkan Satuan Gegana dari unit KBR (Kimia, Biologi, dan Radiasi) untuk memeriksa dampak dari cairan kimia tumpah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Tri, tim gegana sudah memeriksa sejauh 8 kilometer dari lokasi cairan kimia tumpah dan tidak ditemukan pencemaran di jalan.

"Hasilnya sejauh 8 kilometer tidak ada kandungan zat kimia yang masih ada di jalan, dan jalan tersebut sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat," ujar Tri. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral