News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Dorong Aksi Global Lawan Polusi Plastik di INC-5 Busan

Pasca berlangsungnya Putaran Kelima Intergovernmental Negotiating Committee on Plastic Pollution (INC-5) di Busan, Korea Selatan, KLH RI
Sabtu, 4 Januari 2025 - 00:19 WIB
Indonesia Dorong Aksi Global Lawan Polusi Plastik di INC-5 Busan
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Pasca berlangsungnya Putaran Kelima Intergovernmental Negotiating Committee on Plastic Pollution (INC-5) di Busan, Korea Selatan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI kembali menyoroti isu krusial terkait ancaman global sampah plastik.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa isu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi plastik—baik di darat maupun laut—merupakan persoalan lingkungan yang saling berkaitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Masalah ini muncul akibat pola konsumsi dan produksi yang tidak berkelanjutan,” ujar Hanif Faisol dalam keterangannya pada Selasa (31/12/2024).

Mengutip data dari United Nations Environment Programme (UNEP), Hanif menyebutkan bahwa jika tidak ada upaya nyata, volume sampah plastik yang mencemari ekosistem akuatik berpotensi melonjak hampir tiga kali lipat pada 2040.

“Pada 2016, polusi plastik mencapai 9-14 juta ton, dan diproyeksikan naik menjadi 23-27 juta ton pada 2040,” jelasnya.

Pentingnya kolaborasi internasional terhadap isu ini diakui melalui Resolusi 5/14 United Nations Environment Assembly (UNEA) pada Maret 2022.

Resolusi tersebut memberikan mandat kepada UNEP untuk menyusun instrumen hukum internasional (International Legally Binding Instrument/ILBI) demi menghentikan polusi plastik secara global, termasuk di laut. Penyusunan instrumen ini ditargetkan rampung akhir 2024.

- Indonesia Aktif dalam Negosiasi INC

Hanif menjelaskan bahwa sejak awal, Indonesia telah berkontribusi aktif dalam negosiasi INC, termasuk pada INC-1 hingga INC-5. Delegasi Indonesia terus menyuarakan prinsip consensus, inklusivitas, dan Common but Differentiated Responsibilities (CBDR), yang menekankan kebutuhan unik setiap negara, khususnya negara kepulauan seperti Indonesia yang rentan terhadap dampak polusi plastik lintas batas.

“Indonesia memperjuangkan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan mekanisme pembiayaan yang adil serta terprediksi untuk negara berkembang,” tambah Hanif.

Indonesia juga mengusulkan pendekatan National Action Plans (NAPs) yang sesuai kebutuhan nasional, penguatan tata kelola limbah plastik, dan konsumsi-produksi berkelanjutan. 

Selain itu, Indonesia mendorong pembentukan mekanisme pembiayaan baru untuk mendukung negara berkembang dan negara kepulauan.

“Kami menyeimbangkan hak pembangunan (right to development) dan hak atas lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegas Hanif.

- Tantangan dan Komitmen Indonesia

Namun, negosiasi belum mencapai kata sepakat pada isu penting seperti pengaturan Primary Plastic Products and Chemicals, produksi plastik, dan mekanisme pembiayaan. 

Perbedaan pandangan antara negara maju dan berkembang menjadi kendala besar, sehingga resolusi final harus ditunda hingga INC-5.2 pada 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Indonesia tetap berkomitmen menjadi bridge builder dalam perundingan ini dengan mengutamakan kepentingan nasional, terutama perlindungan wilayah negara kepulauan dari dampak polusi plastik lintas batas.

“Kami akan terus menjunjung prinsip inklusivitas dan semangat multilateralisme untuk mencapai solusi global yang konkret,” tutup Hanif. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Bisa Lagi Dibina, Kapolda Sulteng Ambil Tindakan Tegas Pecat 34 Polisi Sekaligus

Tak Bisa Lagi Dibina, Kapolda Sulteng Ambil Tindakan Tegas Pecat 34 Polisi Sekaligus

Langkah tegas diambil Polda Sulteng dalam menegakkan kedisiplinan. Sebanyak 34 polisi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat.
Pujian Pelatih Persija untuk John Herdman dan Target Timnas Indonesia Tembus Pildun 2030

Pujian Pelatih Persija untuk John Herdman dan Target Timnas Indonesia Tembus Pildun 2030

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza yakin terhadap kepemimpinan pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman. Pelatih asal Brasil itu menilai Herdman memiliki
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Langkah Danantara Bentuk BUMN Perminas Tuai Respons Positif

Langkah Danantara Bentuk BUMN Perminas Tuai Respons Positif

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi membentuk BUMN yang khusus mengelola mineral kritis.
Viral Warga Ngamuk BAP Penganiayaan Diubah Jadi Kasus Narkoba, Polsek Cilandak Langsung Periksa Anggotanya

Viral Warga Ngamuk BAP Penganiayaan Diubah Jadi Kasus Narkoba, Polsek Cilandak Langsung Periksa Anggotanya

Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, saat ini tengah menjadi sorotan setelah mencuatnya kasus dugaan tindakan tidak profesional oleh salah satu oknum anggotanya. 
Fix, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Absen di FIFA Series 2026

Fix, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Absen di FIFA Series 2026

Empat pemain dipastikan absen membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar pada Maret mendatang. Keempat pemain tersebut adalah Thom -

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak bagaimana peruntungan zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, 3 Februari 2026. Prediksi lengkap soal karier, keuangan, asmara.
Habib Bahar bin Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser Tangerang, Begini Kronologi Kejadian

Habib Bahar bin Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser Tangerang, Begini Kronologi Kejadian

Kronologi Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan anggota Banser tangerang hingga babak belur.
Namanya Terseret dalam Konflik Denada dan Ressa Rizky, Adjie Pangestu Minta Maaf pada Anaknya

Namanya Terseret dalam Konflik Denada dan Ressa Rizky, Adjie Pangestu Minta Maaf pada Anaknya

Adjie Pangestu mengaku sampai minta maaf kepada anak kandungnya lantaran ikut terseret dalam konflik antara Denada dengan Ressa Rizky. Simak informasinya!
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Kebakaran Terjadi di Smelter Bauksit PT BAP Ketapang, Diduga Akibat Gangguan Listrik

Kebakaran Terjadi di Smelter Bauksit PT BAP Ketapang, Diduga Akibat Gangguan Listrik

Kebakaran terjadi di area smelter bauksit milik PT Borneo Alumindo Prima (BAP) yang berlokasi di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Bukan Cuma Hukuman, Ternyata Ini Alasan 61 Napi Berisiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Bukan Cuma Hukuman, Ternyata Ini Alasan 61 Napi Berisiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Pekan ini, 61 warga binaan yang masuk dalam kategori berisiko tinggi dipindahkan ke Pulau Nusakambangan untuk menghuni Lapas Super Maximum dan Maximum Security.
Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Simak ramalan zodiak besok, Selasa 3 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, sampai keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT