GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sah! Kapolsek Cinangka Dinyatakan Langgar Kode Etik Usai Tolak Dampingi Bos Rental Mobil dan Jadi Penembakan, Terancam Demosi sampai PTDH

Buntut kasus penembakan bos rental mobil yang minta bantuan ke Polsek Cinangka tapi ditolak, tiga polisi ini terancam demosi atau PTDH karena langgar kode etik.
Senin, 6 Januari 2025 - 11:31 WIB
Sosok Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan Kurniawan beri klarifikasi soal tuduhan tolak laporan dari korban penembakan di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak yang menewaskan bos rental pada Kamis (2/1/2025)
Sumber :
  • Instagram @polsek_cinangka_polres_cilegon

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto resmi mengungkapkan bahwa Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan Kurniawan, serta dua anggotanya Bripka Deri Andriani dan Bripka Dedi Irwanto melanggar kode etik buntut kasus penembakan bos rental mobil.

Diketahui, bos rental mobil bernama Ilyas Abdurahman menjadi korban tewas akibat penembakan oknum TNI di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak B pada Rabu (1/1/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bos rental mobil bersama timnya itu tengah mengejar oknum TNI yang diduga berusaha untuk menggelapkan mobil sewaannya.

Saat ini, oknum TNI yang melakukan penembakan terhadap bos rental mobil tersebut sudah diamankan.

Sementara itu, satu hal yang jadi perhatian adalah, sebelum mengejar pelaku, bos rental mobil serta rombongannya sudah meminta bantuan polisi terdekat yaitu Polsek Cinangka.

Namun, setelah menunjukkan berkas bukti kepemilikan mobil, Polsek Cinangka tetap menolak mendampingi karena merasa tidak memiliki tim yang cukup.

Terkait hal tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa ada pelanggaran kode etik yang telah dilakukan.

"Dari hasil penyidikan Propam Polda Banten, ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketidakprofesionalan terhadap anggota Deri Andriani," ujar Suyudi, dalam konferensi pers, Senin (6/1/2025).

Diketahui, Bripka Deri Andriani adalah petugas polisi Polsek Cinangka yang menerima laporan rombongan bos rental mobil untuk pertama kali.

Namun, karena ragu ia meminta petunjuk dari Kapolsek Cinangka. Di dalam laporan ini terjadi kesalahpahaman mengira rental mobil itu adalah leasing.

Pada akhirnya, pihak bos rental mobil menyampaikan bukti berkas lengkap kepada polisi. 

Namun, pada saat itu pihak Polsek Cinangka tidak mau memberikan pendampingan gara-gara merasa tidak cukup kuat.

"Seharusnya memang anggota kita itu melakukan pendampingan, tapi tidak dilakukan pendampingan karena anggota merasa kekuatannya sedikit, jadi tidak berimbang, sehingga tidak melakukan pendampingan," kata Suyudi.

Ia pun menegaskan, hal ini sudah diperiksa oleh Propam Polda Banten, dan tiga orang polisi yang terlibat di saat sebelum penembakan akan diberi hukuman berat.

Suyudi mengatakan, petugas polisi Bripka Deri Andriani dan Bripka Dedi Irwanto akan mendapatkan hukuman antara demosi atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Sementara untuk Kapolsek Cinangka juga akan mendapatkan hukuman yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kapolsek sebagai pimpinan di polsek tersebut, dia tidak melakukan pengawasan dan pengendalian dengan baik, tentunya ini akan kita kenakan sanksi baik demosi maupun yang terberat adalah PTDH," tegas Suyudi. (iwh)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Komentar pedas Max Verstappen tentang mobil F1 2026 langsung mendapat respons dari juara bertahan Formula 1, Lando Norris, yang memilih untuk tak tinggal diam.
Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB kecam keputusan Israel daftarkan tanah Tepi Barat sebagai tanah negara karena dinilai melanggar hukum internasional dan mengancam solusi dua negara.
Wisatawan di Parangtritis Diimbau Tidak Main Air ke Tengah Pantai

Wisatawan di Parangtritis Diimbau Tidak Main Air ke Tengah Pantai

Wisatawan atau pengunjung pantai selatan diimbau agar tidak bermain air terlalu ke tengah supaya terhindar dari bahaya kecelakaan laut.
Respons Mengejutkan Dustin Poirier Soal Tantangan Nate Diaz untuk Duel UFC

Respons Mengejutkan Dustin Poirier Soal Tantangan Nate Diaz untuk Duel UFC

Dustin Poirier menanggapi tantangan Nate Diaz dengan tegas, membuka kemungkinan kembalinya sang mantan juara interim UFC ke dalam octagon meski sempat pensiun.
Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Bek kiri Nathan Tjoe-A-On tampil konsisten bersama Willem II di Eerste Divisie, kabar positif bagi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Getway Cicadas Bandung

Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Getway Cicadas Bandung

Suasana di kawasan apartemen Gateway Cicadas, Kota Bandung, mendadak berubah duka, Senin (16/8/2026) sore.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT