GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Pekalongan Periksa 9 Orang Saksi dalam Kasus Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng

Polisi telah memeriksa sembilan orang saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus penembakan terhadap Amat Muzakhim (56) yang merupakan suami Anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah.
Selasa, 17 Februari 2026 - 09:46 WIB
Kapolres Pekalongan Rachmad C Yusuf saat memberikan keterangan terkait kasus penembakan terhadap suami anggota DPRD Jateng, di Pekalongan, Senin (16/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Pekalongan, tvOnenews.com - Polisi telah memeriksa sembilan orang saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus penembakan terhadap Amat Muzakhim (56) yang merupakan suami Anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah.

Penembakan yang terjadi pada Sabtu (14/2/2026) malam lalu, diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tim penyidik dari Polres Pekalongan dan Ditreskrimum Polda Jateng sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lapangan. Kurang lebih ada 9 orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara maraton dan  sudah selesai semua," kata Kapolres Pekalongan Rachmad C Yusuf, Senin (16/2/2026).

Kapolres menyatakan bahwa proses pemeriksaan saksi, termasuk saksi korban sudah dilakukan secara maraton oleh tim penyidik.

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga mengumpulkan serta menganalisa sejumlah rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Dari hasil sementara, pelaku diduga telah menguasai situasi sebelum melakukan aksinya. Dari beberapa rekaman CCTV yang kami kumpulkan dan hasil analisa, memang pelaku setelah dari lokasi kejadian itu langsung bergerak ke arah utara," katanya.

"Kami melihat bahwa pelaku sudah memetakan dan melakukan analisa di lapangan," lanjutnya.

Menurut dia, dalam rekaman tersebut, pelaku juga terlihat menggunakan sepeda motor dan sempat berputar-balik di sekitar lokasi sebelum melakukan penembakan dan meninggalkan tempat kejadian perkara.

Kemudian, terkait barang bukti, polisi menemukan proyektil di lokasi dan saat ini barang tersebut masih dalam proses pemeriksaan laboratorium.

"Sementara untuk proyektil yang kami temukan di lokasi TKP. Kami masih melakukan pemeriksaan analisa oleh Bidlabfor Polda Jateng," katanya.

Ia mengatakan proyektil tersebut berbahan timah dan diindikasikan berasal dari senjata api, bisa rakitan ataupun revolver.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan tetapi, kami masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta memberikan rasa aman kepada korban dan keluarga, kami juga telah menempatkan personel untuk berjaga di rumah korban," katanya.

Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam tahap pendalaman oleh tim Resmob dan Ditreskrimum Polda Jateng. (ant/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di Cakung, Koja, dan Tangsel. Sebanyak 18 orang diamankan, celurit hingga air keras disita.
Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Timnas Indonesia U-17 memang gagal di Piala Asia U-17 2026. Namun, hasil tersebut tidak membuat kiprah Garuda Asia kehilangan apresiasi dari media luar negeri.
Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Gubernur Khofifah hadiri Malam Penganugerahan Karya Inovasi Pendidikan Terbaik East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026.
KPK Tindaklanjuti Laporan AMI Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans di Bekasi

KPK Tindaklanjuti Laporan AMI Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans di Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti laporan Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) terkait dugaan korupsi pengadaan ambulans dan mobil jenazah
Daftar Wasit Laga Pekan Terakhir, Persib Vs Persijap Dipimpin Pengandil Asal Korea

Daftar Wasit Laga Pekan Terakhir, Persib Vs Persijap Dipimpin Pengandil Asal Korea

Penggunaan wasit asing masih terasa dengan kehadiran sejumlah pengandil yang diimpor untuk memimpin laga penentuan seperti tim juara dan tim degradasi. Sementara itu, sisanya pertandingan Super League dipimpin oleh wasit lokal yang tentunya kompeten. 
Awal Juni 2026, BPJS Cover Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi

Awal Juni 2026, BPJS Cover Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi

Mulai 1 Juni 2026, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi resmi membuka layanan kemoterapi bagi peserta BPJS Kesehatan.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT