News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemecatan Shin Tae-yong Bikin Sedih, Sosok Ini Sebut Alasan PSSI Copot STY dari Pelatih Timnas Indonesia: Bukan karena Tidak Suka...

PSSI sudah resmi mencopot Shin Tae-yong (STY) dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Terkait hal tersebut, kini muncul banyak pro kontra di masyarakat
Selasa, 7 Januari 2025 - 11:12 WIB
Rizky Ridho dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @rizkyridhoramadhani

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI sudah resmi mencopot Shin Tae-yong (STY) dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Keputusan PSSI mencopot Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia ini menimbulkan banyak pro kontra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian publik menilai keputusan PSSI ini tepat, namun ada pula yang menganggap selama ini Timnas Indonesia telah menunjukkan peningkatan semenjak Shin Tae-yong menjadi pelatihnya.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menyebut memang Shin Tae-yong selama ini telah memberikan perubahan positif.

Berbagai prestasi mengejutkan berhasil diraih Timnas Indonesia sehingga bisa membuat skuad Garuda diperhitungkan dunia.

Pencapaian besar STY salah satunya yakni berhasil membuat Timnas Indonesia berada di ranking 127 FIFA setelah sebelumnya di peringkat 174.

Tak hanya itu, di bawah asuhan STY Timnas Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya.

Prestasi lainnya yakni Garuda Muda nyaris menembus olimpiade dan kini berhasil membawa Timnas Indonesia masuk ke putaran ketiga Piala Dunia 2026.

"Capaian tersebut tergolong sangat baik dan membanggakan," kata Saleh, dalam keterangannya, Selasa (7/1/2025).

Meski demikian, kini PSSI harus mencopot pelatih asal Korea Selatan itu meski di tengah kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saleh pun meminta agar publik menghormati keputusan itu dan tidak menimbulkan polemik. 

"Pemberhentian STY bukan karena tidak suka," kata Saleh.

Menurutnya, pemecatan STY dilakukan untuk kebaikan Timnas Indonesia dan semua yang terhubung di dalamnya.

"(Pemecatan STY dilakukan) melainkan lebih pada upaya perbaikan soliditas timnas dan kekompakan antara pelatih, pemain, ofisial, dan PSSI," katanya lagi.

Lebih lanjut, Saleh meminta agar publik kini berterima kasih kepada STY karena telah meningkatkan kualitas skuad Garuda selama ini.

"Sebelum itu, kita harus berterima kasih pada STY. Dia diharapkan akan tetap menjadi bagian dari timnas. Paling tidak, saran dan masukannya masih tetap diperlukan dan dinantikan," ujar dia. (ant/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.

Trending

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Selengkapnya

Viral