GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! DPRD NTB Minta Pemerintah Evaluasi Tambang Emas Ilegal yang Dikelola WNA

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan tambang emas ilegal yang diduga dikelola warga negara asing (WNA) asal China
Rabu, 15 Januari 2025 - 07:51 WIB
DPRD NTB Minta Pemerintah Evaluasi Tambang Emas Ilegal yang Dikelola WNA
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan tambang emas ilegal yang diduga dikelola warga negara asing (WNA) asal China di Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa karena dinilai sudah meresahkan masyarakat.

Anggota Komisi IV Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup DPRD NTB Abdul Rahim mengatakan keberadaan kegiatan penambangan ilegal di wilayah itu telah merusak lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nyata kerusakan lingkungan akibat keberadaan tambang ilegal ini. Curah hujan biasa aja sudah banjir dan tanah longsor. Padahal sebelumnya nggak seperti ini, karena apa hutan-hutan sudah dibabat untuk alih fungsi lahan jadi tambang," ujarnya di Gedung DPRD NTB di Mataram, mengutip Antara pada Rabu (15/1/2025).

Anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ini mengungkapkan operasi tambang ilegal di Kecamatan Lantung ini sudah meresahkan karena menggunakan alat berat excavator yang dikelola pekerja asal China.

"Jadi kami minta pemerintah mengevaluasi ini, apalagi ini sudah menggunakan alat berat dan dikelola orang luar (China)," ungkap Rahim.

Menurut dia, pemerintah tidak boleh menutup mata dan membiarkan kegiatan ilegal ini terus terjadi. 

Meskipun persoalan izin tambang ini di tangan pemerintah pusat, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa harus mengambil sikap agar tidak merugikan masyarakat dan negara.

"Jangan ada kesan pembiaran. Kita tidak mau hal ini terus terjadi makanya kita minta semua elemen harus tampil menyuarakan karena dampak yang ditimbulkan merusak. Kalau pun misalkan ada izin tambang, perlu ada pengaturan," ucapnya.

Terkait keberadaan tambang ilegal tersebut, pihaknya bersama Komisi IV DPRD NTB akan turun ke lapangan untuk menggali ataupun mencari tahu atas persoalan tersebut, sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Sementara anggota DPRD NTB lainnya, Rusli Manawari tak menampik keberadaan tambang emas diduga ilegal di wilayah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di sisi lain, ia melihat keberadaan tambang tersebut secara tidak langsung mampu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

"Kalau itu ilegal, apa solusinya. Karena, jangan lupa dari tambang-tambang ini masyarakat bisa mencari makan, bisa meningkatkan taraf hidupnya. Makanya, pemerintah perlu juga memberikan solusi untuk mengatur ini," pungkasnya.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Pram menuturkan sampai hari ini Jakarta memang masih berstatus sebagai ibu kota negara. Selain itu, penggunaan nama DKI juga tetap melekat pada Jakarta.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Seorang anggota polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus bisa membebaskan tahanan
KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK telah memeriksa dua saksi dugaan korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan
Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Nama Ocha alias Josepha Alexandra menjadi viral seusai mengikuti cerdas cermat empat piral MPR. Begini penjelasannya
Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim mengaku prihatin atas vonis 4 tahun penjara terhadap Ibrahim Arief di kasus pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral