GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prospek Ekonomi Global Setelah Pelantikan Trump dan Gencatan Senjata Gaza

Pascapandemi COVID-19 melanda dunia, tantangan ekonomi global menjadi tidak mudah. Harga komoditas naik drastis di tengah produksi yang sangat terbatas.
Jumat, 24 Januari 2025 - 20:04 WIB
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pascapandemi COVID-19 melanda dunia, tantangan ekonomi global menjadi tidak mudah. Harga komoditas naik drastis di tengah produksi yang sangat terbatas. Masalah tersebut diperparah dengan konflik Rusia Vs. Ukraina dan Israel Vs. Palestina di Gaza. Dunia belum bergeliat, namun lonjakan inflasi menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi global. Namun babak baru eskalasi dunia pada 2025 mulai memicu dinamika.

Setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan sejumlah terobosan dalam hal kebijakan, termasuk menginisiasi gencatan senjata di Gaza. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gencatan senjata tersebut disambut dengan optimisme oleh banyak pihak, karena dianggap dapat meredakan ketegangan geopolitik sekaligus memberikan harapan bagi perbaikan situasi ekonomi global. 

Di tengah harapan terhadap kebijakan global yang lebih stabil, Ekonom Center of Macroeconomics & Finance INDEF, Abdul Manap Pulungan menilai gencatan senjata memang bisa sedikit meredakan, namun itu belum cukup untuk memulihkan ekonomi dunia yang masih rapuh. Apalagi saat ini prospek ekonomi global masih belum membaik. IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2025 mencapai 3,3%. Sementara untuk AS dan China diproyeksikan melambat menjadi 2,7% dan 4,6%.

"Gencatan senjata sedikit mendinginkan gejolak ekonomi global. Namun pasca pandemi terdapat persoalan kronis di sektor ketenagakerjaan dan investasi, apalagi pengangguran dunia sangat tinggi, dan investasi kini dihadapkan pada tingginya suku bunga kredit. Terlebih IMF memprediksi lalu lintas perdagangan dunia mungkin akan melambat menjadi 3,2% pada 2025," ujarnya, Jumat (24/1/2025).

Abdul menilai gejolak geopolitik global dinilai masih menjadi tantangan besar bagi perekonomian dunia. Ketegangan yang terjadi antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, Rusia, dan Uni Eropa, ditambah dengan konflik-konflik lain seperti Taiwan-China dan Korea Selatan-Korea Utara, bisa semakin memperburuk ketidakpastian global. 

"Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakpastian global semakin tinggi," katanya.

Di tengah situasi ekonomi seperti ini, Abdul menganalisis sektor ekonomi yang diuntungkan. 

“Pertama, sektor yang connect langsung dengan ekonomi global seperti pertanian dan komoditas. Kedua, sektor ekonomi hijau,” katanya. Untuk itu, ia menilai, Indonesia perlu memanfaatkan potensi sektor-sektor tersebut di tengah progres hilirisasi yang telah dilakukan agar mendapatkan nilai tambah yang lebih optimal.

Sedangkan, Co-founder Tumbuh Makna (TMB), Benny Sufami memiliki pandangan yang lebih mendalam di sektor domestik. Menurutnya, di situasi seperti ini, peluang aset di sektor saham dan obligasi jangka waktu menengah serta panjang dapat membawa angin segar bagi investor. “Saat ini terindikasi mengalami perbaikan di awal tahun, meski baru tahap awal, tapi bisa dibilang saat ini menjadi awal yang baik pada tahun 2025. Apalagi didukung dengan konflik geopolitik yang mereda,” tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pandangannya, investor perlu memanfaatkan momentum fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang sempat berada di bawah 7.000, kini membuka peluang bagi investor untuk meningkatkan exposure ke kelas aset tersebut. 

“Sebelumnya mungkin wait and see, namun saat ini kita bisa mulai meningkatkan secara bertahap untuk menambah aset kelas tersebut,” ujarnya. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hindari Jalan Ini Jika Tak Mau Terjebak Konvoi Juara Persib, Bobotoh Wajib Catat Rute Agar Tak Nyasar

Hindari Jalan Ini Jika Tak Mau Terjebak Konvoi Juara Persib, Bobotoh Wajib Catat Rute Agar Tak Nyasar

Konvoi ini akan berlangsung satu hari setelah Persib menyelesaikan laga terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). 
Mensesneg Ungkap Alasan Besok Prabowo Hadir di Rapur DPR Sampaikan Pidato KEM PPKF 2027

Mensesneg Ungkap Alasan Besok Prabowo Hadir di Rapur DPR Sampaikan Pidato KEM PPKF 2027

Presiden sengaja memilih momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi pemerintah di hadapan parlemen.
Gandeng Yayasan dan DLH, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan Cilincing

Gandeng Yayasan dan DLH, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan Cilincing

MUF menyediakan dukungan berupa fasilitas dan sarana operasional bank sampah. Selain itu, juga edukasi literasi keuangan agar hasil pengelolaan sampah dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.
Tak Ada Laga Ulang LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

Tak Ada Laga Ulang LCC 4 Pilar MPR RI, SMAN 1 Sambas Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

MPR RI resmi membatalkan pertandingan ulang laga final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang sempat menuai polemik.
Hasil Malaysia Masters 2026: Thalita Ramadhani Amankan Satu Tempat di Babak Utama Setelah Bungkam Wakil Taiwan

Hasil Malaysia Masters 2026: Thalita Ramadhani Amankan Satu Tempat di Babak Utama Setelah Bungkam Wakil Taiwan

Hasil Malaysia Masters 2026 babak kualifikasi di sektor tunggal putri yang menyuguhkan duel antara wakil Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan vs Chen Su Yu.
Nova Arianto Coret 3 Pemain Timnas Indonesia U-20, Satu Diaspora Ini Justru Otomatis Dibawa ke Piala AFF

Nova Arianto Coret 3 Pemain Timnas Indonesia U-20, Satu Diaspora Ini Justru Otomatis Dibawa ke Piala AFF

Nova Arianto memastikan Timnas Indonesia U-20 membawa 23 pemain ke turnamen Piala AFF U-20 2026 di Sumut, termasuk Mathew Baker yang langsung menyusul ke Medan.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral