News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waria yang Ngamuk Tak Terima Diberi Uang Rp1.000 Kini Diringkus Polisi

Seorang waria atau transpuan yang mengamuk di sebuah klinik di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya diringkus polisi.
Selasa, 4 Februari 2025 - 13:54 WIB
Waria yang ngamuk tak terima diberi uang Rp1.000 kini diringkus polisi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Seorang waria atau transpuan yang mengamuk di sebuah klinik di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya diringkus polisi. 

Insiden ini sempat viral videonya di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan video tersebut, perekam menyebut bahwa waria itu marah karena hanya diberi uang Rp1.000 saat mengamen.

"Dia ini sudah sering ke sini dan dikasih Rp1.000, tapi dia enggak terima malah marah-marah sendiri," tulis perekam dalam keterangannya.

tvonenews

Menanggapi insiden ini, Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch. Taufik Iksan membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan yang bersangkutan.

"Yang bersangkutan kami amankan pada Senin (3/2/2025). Sebelum kasus ini viral dia tinggal bersama teman-temannya. Namun, setelah viral dia tinggal tidak menetap dan sering berpindah-pindah tidak bersama teman-temannya lagi. Saat diamankan dia berada di daerah Penjaringan, Jakarta Utara," ungkap Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2025).

Waria tersebut diketahui memiliki nama panggilan Chika dengan inisial nama asli TGM.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Chika bekerja sebagai pengamen dan kerap berpindah-pindah lokasi untuk mencari nafkah.

"Dia mengamen dengan berjalan kaki dari pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB," tambah Taufik.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan untuk mengetahui motif dan apakah ada dugaan pelanggaran hukum lainnya.

Waria yang ngamuk tak terima diberi uang Rp1.000 kini diringkus polisi
Waria yang ngamuk tak terima diberi uang Rp1.000 kini diringkus polisi
Sumber :
  • Istimewa

 

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi waria ngamuk di toko apotek wilayah Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis (23/1/2025).

Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @lbj_jakarta dengan keterangan "Dikasih Rp1.000, pengamen waria ngamuk dan pamer punya mobil".

Terlihat waria tersebut mengenakan kaos berwarna hitam dilapisi baju kodok keluar dari ruangan di dalam apotek.

Kemudian waria tersebut marah-marah hingga pamer memiliki mobil kepada penjaga apotek. 

Selain itu, waria tersebut juga pamer harta benda lain yang ia miliki.  

Melihat petugas yang tengah merekam aksinya, waria itu geram dan meminta untuk diviralkan.

“Ya udah cus viralin ada hukumnya enggak? Aku begini-begini punya mobil bikin rumah di kampung. Viralin!,” ungkap waria.

Menanggapi peristiwa ini, Taufik mengatakan bahwa korban telah melaporkan kejadian ke Polsek Kembangan.

“Kemarin sore dua korban sudah diantar pemilik apotek untuk melapor,” kata Taufik, saat dihubungi, pada Sabtu (25/1/2025).

Taufik menyebutkan bahwa dalam peristiwa ini terdapat dua korban yang diamuk waria tersebut.

Sementara itu, untuk waktu kejadiannya berbeda.

“Hanya satu laporan. Masalah awal waria meminta-minta. Diberi uang Rp1.000 marah karena diambil video tambah marah. Kemudian video viral dan pelaku datang lagi terjadilah video yang kedua,” ungkap Taufik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taufik menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Kamis pagi saat viral satu unit Reskrim sudah cek TKP. Kemudian Kamis malam ada viral yang kedua unit Reskrim cek TKP lagi,” tegas Taufik. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Wamen PPA Tegaskan Efisiensi Anggaran Tidak Hambat Program Pemberdayaan Perempuan

Wamen PPA Tegaskan Efisiensi Anggaran Tidak Hambat Program Pemberdayaan Perempuan

Wamen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, pastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak menghambat program pemberdayaan perempuan.
Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik

Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik

Anggota Komisi VII DPR RI, Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono menyatakan apresiasinya pada langkah-langkah pemerintah dalam menyikapi kenaikan harga
Pengusaha Tembakau Madura Haji Her Datangi KPK Hari Ini

Pengusaha Tembakau Madura Haji Her Datangi KPK Hari Ini

Pengusaha tembakau asal Madura, Haji Khairul Umam alias Haji Her mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (9/4/2026).
Siswi SMP di Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan Saat Pulang Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Siswi SMP di Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan Saat Pulang Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah siswa bergerombol dan geram, usai adanya informasi siswi sekolah mengalami pelecehan oleh orang tak dikenal (OTK)
Dedi Mulyadi Datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt Baru Langsung Diuji: Gak Boleh Lagi Ada Kejadian

Dedi Mulyadi Datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt Baru Langsung Diuji: Gak Boleh Lagi Ada Kejadian

Setelah adanya polemik, Dedi Mulyadi datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt yang baru ditunjuk langsung diuji oleh Gubernur: Gak boleh lagi ada kejadian.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya