News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Satpam Perempuan Lulus Cumlaude di UM Surabaya, Anak Seorang Sopir Truk Ini Jalani Kuliah Sambil Kerja..

Seorang satpam di Surabaya, berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dengan predikat cumlaude. Adalah Ragita Dwi Nur Rahmadiani mahasiswi Universitas Muhammadiyah.
Selasa, 18 Februari 2025 - 17:34 WIB
Ragita Dwi Nur Rahmadiani, satpam yang lulus menjadi sarjana berpredikat cumlaude dengan IPK 3,8.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas UM Surabaya.

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang satpam di Surabaya, Jawa Timur berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dengan predikat cumlaude.

Adalah Ragita Dwi Nur Rahmadiani lulus menjadi sarjana dengan IPK 3,8 di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ragita mengambil jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Surabaya.

Ragita sendiri memiliki latar belakang pendidikan SMK jurusan tata boga sebelumnya. 

Ragita Dwi Nur Rahmadiani, satpam yang lulus menjadi sarjana berpredikat cumlaude dengan IPK 3,8.
Ragita Dwi Nur Rahmadiani, satpam yang lulus menjadi sarjana berpredikat cumlaude dengan IPK 3,8.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas UM Surabaya.

 

Setelah lulus, ia sempat berkeinginan melanjutkan studi ke perguruan tinggi, namun kendala biaya membuatnya memilih untuk bekerja sebagai satpam dan menabung terlebih dahulu agar bisa mendaftar kuliah.

“Pada saat itu, ada lowongan untuk satpam perempuan di UM Surabaya. Alhamdulillah, saya diterima. Setelah dua tahun bekerja sebagai karyawan tetap, saya memutuskan untuk kuliah di kelas malam karena saya bekerja di pagi hari,” ujar Ragita.

Ayah Ragita, Mulyono, bekerja sebagai sopir truk di pabrik gula di Mojokerto, sementara ibunya, Yuni Eka Winarti, setiap hari berjualan nasi dan kue keliling menggunakan sepeda motor.

Kondisi tersebut membuat Ragita harus pandai mengatur waktu antara pekerjaan dan kuliah.

"Meskipun kuliah dan bekerja sekaligus, saya berusaha menyempatkan diri untuk belajar setelah pukul 3 sore. Kebetulan kuliah dimulai pukul 18.00, jadi saya punya waktu untuk belajar, terutama saat UTS dan UAS,” lanjutnya.

Ragita berhasil meraih IPK Cumlaude dengan nilai 3,8, meski harus menjalani berbagai aktivitas sebagai satpam.

Ragita tak menyangka bisa menyelesaikan studinya tepat waktu. Kini, Ragita berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Bagi saya, keterbatasan finansial bukanlah alasan untuk menghentikan impian kita. Justru, Allah ingin melihat sejauh mana kita bisa bertahan dan berjuang untuk meraih cita-cita,” tutur Ragita.

Sementara, Rektor UM Surabaya Mundakir mengatakan wisuda ke-52 diikuti oleh 666 wisudawan dan wisudawati.

“Saya akan memastikan bahwa program-program yang telah dicapai akan terus berkembang, dan kami akan menambahkan beberapa perubahan untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.

UM Surabaya kini telah meraih akreditasi “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan berkomitmen untuk mempertahankan serta meningkatkan status tersebut.

Saat ini, kampus juga tengah mempersiapkan pengakuan internasional, salah satunya melalui kerja sama dengan perguruan tinggi di Taiwan. 

Kerja sama ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa UM Surabaya untuk memperoleh gelar master dalam waktu satu tahun.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ole Romeny Bongkar Rahasia Chemistry Timnas Indonesia: Bukan Soal Sering Bertemu, Ada Peran Besar John Herdman

Ole Romeny Bongkar Rahasia Chemistry Timnas Indonesia: Bukan Soal Sering Bertemu, Ada Peran Besar John Herdman

Ole Romeny mengungkap rahasia chemistry Timnas Indonesia. Menurutnya, kejelasan peran dari John Herdman dan suasana kekeluargaan bikin pemain cepat menyatu.
Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral