GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Era Keemasan Ekonomi Indonesia 1970-1990, Boediono Beberkan Rahasia Pertumbuhan 7%

Mantan Wakil Presiden RI ke-11, Boediono, mengungkap fakta menarik tentang kejayaan ekonomi Indonesia pada era 1970-an hingga 1990-an. 
Rabu, 19 Februari 2025 - 03:58 WIB
Era Keemasan Ekonomi Indonesia 1970-1990, Boediono Beberkan Rahasia Pertumbuhan 7%
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Wakil Presiden RI ke-11, Boediono, mengungkap fakta menarik tentang kejayaan ekonomi Indonesia pada era 1970-an hingga 1990-an. 

Menurutnya, selama dua dekade tersebut, ekonomi Indonesia melesat dengan pertumbuhan tahunan stabil di kisaran 6%-7%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia mengalami lonjakan ekonomi dan sosial yang luar biasa. Pada periode ini, sinergi antara politik dan teknokrasi menciptakan kebijakan yang solid, memungkinkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6%-7% per tahun," ujar Boediono dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2025 yang digelar Indonesia Business Council (IBC) di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Boediono menjelaskan, pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh sektor pertanian yang naik sekitar 4% dan sektor industri yang melonjak hingga 10%. Puncaknya, pada 1984 Indonesia berhasil mencapai swasembada beras—sebuah pencapaian monumental.

tvonenews

Namun, sayangnya, keberhasilan ini tidak bertahan lama dan mulai merosot drastis pasca-1990.

Tak hanya itu, berbagai indikator ekonomi dan sosial juga mencatatkan prestasi gemilang.

Tingkat kemiskinan menurun, koefisien gini (rasio ketimpangan ekonomi) membaik, serta akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan meningkat. 

Stabilitas ekonomi pun tetap terjaga hingga krisis finansial Asia 1997 mengguncang fondasi ekonomi nasional.

Pada masa kejayaannya, kebijakan ekonomi Indonesia mendapat pengakuan dari berbagai lembaga internasional, termasuk Bank Dunia.

"Periode ini adalah salah satu babak paling impresif dalam sejarah ekonomi Indonesia. Tak heran jika Bank Dunia memuji strategi pembangunan dan manajemen makroekonomi Indonesia sebagai contoh yang patut ditiru," ungkap Boediono.

Namun, ia menyoroti bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini cenderung mengalami kemunduran dibandingkan era 1970-1990. Beberapa indikator kesejahteraan masyarakat bahkan menunjukkan tren negatif.

Strategi Boediono untuk Kembali ke Masa Keemasan

Agar Indonesia bisa kembali ke jalur kejayaan seperti dulu, Boediono memberikan empat rekomendasi utama:

1. Kolaborasi Politik dan Teknokrasi

Keberhasilan kebijakan hanya bisa dicapai jika teknokrat dan politisi bekerja sama. Teknokrat harus menyusun strategi yang berbobot, sementara politisi memastikan implementasinya berjalan efektif.

2.Pembangunan Jangka Panjang, Bukan Instan

Tidak ada jalan pintas dalam pembangunan ekonomi. Indonesia harus memiliki rencana sistematis dengan koordinasi lintas sektor yang disiplin.

3. Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Keuangan

Kebijakan fiskal dan moneter harus dikelola dengan hati-hati. Risiko sektor non-pemerintah harus tetap dalam batas aman, sementara inflasi dan tingkat pengangguran harus terus dipantau.

4. Optimalisasi Lonjakan Harga Komoditas

Indonesia perlu memiliki sistem yang bisa memanfaatkan keuntungan dari lonjakan harga komoditas global dan mengarahkannya ke proyek-proyek strategis nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, Boediono mengingatkan bahwa sejarah selalu memberikan pelajaran berharga bagi mereka yang mau belajar darinya.

"Sejarah selalu memiliki sesuatu untuk diajarkan kepada mereka yang mau belajar darinya," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari keputusan Dedi Mulyadi hingga penghargaan didapat Sherly Tjoanda.
Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Platform logistik on-demand resmi masuk Jerman lewat Berlin, menawarkan pengiriman fleksibel untuk UKM di tengah kebutuhan layanan cepat dan transparan.
Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Anggota Timwas Haji DPR RI, Nurdin Halid, menyebut layanan haji tahun ini mengalami lonjakan kualitas sejak pengelolaan dialihkan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat menarik untuk shalat Jumat menjelang Hari Raya Idul Adha, bertajuk "Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba".
KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pengakuan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum tabrakan di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral