GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dewas KPK Selidiki Laporan PDIP soal Dugaan Etik AKBP Rossa, KPK Tegaskan Tak Ada Pelanggaran

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) resmi menindaklanjuti laporan tim hukum PDI Perjuangan (PDIP) terkait dugaan pelanggaran kode etik
Kamis, 20 Februari 2025 - 05:44 WIB
Ilustrasi KPK
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) resmi menindaklanjuti laporan tim hukum PDI Perjuangan (PDIP) terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan penyidik AKBP Rossa Purbo Bekti.

Ketua Dewas KPK, Gusrizal, menegaskan pihaknya akan mengkaji laporan tersebut secara mendalam sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami pasti telaah dulu, kami nilai apakah bisa ditindaklanjuti atau tidak. Saya juga sudah berdiskusi dengan anggota Dewas lainnya," ujar Gusrizal di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Rabu (19/2).

Jika laporan terbukti memiliki dasar yang kuat, Dewas KPK akan memanggil Rossa untuk dimintai keterangan. 

Namun, jika tidak ditemukan pelanggaran, laporan tersebut akan dikembalikan kepada pelapor.

KPK Angkat Bicara: Tak Ada Pelanggaran

Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menegaskan bahwa Rossa tidak melakukan pelanggaran prosedur dalam menangani kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang menyeret Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

"KPK selalu menekankan profesionalisme dalam setiap tugas, sesuai prosedur yang berlaku. Kami juga terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pegawai," tegas Tessa.

Meski demikian, KPK tetap menghormati langkah hukum yang ditempuh tim PDIP.

"Kami persilakan siapa pun yang merasa haknya dilanggar untuk melapor ke Aparat Penegak Hukum (APH) atau Dewas KPK, tentu dengan menyertakan bukti yang jelas," tambahnya.

PDIP Laporkan Rossa ke Dewas KPK

Pada hari yang sama, tim hukum PDIP yang diwakili Johanes Tobing resmi melaporkan Rossa ke Dewas KPK. 

Laporan ini menyoroti dugaan intimidasi terhadap mantan kader PDIP, Agustiani Tio Fridelina, serta penggeledahan dan penyitaan barang bukti yang disebut sebagai tindakan sewenang-wenang.

"Ini surat ketiga yang kami ajukan. Kami berharap Dewas KPK segera memeriksa laporan kami dan memanggil pihak terkait," ujar Tobing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rossa sendiri bukan pertama kali dilaporkan oleh kubu PDIP. Sebelumnya, ia juga pernah dilaporkan ke pengadilan atas dugaan perbuatan melawan hukum, serta ke Bareskrim Polri, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan terkait isu hak asasi manusia.

Hasto Masih Berstatus Tersangka

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

Persija Jakarta bertekad bangkit saat bertandang ke Bali United meski tanpa Mauricio Souza. Ricky Nelson optimistis skuad lengkap bisa mencuri poin dan putus tren buruk.
Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi meringkus IP (30), seorang pria yang diduga kuat melakukan penganiayaan brutal terhadap balita berusia 2,5 tahun berinisial NA.
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Larang Keras Ormas "Sweeping" Warung Makan Saat Ramadan

Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Larang Keras Ormas "Sweeping" Warung Makan Saat Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara instruksional melarang keras organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan razia atau sweeping terhadap rumah makan.
Demi Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Resmi Tunjuk Pelatih Baru Asal Brasil Jelang FIFA Series 2026

Demi Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Resmi Tunjuk Pelatih Baru Asal Brasil Jelang FIFA Series 2026

Debut resmi John Herdman bersama Timnas Indonesia akan langsung diuji dalam atmosfer kompetitif FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026.
Meriah! 750 Peserta Ambil Bagian dalam Tri-Sport Series 2026 di Taman Impian Jaya Ancol

Meriah! 750 Peserta Ambil Bagian dalam Tri-Sport Series 2026 di Taman Impian Jaya Ancol

Ajang multisport triathlon bertajuk Tri-Sport Series 2026 resmi bergulir dengan meriah. Total sebanyak 750 peserta memeriahkan kompetisi tersebut.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT