GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian P2MI Didesak Fokus Perbaikan Tata Kelola PMI

Koordinator Forum Pekerja Migran Indonesia (FKPMI), Zainul Arifin mendesak pemerintah fokus terkait perbaikan tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan nasib buruh migran.
Kamis, 20 Februari 2025 - 22:12 WIB
Koordinator Forum Pekerja Migran Indonesia (FKPMI), Zainul Arifin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Koordinator Forum Pekerja Migran Indonesia (FKPMI), Zainul Arifin mendesak pemerintah fokus terkait perbaikan tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan nasib buruh migran.

Zainul mendesak Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding untuk dapat bekerja ekstra mengingat saat ini kementerian yang sebelumnya lembaga tersebut masih banyak pekerjaan rumah yang perlu penyelesaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami belum melihat hasil kerja menteri Karding dan jajarannya. Harapan kami setelah presiden meningkatkan BP2MI menjadi kementerian KP2MI lebih mudah menyelesaikan persoalan-persoalan penempatan yang selama ini jalan ditempat seperti tata kelola penempatan PMI ke Timur Tengah," kata Zainul kepada awak media, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Zainul pun mengkritisi kerja dari Menteri P2MI, Karding yang dinilainya lamban dalam menagani permalasahan PMI saat ini.

Pasalnya, ia menilai Menteri P2MI erlihat sibuk pada kegiatan-kegiatan seremonial dan mengabaikan pekerjaan yang lebih strategis seperti mendorong percepatan revisi undang-undang nomor 18 tahun 2017.

"Moratorium penempatan PMI ke Timur Tengah untuk beberapa jabatan pekerjaan masih belum ada solusi hari ini, mestinya menteri fokus pada hal-hal strategis seperti itu yang sudah dinantikan banyak orang bukan malah kesana kemari acara seremonial," ujarnya.

Ia menjuturkan akibat moratorium penempatan ke Timur Tengah yang tak kunjung jelas solusinya dari pemerintah setiap harinya diduga ratusan PMI berangkat secara illegal.

"Kami mendapatkan fakta mencengangkan bahwa meski dalam rentang moratorium hingga saat ini namun aktivitas penempatan PMI ke Saudi tetap tinggi ribuan orang dalam sebulannya dan dugaan kami mereka bermain mata dengan petugas di bandara yang diantaranya ya petugas dari KP2MI," tambah Zainul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zainul saat ini dibutuhkan sosok yang lebih tegas untuk memimpin lembaga yang baru saja dinaikan levelnya menjadi kementerian tersebut agar bisa melakukan perbaikan tata kelola penempatan PMI kedepan.

"Jika dibiarkan terus dengan kondisi saat ini, penempatan PMI ke Timur Tengah hanya menjadi bancakan oknum, dan kami melihat menteri saat ini selama 3 bulan bekerja tidak memiliki political will untuk menuntaskan persoalan yang ada," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FIFA Series 2026: Bantai Kepulauan Solomon, Bulgaria Siap Ladeni Pemenang Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis

Hasil FIFA Series 2026: Bantai Kepulauan Solomon, Bulgaria Siap Ladeni Pemenang Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis

Bulgaria menghancurkan Kepulauan Solomon dengan skor 10-2 di semifinal FIFA Series 2026 dan kini menunggu pemenang laga Indonesia vs Saint Kitts and Nevis.
Buntut Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Giliran Pengacara Noel Laporkan Lima Pimpinan KPK ke Dewas

Buntut Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Giliran Pengacara Noel Laporkan Lima Pimpinan KPK ke Dewas

Pengacara Noel mengungkapkan bahwa alasan pihaknya melayangkan laporan ini salah satunya soal profesionalitas dari KPK dalam pengungkapan kasus korupsi kuota haji.
Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

EMAS perkuat manajemen dan tata kelola, siap genjot produksi emas serta ekspansi tambang usai masuk fase produksi komersial pada 2026.
Papua Kembali Bergejolak, Penguatan Peran Negara Dinilai Jadi Kunci Perdamaian

Papua Kembali Bergejolak, Penguatan Peran Negara Dinilai Jadi Kunci Perdamaian

Konflik Papua kembali memanas, desakan agar negara hadir menjamin keamanan, keadilan, dan kesejahteraan warga semakin menguat.
Bahlil Buka Suara soal Pajak Ekspor NPI yang Masih Dihitung-hitung, Ini Pertimbangannya

Bahlil Buka Suara soal Pajak Ekspor NPI yang Masih Dihitung-hitung, Ini Pertimbangannya

Menteri ESDM membeberkan arah kebijakan pemerintah untuk mengenakan pajak ekspor pada produk turunan nikel, termasuk NPI, sebagai upaya menambah pendapatan negara.
Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan promo diskon tiket 20 persen memungkinkan masyarakat bisa mendapatkan tiket kelas eksekutif ke Yogyakarta mulai dari Rp500 ribuan.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT