News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Ubah Skema Distribusi, 375.000 Pengecer LPG 3 Kg Bakal Jadi Sub Pangkalan

Peneliti TRI sekaligus dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Unggul Heriqbaldi soroti Kebijakan tata kelola subsidi Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg.
Jumat, 21 Februari 2025 - 11:18 WIB
Penyaluran gas LPG ke Pangkalan Resmi di Bali, Rabu (12/6).
Sumber :
  • aris wiyanto

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan tata kelola subsidi Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg atau gas melon terus diperketat demi memastikan distribusi yang lebih transparan dan tepat sasaran.

Salah satu langkah strategis yang diambil pemerintah adalah mengubah status pengecer menjadi sub pangkalan yang bisa dipantau langsung oleh negara.

Peneliti The Reform Initiative (TRI) sekaligus dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Unggul Heriqbaldi, menilai langkah ini sebagai strategi penting dalam mengatasi beban fiskal subsidi energi yang terus meningkat.

“Penataan distribusi LPG bersubsidi oleh pemerintah merupakan langkah strategis mengingat beban fiskal subsidi energi yang terus meningkat,” kata Unggul saat dihubungi, Jumat (21/2/2025).

Dia juga mengingatkan bahwa penyesuaian harga dan perbaikan sistem distribusi gas melon ini harus dirancang dengan cermat agar tidak memicu gejolak sosial dan ekonomi.

“Pemerintah harus memastikan bahwa mekanisme penyesuaian tidak menimbulkan gejolak yang dapat memperburuk daya beli masyarakat rentan,” ujarnya.

“Oleh karena itu, proses delivery kebijakan ini harus dilakukan secara bertahap, transparan, dan dengan strategi mitigasi yang jelas agar tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan benar-benar tercapai,” sambung dia.

Unggul juga menyoroti efektivitas subsidi dalam mengurangi kemiskinan.

Mengutip data Estimasi World Bank (2022) dilaporkan setiap 1 persen PDB yang dialokasikan untuk subsidi bahan bakar hanya mampu menurunkan kemiskinan sebesar 1,2 persen.

“Ini jauh lebih rendah dibandingkan bantuan langsung yang dapat mengurangi kemiskinan hingga 6,4 persen. Oleh karena itu, memastikan ketepatan sasaran menjadi kunci agar anggaran subsidi benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan,” ungkap dia.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang aturan untuk menaikkan status para pengecer menjadi pangkalan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Aturan tersebut kini diperketat dengan mengubah status pengecer menjadi sub pangkalan.

Bahlil menyebutkan, sebanyak 375 ribu pengecer LPG 3 Kg di seluruh Indonesia akan dinaikkan statusnya menjadi sub pangkalan.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan distribusi LPG bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat yang berhak.(agr/lkf)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasatresnarkoba Polres Bima Kota Dipecat Usai Terlibat Peredaran Narkoba, Polisi Amankan 488 Barang Haram di Rumahnya

Kasatresnarkoba Polres Bima Kota Dipecat Usai Terlibat Peredaran Narkoba, Polisi Amankan 488 Barang Haram di Rumahnya

Polda Nusa Tenggara Barat jatuhkan sanksi PTDH atau pemecatan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi usai terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu.
Perdana di INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Cetak Transaksi Rp10,4 Miliar Lewat Produk Unggulan

Perdana di INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Cetak Transaksi Rp10,4 Miliar Lewat Produk Unggulan

UMKM binaan Pertamina membukukan total transaksi sebesar Rp10,4 miliar, yang berasal dari penjualan ritel senilai Rp6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan Rp4,4 miliar.
DPR Sorot Turis Singapura Hanya Belanja Bahan Pokok ke Batam: Hanya Menguntungkan Negara Tetangga!

DPR Sorot Turis Singapura Hanya Belanja Bahan Pokok ke Batam: Hanya Menguntungkan Negara Tetangga!

Fenomena kunjungan wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia meningkat, namun berlangsung singkat hanya diduga untuk membeli bahan pokok di Batam mendapat sorotan parlemen.
Menhaj Ungkap Anggaran Haji Rp512 Miliar Masih Tertahan di Kemenag

Menhaj Ungkap Anggaran Haji Rp512 Miliar Masih Tertahan di Kemenag

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa anggaran untuk haji dan umrah saat ini masih tercatat berada di Kementerian Agama (Kemenag).
Jake Paul Sebut Bad Bunny ‘Orang Amerika Palsu’, Petinju Puerto Rico Tanggapi Keras

Jake Paul Sebut Bad Bunny ‘Orang Amerika Palsu’, Petinju Puerto Rico Tanggapi Keras

Komentar kontroversial Jake Paul yang menyebut Bad Bunny ‘orang Amerika palsu’ menuai kritik keras dari juara tinju Puerto Rico, Amanda Serrano, beri balasan.
Resmi Pamerkan Mobil untuk F1 2026, Bos McLaren Langsung Prediksi Nasib Mereka di Formula 1 Musim Ini

Resmi Pamerkan Mobil untuk F1 2026, Bos McLaren Langsung Prediksi Nasib Mereka di Formula 1 Musim Ini

McLaren resmi memperkenalkan livery mobil F1 2026 melalui peluncuran online dari Sirkuit Internasional Bahrain.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT