GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Dedengkot Agung Sedayu Group Ungkit Setoran Pajak PIK 2 untuk Negara

Namun, ternyata proyek pengembangan PIK 2 yang digagas Agung Sedayu Group (ASG) ini telah memberikan kontribusi besar bagi republik ini. Salahsatunya pada sektor pajak yang diterima negara melalui pembangunan PIK2.
Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:30 WIB
Presiden Direktur Agung Sedayu Group, Nono Sampono
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Proyek pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) akhir-akhir ini memang sedang menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan publik. Namun, ternyata proyek pengembangan PIK 2 yang digagas Agung Sedayu Group (ASG) ini telah memberikan kontribusi besar bagi republik ini. Salahsatunya pada sektor pajak yang diterima negara melalui pembangunan PIK2.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Direktur Agung Sedayu Group, Nono Sampono dalam tayangan YouTube Lider Channel TV beberapa waktu lalu, dengan berjudul Pagar Laut oleh Siapa, untuk Siapa?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada video tayangan tersebut, bos dedengkot Agung Sedayu Group Nono Sampono mengatakan, bahwa selama proses pembangunan, pihaknya telah membayar pajak sekitar Rp50 triliun kepada pemerintah pusat dan daerah.

“Tapi ini fakta yang harus disampaikan apa adanya. Pertama, dari aspek ekonomi secara keseluruhan, tercatat bahwa pajak yang diberikan oleh ASG kurang lebih sudah mendekati Rp50 triliun. Kurang lebih itu dari segi pajak saja, baik yang diterima oleh daerah sampai ke pusat,” kata Nono Sampono, dilihat Sabtu (22/2/2025).

Tak hanya itu saja, Nono juga menjelaskan bahwa pembangunan di kawasan PIK2 juga membawa dampak positif terhadap masyarakat sekitar.

Hal ini dibuktikan dengan adanya penyerapan tenaga kerja sekitar 200.000 orang secara langsung maupun tidak langsung selama proyek ini berjalan.

Para tenaga kerja yang berkecimpung dalam proyek pengembangan di kawasan PIK 2 mulai dari karyawan tetap, satpam hingga pekerja lainnya.

Selain itu, proyek pengembangan kawasan PIK2 yang digarap oleh ASG juga mampu mengangkat pendapatan daerah khususnya di Kabupaten Tangerang.

Bahkan, terbukti Kabupaten Tangerang saat ini menjadi wilayah dengan pendapatan asli daerah (PAD) tertinggi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kedua, penyerapan tenaga kerja juga mendekati 200.000 orang pekerja, baik pekerja tidak langsung maupun karyawan tetap, termasuk satpam dan lainnya,” jelas Nono.

“Kemudian, dampak dari ini juga terlihat dari Kabupaten Tangerang saat ini sebagai daerah yang memiliki PAD (Pendapatan Asli Daerah) tertinggi (di antara) seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Jadi, ini hal yang yang harus dicatat juga oleh semua pihak,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.
Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Kasatgas Damkar Kelurahan Penggilingan, Irham mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta agar sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tiap Rukun Tetangga (RT).

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral