News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Analis Ekonomi soal Danantara: Dana Super, Risiko Super

Menurut Dymasius Yusuf Sitepu, Economic Analyst yang menempuh studi Engineering Science dengan spesialisasi Computational Engineering Science di National University of Singapore (NUS) dan Financial Technology di Nanyang Technological University (NTU), Danantara harus memperhatikan sejumlah aspek jika ingin berkembang.
Selasa, 25 Februari 2025 - 18:23 WIB
Dymasius Yusuf Sitepu
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Danantara (Daya Anagata Nusantara) sebagai dana kekayaan negara (sovereign wealth fund/SWF) kedua Indonesia, menyusul Indonesia Investment Authority (INA) yang lebih dulu terbentuk. 

Pembentukan Danantara bertujuan mengonsolidasikan saham pemerintah di sejumlah BUMN strategis, seraya mendorong transformasi ekonomi nasional melalui model yang merujuk pada lembaga investasi global seperti Temasek Holdings. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui Danantara, pemerintah berencana menempatkan aset tujuh BUMN utama—Bank Mandiri, BRI, BNI, Pertamina, PLN, Telkom Indonesia, dan MIND ID—di bawah satu payung investasi. Jika konsolidasi ini terlaksana mulus, total asetnya diproyeksikan mencapai sekitar USD900 miliar. 

Suntikan modal awal senilai USD20 miliar (sekitar Rp320 triliun) difungsikan sebagai landasan operasional, bukan mencerminkan keseluruhan aset kelolaan. Pemerintah berharap Danantara mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional dari 5% menjadi 8% per tahun, khususnya melalui proyek infrastruktur, energi terbarukan, dan hilirisasi mineral. 

Danantara menargetkan sedikitnya 20 proyek strategis di berbagai sektor, mencakup pengolahan downstream mineral, energi baru dan terbarukan, serta peningkatan kemandirian pangan. 

Dividen BUMN yang dikonsolidasikan pun diharapkan dapat merangsang investasi domestik dan menarik minat investor asing. Namun, Indonesia punya rekam jejak kasus korupsi di sektor BUMN yang menuntut agar Danantara memiliki mekanisme pengawasan kuat. 

Menurut Dymasius Yusuf Sitepu, Economic Analyst yang menempuh studi Engineering Science dengan spesialisasi Computational Engineering Science di National University of Singapore (NUS) dan Financial Technology di Nanyang Technological University (NTU), Danantara harus memperhatikan sejumlah aspek jika ingin berkembang.

“Transparansi dan tata kelola akuntabel menjadi kunci keberhasilan Danantara. Kalau mekanisme pengawasan masih lemah, potensi korupsi atau penyelewengan dana bisa muncul—belajar dari Jiwasraya atau 1MDB,” tutur Dymasius, Selasa (25/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kerap disandingkan dengan Temasek, kata Dymasius, Danantara sejatinya mengemban mandat yang lebih menantang karena perlu menyeimbangkan kepentingan BUMN, publik, dan pemerintahan. Upaya mengadopsi prinsip transparansi ala Temasek, seperti laporan keuangan rutin dan dewan direksi independen, menjadi krusial agar investor tidak kehilangan kepercayaan. 

Apalagi, Indonesia masih berada di peringkat 99 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi 2024, yang menyoroti celah tata kelola di sektor publik. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peneliti Ini Ungkap Sudut Pandang Berbeda Polemik Pernyataan Saiful Mujani

Peneliti Ini Ungkap Sudut Pandang Berbeda Polemik Pernyataan Saiful Mujani

Peneliti lembaga Constra, Revan Fauzano menyorot mengenai prinsip demokrasi berupa hak untuk kritik berlatarbelakang polemik pernyataan Saiful Mujani.
Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

​​​​​​​Bagas (11) blak-blakan ke Dedi Mulyadi soal rahasia bertahan dari kanker stadium 4. Kisah haru bocah asal Sukabumi ini bikin publik tersentuh.
Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Striker andalan Timnas Indonesia U-17 Mochamad Mierza Fijratullah buka suara mengenai dinamika yang terjadi di skuad Garuda Muda. Menanggapi transisi kepelatih-
Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menjadi sorotan.
armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

Masyarakat di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 pada Selasa (21/4) dini hari. 
Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Lebih Enak Mana Dilatih Nova Arianto atau Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Testimoni Striker Timnas Indonesia U-17

Striker andalan Timnas Indonesia U-17 Mochamad Mierza Fijratullah buka suara mengenai dinamika yang terjadi di skuad Garuda Muda. Menanggapi transisi kepelatih-
Selengkapnya

Viral