Analis Ekonomi soal Danantara: Dana Super, Risiko Super
- IST
Dymasius menyarankan empat pilar demi menghindari skandal serupa 1MDB. Pertama, mendirikan dewan pengawasan independen yang terbebas dari intervensi politik. Kedua, mewajibkan publikasi laporan audit eksternal secara berkala agar mencegah penyalahgunaan dana.
Ketiga, pembatasan risiko lewat penetapan porsi maksimum sektor komoditas, sehingga Danantara tidak terpukul telak jika harga nikel atau minyak anjlok. Terakhir, protokol anti-krisis dengan stress test berkala, sehingga Danantara dapat memetakan berbagai skenario terburuk dan menyiapkan langkah mitigasi.
“Jika prinsip-prinsip tersebut dijalankan, Danantara memiliki kesempatan besar untuk menjadi instrumen strategis penguatan ekonomi Indonesia. Akan tetapi, tantangan terbesar adalah menjaga profesionalisme dan akuntabilitas lembaga agar tidak terseret ke ranah politik dan konflik kepentingan,” ungkapnya.
Model sukses Temasek dan Norway’s Government Pension Fund Global (GPFG) membuktikan bahwa tata kelola mandiri dan kultur transparansi merupakan fondasi penting bagi lembaga investasi raksasa. Dengan segala ekspektasi yang menyelubunginya, Danantara kini diuji: akankah ia menjadi katalis pembangunan nasional, atau justru menghadirkan babak baru drama korupsi dalam sejarah pengelolaan dana publik? (ebs)
Load more