GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Bintara Muda Alami Pankreas Bocor Diduga Dianiaya Polisi Senior di Polres Baubau, Keluarga: Bisa Berakibat Cacat

Dugaan perpeloncoan sekaligus penganiayaan polisi terhadap seorang bintara muda Bripda AK terjadi di Polres Baubau, Sulawesi Tenggara. Saat ini pihak keluarga..
Rabu, 26 Februari 2025 - 10:44 WIB
Bintara Muda Alami Pankreas Bocor Diduga Dianiaya Polisi Senior di Polres Baubau
Sumber :
  • Tangkapan layat tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan perpeloncoan sekaligus penganiayaan polisi terhadap seorang bintara muda Bripda AK terjadi di Polres Baubau, Sulawesi Tenggara.

Bripda AK diduga dipukuli oleh polisi seniornya di hari pertama masuk ke barak. Akibat dari penganiayaan itu, ia sampai menalami pankreas bocor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai saat ini, Bripda AK masih dirawat di RSUD Kota Baubau untuk menjalani perawatan intensif. Namun, kondisi pankreasnya masih bocor dan akan segera dirujuk ke Makassar.

Keluarga korban, Muh Sutri Mansyah mengatakan luka bocor yang dialami pada pankreas Bripda AK bisa berakibat panjang.

"Sebenarnya dampak dari pankreas (bocor) itu akan memiliki dampak yang panjang, sehingga bisa mengakbatkan dia mengalami kecacatan. Itu dugaan sementara," kata Muh, dalam program Kabar Utama Pagi tvOne, Rabu (26/2/2025).

Muh mengatakan, pihak keluarga berencana membawa Bripda AK ke salah satu rumah sakit di Makassar malam nanti.

"Untuk saat ini masih di Rumah Sakit Baubau dan nanti malam akan diberangkatkan ke salah satu rumah sakit di Makassar," tambah dia.

Berdasarkan keterangan sementara yang didapatkan, korban mengalami kekerasan pada 21 Februari 2025 dini hari pukul 00.00 WIB.

Pada saat itu, korban yang sedang tidur di barak tiba-tiba dibangunkan oleh para seniornya.

Ia dan beberapa temannya disuruh oleh polisi senior itu untuk berbaris. Tiba-tiba para polisi junior ini pun dipukuli.

Bripda AK mengalami pemukulan berkali-kali di bagian perut bawahnya.

Pada saat kejadian, dua orang diduga polisi senior menganiaya para juniornya. Sementara empat orang lainnya berjaga agar tidak ada yang melihat aksi mereka.

Muh mengatakan, terkait kasus ini pihak Polres Baubau sudah bergerak cepat.

Begitu terdengar informasi soal pemukulan terhadap polisi junior oleh seniornya, Polres Baubau langsug bergerak.

"Jadi saat diketahui bahwa ada yang dipukuli oleh seniornya, kemudian dari internal Polres Baubau mencari tahu siapa," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, menurut Muh, Kapolres Baubau juga telah berkunjung ke rumah sakit sambil membawa tim medis.

Pihaknya pun mengapresiasi langkah cepat dari Polres Baubau dalam menindak kasus ini. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral