News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Jasad Korban Kebakaran Glodok Plaza Tak Cocok dengan Data Antemortem Laporan Keluarga

Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama mengatakan bahwa data antemortem yang dilaporkan keluarga korban tidak ada yang cocok dengan 8 jasad.
Rabu, 5 Maret 2025 - 16:13 WIB
Penampakan Glodok Plaza, Jakarta Barat pasca-kebakaran, Jumat (17/1).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi sebut delapan jasad atau potongan tubuh yang ditemukan di lokasi kebakaran Glodok Plaza tidak dapat teridentifikasi.

Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama mengatakan bahwa data antemortem yang dilaporkan keluarga korban tidak ada yang cocok dengan 8 jasad yang ditemukan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berarti kemungkinan menurut kami adalah kesimpulan kami menunjukkan terhadap dua individu yang tidak dilaporkan, yang belum ada laporannya," ungkap Nyoman Eddy saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Rabu (5/3/2025).

Proses evakuasi sesosok mayat yang ditemukan di lantai 8 Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2025).
Proses evakuasi sesosok mayat yang ditemukan di lantai 8 Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

Namun demikian, Nyoman menuturkan bahwa 8 jasad tersebut telah diketahui DeoxyriboNucleic Acid (DNA) nya. Keduanya berjenis kelamin laki-laki. Kemudian 6 lainnya memiliki DNA perempuan.

Hanya saja tidak diketahui siapa sosok kedua laki-laki tersebut dan siapa sosok 6 perempuan tersebut. Karena tidak ada identitas yang cocok dengan data yang diberikan keluarga (laporan hilang).

"Dua individu yang sudah kita temukan, dua DNA full laki-laki. Secara DNA full itu ditemukan sebagai satu individu (orang), jadi laki-laki dua-duanya. Kita cocokan dengan data antermortem, ternyata semua data antemorfem tidak sesuai, tidak ada yang cocok," tutur Nyoman. 

Berarti, kata Nyoman, pihaknya menyimpulkan bahwa terdapat korban kebakaran Glodok Plaza yang tidak dilaporka.

"Atau belum dilaporkan sampai saat ini. Seperti itu," ujarnya.

Nantinya, untuk para korban yang sudah dilaporkan keluarganya namun belum berhasil ditemukan, pihak kepolisian akan memberikan keleluasaan dari pihak keluarga akankah diterbitkan surat laporan orang hilang atau surat keterangan kematian terhadap korban.

"Karena, kondisi ya, kondisi terdegradasi, kemudian hangus dan sama sekali tidak muncul profil DNA, maka bagi keluarga yang merasa sudah melaporkan kemudian tidak kami temukan, itu kami serahkan kepada pihak penyidik untuk menindaklanjuti, baik dalam kaitannya orang hilang dan seterusnya," tutur Nyoman.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, tim penyidik Polres Metro Jakarta Barat, AKP Diaz Yudhistira mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Pengadilan Negeri untuk status para korban hilang ini.

"Dari penyidik intinya adalah memberikan keleluasaan bagi pihak keluarga untuk membuat laporan kehilangan. Nantinya kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Dukcapil dan pihak Pengadilan Negeri. Apabila nanti memang dikuatkan dari keterangan dan juga nanti dikuatkan dengan dokumen yang ada, nantinya bisa akan dibantu pemrosesan untuk pengeluaran akte kematian," ucap Diaz.

Kendati demikian, menurut Diaz, sampai saat ini pihak tim Pusdokes Polri dan DVI, masih berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan proses identifikasi ini.

"Namun dari data laporan 14 orang yang hilang, sementara ini baru teridentifikasi 6. Sementara yang 8 lainnya belum dapat teridentifikasi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keenam korban yang telah diidentifikasi  adalah Desty Eka Putri (24) Keren Shalom (21) Ade Aryati (29) Osima Yukari (29) Aulia Belinda (28) Zukhi Fitria Rahdja (42).

Kini mereka telah diserahkan kepada keluarganya masing-masing pada beberapa waktu lalu.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.
Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Beberapa waktu lalu Ferdy Sambo menuai perhatian publik usai viralnya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Simak fakta terbarunya dari Ditjenpas.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral