News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lokasi Perusahaan Penyunat MinyaKita Pindah Tempat, Ada Apa? Kemendag: Kami sudah Tracing

MinyaKita, kini menjadi perbincangan hangat di tengah public. Usai, warga menemukan MinyaKita kemasan yang seharusnya berisi 1 liter, ternyata hanya memiliki
Selasa, 11 Maret 2025 - 01:00 WIB
Stok Minyakita di salah satu agen di Pati, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Jakarta, tvOnenews.com - MinyaKita, kini menjadi perbincangan hangat di tengah public. Usai, warga menemukan MinyaKita kemasan yang seharusnya berisi 1 liter, ternyata hanya memiliki volume 750-800 mililiter.

Bahkan, bukan warga saja, Mentan Amran juga menemukan hal yang sama, ketika dia melakukan sidak di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya sampai situ saja, baru-baru ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) menungkapkan salah satu produsen yang diduga menyunat volume kemasan MinyaKita, PT Artha Eka Global Asia, telah memindahkan lokasi operasionalnya dari Depok ke Karawang, Jawa Barat. 

Sebelumnya, terungkapnya tiga perusahaan penyunat MinyaKita. 

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Moga Simatupang menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap produsen yang pindah lokasi tersebut.

Yakni, sejak beredarnya video viral yang menunjukkan pengurangan volume MinyaKita pada awal Maret 2025.

"Pada saat yang kemarin viral sebenarnya tanggal 7 (Maret), tanggal 6 (Maret), kami sudah melakukan pengawasan," beber Moga dalam rapat koordinasi inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (10/3/2025).

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan bahwa pabrik PT Artha Eka Global Asia yang semula berlokasi di Depok telah dipindahkan ke Karawang.

"Dan kami sudah tracing, pabriknya di Depok dan pindah ke Karawang. Hari ini teman-teman lagi menindaklanjuti," ucap Moga.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Jawa Timur, menemukan adanya produk minyak goreng merek MinyaKita yang tak sesuai dengan takaran.

Eko Sri Yuliadi selaku Kepala Diskopindag Kota Malang mengatakan, temuan itu didapati ketika pihaknya melakukan pengecekan terhadap kondisi ketersediaan komoditas tersebut di sejumlah pasar.

"Kami melakukan pengecekan dan memang ada yang takarannya kurang," ungkap Eko.

Langkah yang diambil oleh Diskopindag ini merupakan inisiatif menindaklanjuti temuan takaran MinyaKita yang tak sampai satu liter oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman ketika mengunjungi Pasar Lenteng Agung, di Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/3).

"Kami di Kota Malang ikut memantau dan mengawasi," bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, bila MinyaKita sesuai dengan spesifikasi seharusnya memiliki takaran satu liter, tetapi justru ditemukan kurang dari jumlah tersebut.

"Ketika kami cek takarannya ada yang 0,92 liter dan ada yang 0,99 liter," bebernya.

Selain itu, dia juga memastikan bahwa sesungguhnya alat penakar minyak goreng yang digunakan telah terlebih dahulu dilakukan kalibrasi guna mengakurasikan ketepatan pada volume di dalam kemasan MinyakKita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah dikalibrasi dan dicek oleh Metrologi. Lalu ketika dicek ditemukan ada takaran yang tidak sampai satu liter," beber Eko.

Selain itu, kata dia, Diskopindag telah melakukan pendataan terhadap temuan tersebut dan akan menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai langkah tindak lanjut. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lama Terlupakan, Bintang Andalan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Berharap Kembali Bela Garuda di Era John Herdman

Lama Terlupakan, Bintang Andalan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Berharap Kembali Bela Garuda di Era John Herdman

Lama tak dipanggil Timnas Indonesia, permata Garuda era Shin Tae-yong, Rafael Struick masih menyimpan mimpi untuk kembali bela Merah Putih asuhan John Herdman.
Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Langsung Ditutup Menguat ke Rp17.755

Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Langsung Ditutup Menguat ke Rp17.755

Usai nama Destry Damayanti diajukan sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif kepada DPR RI, rupiah langsung menguat 142 poin ke level Rp17.755 per dolar AS.
Jadwal UFC 330 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry di Kelas Welter

Jadwal UFC 330 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry di Kelas Welter

Jadwal UFC 330 pekan ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Islam Makhachev melawan Ian Machado Garry yang dipastikan berlangsung seru dan sengit.
Iuran Hanya Rp8.400, Ribuan Pemulung di Bantargebang Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Iuran Hanya Rp8.400, Ribuan Pemulung di Bantargebang Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan bahwa sebanyak 4.000 orang pemulung yang beroperasi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026

Berbeda dari Piala AFF 2026 yang digelar di luar jadwal FIFA Matchday, Erick Thohir memastikan John Herdman bisa memanggil pemain terbaiknya untuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup. 
Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meneken Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Mekanisme Penerimaan Setoran dan Penelitian Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral