Revisi KUHAP dan RUU Polri: Harus Dikawal Ketat karena Polri Banyak Berinteraksi dengan Rakyat
Gelombang kritik terhadap institusi kepolisian mengalir deras. Salah satu parameternya adalah pada media sosial, dapat dilihat cuitan-cuitan dan postingan-postingan netizen telah menjadi barometer keresahan publik.
Minggu, 23 Maret 2025 - 16:42 WIB
Sumber :
- IST
“Tanpa mekanisme transparansi dan akuntabilitas yang jelas, kepolisian akan terus berfungsi sebagai alat koersif negara yang lebih tunduk pada kepentingan politik dibandingkan penegakan hukum yang berkeadilan,” tegasnya.
Jika revisi KUHAP hanya menjadi ajang negosiasi kekuasaan tanpa menyentuh substansi reformasi POLRI, maka yang terjadi bukan reposisi institusi, melainkan justru pengukuhan polisi sebagai institusi tanpa batas.
Saat ini, kepercayaan publik terhadap Polri sedang dalam ujian terbesarnya. Tanpa perubahan struktural yang nyata, kepolisian berisiko kehilangan legitimasi sepenuhnya dan semakin jauh dari prinsip demokrasi serta supremasi hukum yang seharusnya mereka jaga. (ebs)
Load more