News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Advokat Minta Revisi UU KUHAP Bolehkan Saksi Ajukan Praperadilan

Ketum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia, Juniver Girsang, minta revisi UU KUHAP bolehkan saksi ajukan praperadilan.
Senin, 24 Maret 2025 - 14:48 WIB
Rapat di DPR, PBHI Singgung Lemahnya Aparat Hukum soal Surat Menyurat Perkara
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI), Juniver Girsang, meminta revisi Undang-Undang (UU) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) membolehkan saksi mengajukan praperadilan.

Hal ini dia sampaikan saat rapat dengan Komisi III DPR dalam rangka memberikan masukan terkait RUU KUHAP. Pasalnya, selama ini praperadilan hanya dapat diajukan oleh tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita baca di sini, praperadilan adalah kewenangan dari pengadilan negeri yakni dari keluarga tersangka korban dan penyidikan. Ini juga harus kita masukkan yang berhak itu saksi,” ujar Juniver di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2025).

“Saksi harus masuk, dia juga berhak untuk mengajukan praperadilan,” tambahnya.

Dia menilai saksi memiliki kaitan dengan suatu perkara, sehingga saksi harus diizinkan untuk mengajukan praperadilan.

“Bagaimana tidak ada kaitan dengan suatu perkara, tetapi ada tujuan di balik itu, rumahnya disita, rekening yang diblokir tindakan upaya hukum paksa yang lain,” ujar Juniver.

“Kita tanya penyidik, ‘kenapa?’, perintah. Waduh, kacau ini. ‘Perintah ada hubungannya tidak?’, ‘Nanti kita lihat dalam proses lebih lanjut’,” tambahnya.

Juniver menjelaskan nasib seorang saksi dalam suatu perkara juga dipertaruhkan, mulai dari kesulitan finansial akibat rekening diblokir, rumah disegel, hingga menanggung rasa malu.

“Tentu ini kita uji di praperadilan. Artinya apa? Artinya saksi juga berhak sepanjang upaya paksa itu dia terkena, nanti kita buktikan di pengadilan,” tegas dia. (saa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

Menjelang dimulainya KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, dihadapkan dengan sebuah keputusan krusial terkait komposisi skuad terbaiknya.
Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Singapura menutup turnamen dengan kontroversi kekalahan atas Malaysia di laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan paparan influenza A di Kabupaten Tangerang mencapai 30.000 kasus sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau hampir ribuan kasus per bulan.
Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Menurut Thomas Tuchel, para pemain Manchester City yang sedang berada di skuad Inggris wajar merasa khawatir karena masa depan klub mereka masih belum jelas.
12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

Insiden kerusakan fasilitas bagi penumpang terjadi di Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Sabtu (3/10/2026).
Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Media sosial dihebohkan dengan adanya satu video yang memperlihatkan dua remaja diduga berbuat asusila.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Inilah profil Irjen Pol Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang baru. Ternyata Kapolda Metro Jaya yang baru ini memiliki gelar profesor.
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral