GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Airlangga Bentuk Satgas Transisi Energi dan Ekonomi Hijau, Percepat Komitmen JETP untuk Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto resmi bentuk satuan tugas (Satgas) Energi Transisi dan Ekonomi Hijau untuk percepat komitmen JETP.
Senin, 24 Maret 2025 - 19:26 WIB
54 Proyek Transisi Energi di Indonesia Dapat Pendanaan dari JETP, Airlangga: Total Capai 1,1 Miliar Dolar AS
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto resmi membentuk satuan tugas (Satgas) Energi Transisi dan Ekonomi Hijau (TEH) untuk mempercepat komitmen Just Energy Transition Partnership (JETP) mendukung Indonesia menuju net zero emission tahun 2060.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto usai melakukan rapat koordinasi dengan International Partner Group JETP di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Senin (24/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi satgas ini baru untuk mempercepat proses daripada JETP dan sekretariat tetap tidak berubah. Ini untuk koordinasi antar kementerian terkait. Dan iya (di bawah kepemimpinan saya)," kata Airlangga.

Lebih lanjut Airlangga menyebutkan bahwa JETP berkomitmen untuk mendukung transisi energi di Indonesia menuju net zero emission di tahun 2060. 

Sementara itu Airlangga mengungkapkan bahwa Indonesia menetapkan target finansial 31,89 persen secara mandiri dan 43 persen dukungan finansial dari internasional di tahun 2030. 

“Nah untuk mencapai target tersebut pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Transisi Energi dan Ekonomi Hijau berdasarkan keputusan tahun 141-2025,” ucap Airlangga.

Kemudian Airlangga menuturkan bahwa Satgas yang dibentuk ini nantinya memiliki empat kelompok kerja mulai dari energi hijau hingga pengembalangan sosial ekonomi dan sumber daya manusia.

“Satgas ini dibentuk memiliki empat kelompok kerja yaitu energi hijau, industri hijau, kemitraan dan investasi hijau, serta pengembalangan sosial ekonomi dan sumber daya manusia,” terang Airlangga.

Untuk diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa sebanyak 54 proyek transisi energi di Indonesia mendapat pendanaan dari JETP.

“Dari implementasi JETP ini sebanyak 54 proyek telah menerima dukungan pendanaan internasional,” kata Airlangga.

Lebih lanjut Airlangga menyebutkan bahwa total komitmen dana yang diterima dalam proyek ini sebesar 1,1 miliar dolar AS yang di antaranya dalam bentuk pinjaman dan hibah.

“Dengan komitmen 1,1 miliar dolar AS, 9 proyek mendapatkan pendanaan dalam bentuk pinjaman atau ekuitas, 45 proyek menerima hibah sebesar 233 juta, dan International Partners Group (IPG) juga mengamankan jaminan sebesar 1 miliar dolar melalui multilateral development bank garanti untuk mempercepat proyek-proyek transisi energi bersih,” ungkap Airlangga.

Sementara itu Airlangga menyebutkan bahwa beberapa proyek yang mendapat pendanaan JETP diantaranya termasuk proyek geothermal (proyek pemanfaatan panas bumi menjadi listrik) di Muara Laboh, Sumatera Barat.

"Muara Laboh di Sumatera Barat itu adalah program untuk biotermal dan diharapkan bisa beroperasi di 2027," jelas Airlangga.

Selain itu proyek lain yang mendapatkan pendamaan adalah Photovoltaic (proses konversi energi cahaya) di Saguling, proyek dekarbonisasi atau phasing out dari pembangkit listrik berbasis karbon, serta proyek waste to energy di Legok Nangka, Jawa Barat.

Kemudian Airlangga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi antar kementerian dan mendorong pencairan pendanaan dengan berbagai skema.

"Selanjutnya, pemerintah akan terus melakukan koordinasi antar kementerian, kemudian juga diharapkan pencairan daripada financing berbagai moda ini bisa terus didorong, dan pemerintah melakukan pantauan dan evaluasi berbasis digital," ucap Airlangga. (ars/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral