GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

YLBHI Kecam Keras Aksi Aparat yang Lakukan Kekerasan Terhadap Demonstran Tolak UU TNI: Ini Melanggar Hukum!

YLBHI mengecam keras akan adanya aksi kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap demonstran yang menolak RUU TNI, kini UU TNI. Pihaknya mendapat..
Minggu, 30 Maret 2025 - 09:33 WIB
Situasi demonstrasi penolakan UU TNI
Sumber :
  • Tangkapan layar tvonenewscom

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap demonstran yang menolak RUU TNI, kini UU TNI.

Isnur melihat banyak video dan laporan yang diterimanya soal dugaan aksi kekerasan polisi terhadap para demonstran tolak UU TNI yang merupakan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam pelaksanaannya, kita melihat bahwa aksi-aksi atau demonstrasi ini dihadapi dengan represi, dihadapi dengan kekerasan, dihadapi dengan brutalitas, dihadapi dengan arogansi," tegas Isnur, dalam keterangan videonya, dikutip Minggu (30/3/2025).

Isnur mengatakan, YLBHI mendapatkan banyak laporan para demonstran terluka parah.

"Saya mendapat laporan banyak orang bocor kepalanya, kakinya patah, berdara-darah, dan lain-lain," katanya.

Parahnya lagi, aksi kekerasan yang dilakukan polisi itu terekam dan dilihat oleh banyak media serta masyarakat.

Isnur menegaskan aksi kekerasan kepada para demonstran adalah tindakan pidana yang harus dihukum.

Ia menegaskan, mestinya proses demonstrasi dihormati dan dijamin keamanannya. Sebab, banyak peraturan baik itu Undang-undang ataupun internal dalam kepolisian yang mengaturnya.

"Jelas sekali (peraturan itu) melarang seluruh aparat kepolisian melakukan tindakan-tindakan arogan, tindakan kekerasan, tindakan brutal, tindakan represif di lapangan," tegas dia lagi.

YLBHI juga menyoroti adanya sekelompok orang berseragam TNI ikut mengamankan aksi demonstrasi.

Menurut Isnur, hal ini sangat tidak tepat dan justru menunjukkan bahwa ada potensi terjadi dwifungsi TNI.

"Adanya tentara dalam menangani demonstrasi, jelas ini terlarang. Tentara tidak boleh terlibat menangani aksi demonstrasi, ini urusan keamanan, ini urusan sipil, bukan urusan pertahanan," katanya.

Lebih lanjut, ia meminta agar pihak kepolisian dan TNI menangani masalah ini, karena jelas ada pelanggaran hukum dilakukan terhadap para demonstran.

"Kami mendesak kepolisian Indonesia menghentikan praktik-praktik kekerasan dalam mengawal aksi demonstrasi. Cukup diam, cukup hormati dan jaga agar aksi itu sampai dengan tujuannya," ujar Isnur. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejak Jauh-jauh Hari, Eks Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Ini Sebut Vanja Bukilic Sebagai Pemain Jenius

Sejak Jauh-jauh Hari, Eks Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Ini Sebut Vanja Bukilic Sebagai Pemain Jenius

Tim asal Kota Daejeon, Red Sparks telah mengumumkan pemain asing pilihan mereka untuk V League 2026/2027 beberapa waktu yang lalu setelah melalui proses draft.
Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta masih menjadi ibu kota negara sebelum terbitnya Keputusan Presiden (Keppres).
Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya angkat bicara soal aksi penjambretan yang menimpa Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Selengkapnya

Viral